Bulan: Juli 2014

Open Seminar – THURSDAY, JULI 17TH 2014 “Technical Indicator ALLIGATOR & GATOR TRADING”

Posted on

Monex Corporate Seminar

Technical Indicator ALLIGATOR & GATOR TRADING”

THURSDAY – JULI 17TH, 2014
2 PM – 4 PM

MONEX THAMRIN
The City Tower (TCT), 29TH Floor
JL MH THAMRIN 81

Limited Seat!!!
Join Now!!!
CP : 081289151142 / 085710022004

Inline image 1

Market Movers: Dollar AS Masih Mendapat Support Dari NFP, Emas Tertekan, Waspada Resisten 1326

Posted on Updated on

CFD News Update | www.monexnews.com/cfd.htm

Market Movers: Dollar AS Masih Mendapat Support Dari NFP

Monexnews – Indeks dollar AS masih terlihat menguat pagi ini di kisaran 80.34. Data Non-Farm Payrolls (NFP) AS yang lebih bagus dari prediksi pasar masih memberikan sentimen positif ke dollar AS.

Hari ini tidak banyak market mover yang akan dirilis. Pagi ini Australia telah merilis data survei Iklan Lowongan Pekerjaan untuk Bulan Juni versi ANZ yang dirilis naik 4,3%, lebih bagus dari hasil bulan sebelumnya yang mengalami penurunan 5,7%. Data ini memberikan sentimen positif ke dollar Australia.

Malam hari, Kanada akan merilis data Ijin Membangun untuk Bulan Mei yang diperkirakan mengalami kenaikan sebesar 3,1%. Kanada juga akan merilis data survei bisnis terhadap para manajer purchasing untuk bulan Juni yang diperkirakan masuk ke dalam zona ekspansi 51.3, sementara bulan sebelumnya data PMI ini masih masuk dalam zona kontraksi 48.2. Data yang lebih bagus dari ekspektasi bisa membantu penguatan dollar Kanada.

Dari bursa saham AS, serangkaian laporan earnings (penghasilan) akan mulai dirilis besok malam yang bisa menjadi market movers bagi indeks saham AS dan indeks saham global.

 

 

Emas Tertekan, Waspada Resisten 1326

Monexnews – Harga emas masih mendapatkan tekanan turun dari data Non-Farm Payrolls AS yang dirilis jauh lebih bagus dari ekspektasi pasar pekan lalu. Selain itu harga emas juga mendapatkan sentimen negatif dari meredanya gejolak di Irak, meskipun konflik masih belum usai.

Harga kini bergerak di kisaran $1316 per troy ons, mendapatkan tekanan turun sejak dibuka pagi tadi. Harga berpotensi menguji level-level support antara 1308-1313. Sementara support penting di kisaran 1305. Penembusan di bawah support ini berpotensi melemahkan harga ke kisaran 1297-1300.

Sementara resisten terdekat di kisaran 1326. Pergerakan di atas resisten ini berpotensi membawa harga ke area resisten berikutnya di kisaran 1330-1335.

Emas Tertekan, Waspada Resisten 1326

 

 

 

Minyak Perlu Atasi MA 50 Harian

Monexnews – Pada grafik harian, turunnya indikator MACD dapat menyediakan tekanan penurunan bagi minyak. Namun, minyak perlu mencatatkan level penutupan harian di bawah MA 50 harian (103.40) untuk menambah tekanan penurunan. Kegagalan mengatasi MA 50 dapat memicu aksi bargain-hunting terutama dengan indikator Stochastic yang berada di area oversold. Di lain pihak, minyak masih bertahan di atas MA 50-100-200 harian dan ini dapat sinyalkan masih adanya ruang kenaikan.

Dari sisi fundamental, serangan militer Ukraiana ke basis separatis pro-Rusia di Slaviansk telah meredupkan harapan akan dapat tercapainya gencatan senjata demi meredakan situasi di wilayah timur Ukraina. Ini dapat menimbulkan kekhawatiran akan meningkatnya dukungan Rusia kepada separatis sehingga bisa mengembalikan kecemasan potensi pemberian sanksi tambahan bagi Rusia, produsen minyak terbesar di dunia. Ini dapat memberikan sentimen positif untuk minyak.

Meski demikian, belum terganggunya produksi minyak Irak dan munculnya harapan akan segera normalnya ekspor minyak Libya telah meredakan kekhawatiran akan potensi terganggunya supplai minyak dunia di tengah berlanjutnya aksi pemberontakan di Irak. Ini dapat memberikan sentimen negatif untuk minyak.

Outlook minyak kini menjadi netral, dimana minyak diprediksi dapat menguat dengan target kenaikan $106.15 dan stop-loss $103.30. Minyak WTI mungkin akan diperdagangkan di kisaran $103.40 hingga $105.30 untuk hari ini.

Resistance Level : $105.30, $106.15, $107.65

Support Level     : $103.40, $102.40, $101.15

Minyak Perlu Atasi MA 50 Harian

Today’s : Analysis Emas Tertahan, Waspada Support 1322 / Dollar Masih Lemah, Tunggu Data ADP Malam Ini dan besok data Non-Farm Payrolls

Posted on

Emas Tertahan, Waspada Support 1322

Monexnews – Harga emas masih belum mampu melanjutkan penguatannya. Saat ini masih bertahan di kisaran $1325 per troy ons. Tertahannya harga emas mungkin karena pasar menunggu beberapa data penting seperti Non-farm Payrolls AS dan keputusan rapat kebijakan moneter Bank Sentral Eropa. Sementara penguatan harga emas masih didukung oleh pelemahan dollar AS sebagai akibat dari dukungan Bank Sentral AS terhadap suku bunga rendah dan kenaikan harga logam mulia lainnya seperti Platinum, Paladium dan Perak.

Support terdekat harga emas di kisaran $1322 per troy ons. Harga emas masih berpotensi menguat ke area resisten 1330-1335 selama support ini bertahan. Sementara harga emas berpeluang melemah lebih lanjut ke area support 1317 bila support 1322 berhasil dipenetrasi ke bawah.

Hari ini data yang bisa menjadi market movers adalah data Non Farm Payrolls AS versi ADP dan pidato Janet Yellen di forum Dana Moneter Internasional (IMF).

Emas Tertahan, Waspada Support 1322

Euro Perlu Bertahan Di Atas MA 100 Harian

Monexnews – Pada grafik harian, naiknya indikator MACD dapat menyediakan tenaga kenaikan bagi EUR/USD. Namun, euro perlu tetap bertahan di atas MA 100 harian (1.3670) untuk bisa mempertahankan momentum rally. Kegagalan mempertahankan MA 100 harian dapat memicu aksi profit-taking terutama dengan indikator Stochastic yang berada di area overbought.

Fokus berikutnya adalah data tenaga kerja Spanyol pada jam 14.00 WIB. Data mungkin dapat memberikan harapan akan pulihnya perekonomian Spanyol. Ini mungkin dapat memberikan sentimen positif untuk euro.

Untuk jangka pendek, posisi long lebih sesuai dengan stop-loss 1.3630 dan potensi kenaikan 1.3735.

Sementara bila harga stabil di bawah support 1.3640 maka euro berpotensi menguji 1.3610. Resisten berada di 1.3700 dan 1.3735 (harga tertinggi 1 Juli dan MA 200 harian). Support di 1.3640 dan 1.3610 (harga terendah 30 dan 27 Juni).

Resistance Level : 1.3700, 1.3735, 1.3775

Support Level     : 1.3640, 1.3610, 1.3575

Euro Perlu Bertahan Di Atas MA 100 Harian

Sterling Di Dalam Channel Bullish

Monexnews – Pada grafik harian, naiknya indikator MACD dapat menyediakan tenaga kenaikan bagi GBP/USD. Sentimen masih bullish seiring sterling masih bertahan di atas MA 50-100-200 harian, dan berada di dalam channel bullish. Meski demikian, tetap waspadai aksi profit-taking dengan indikator Stochastic yang berada di area overbought.

Dari sisi fundamental, data siang ini yang menunjukan kenaikan harga rumah Inggris dapat meningkatkan ekspektasi akan potensi pengetatan kebijakan moneter BoE menjelang penutupan tahun 2014. Ini dapat menyediakan sentimen positif untuk sterling.

Fokus berikutnya adalah data sektor konstruksi Inggris pada jam 15.30 WIB. Data mungkin dapat menggerogoti optimisme akan laju pemulihan ekonomi terbesar No.6 di dunia tersebut. Ini mungkin dapat memberikan sentimen negatif untuk sterling. Ini dapat membuat trader lebih berhati-hati dalam menentukan arah pergerakan sterling.

Untuk jangka pendek, posisi long  lebih sesuai dengan stop-loss 1.7105 dan potensi kenaikan 1.7270.

Sementara bila harga stabil di bawah support 1.7115 maka sterling berpotensi menuju 1.7070. Resisten berada di 1.7230 dan 1.7270 (harga terendah Maret 2006 dan April 2006). Support di 1.7115 dan 1.7070 (harga tertinggi 30 Juni dan batas bawah channel bullish).

Resistance Level : 1.7230, 1.7270, 1.7330

Support Level      : 1.7115, 1.7070, 1.7010

Sterling Di Dalam Channel Bullish

Resisten Aussie Berikutnya 0.9500

Monexnews – Pada grafik harian, naiknya indikator Stochastic dan kemampuan aussie untuk tetap bertahan di atas MA 50-100-200 harian dapat isyaratkan masih adanya tenaga kenaikan bagi AUD/USD. Namun, aussie perlu mencatatkan level penutupan harian di atas resistance 0.9500 untuk bisa menambah tenaga rally.

Kegagalan mengatasi area 0.9500 dapat memicu aksi profit-taking dan mungkin dapat mendorong pergerakan sideways seperti yang ditunjukan oleh mendatarnya indikator MACD. Potensi pergerakan sideways juga ditegaskan oleh aussie yang terlihat kembali masuk ke dalam pola rectangle yang bisa membatasi potensi pergerakan AUD/USD.

Dari sisi fundamental, memburuknya defisit neraca perdagangan Australia telah menggerogoti optimisme investor terhadap outlook perekonomian Australia. Ini mungkin masih dapat memberikan sentimen negatif untuk AUD/USD.

Untuk jangka pendek, posisi short  lebih sesuai dengan stop-loss 0.9510 dan potensi penurunan 0.9350.

Sementara bila harga stabil di atas resistance 0.9500 maka aussie dapat menguji 0.9540. Resisten berada di 0.9500 dan 0.9545 (level psikologis dan harga tertinggi 6 November). Support di 0.9410 dan 0.9350 (harga terendah 30 dan 25 Juni).

Resistance Level : 0.9500, 0.9545, 0.9600

Support Level      : 0.9410, 0.9350, 0.9320

Resisten Aussie Berikutnya 0.9500


Market Movers: Dollar Masih Lemah, Tunggu Data ADP Malam Ini

Monexnews – Indeks Dollar masih bertahan di level bawah di kisaran 79.80. Dollar AS melemah menjelang data Non-Farm Payrolls yang akan dirilis hari Kamis. Dukungan Bank Sentral AS terhadap suku bunga rendah masih menjadi faktor pendukung pelemahan dollar.

Malam ini AS akan merilis data NFP yang disurvei oleh pihak swasta ADP. Data ini biasanya dijadikan oleh para pelaku pasar sebagai indikasi rilisan data NFP versi pemerintah yang akan dirilis sesudahnya. Data ADP ini diperkirakan di atas angka 200 ribu pekerja. Angka di atas 200 ribu diindikasikan pelaku pasar sebagai pemulihan ekonomi AS dan bisa mendorong penguatan dollar AS.

Market mover lainnya adalah pidato Gubernur Bank Sentral AS, Janet Yellen, di forum Dana Moneter Internasional (IMF). Pasar akan mencari indikasi tentang dukungan Fed terhadap suku bunga rendah. Dukungan terhadap suku bunga rendah bisa mendorong pelemahan dollar AS kembali.

Sementara pagi ini Australia telah merilis data Neraca Perdagangan untuk Bulan Mei yang dilaporkan defisit 1,91 miliar dollar, lebih besar dari defisit bulan sebelumnya. Hasil ini mendorong pelemahan dollar Australia terhadap mata uang utama dunia.

Sore hari, dari kawasan Eropa, Spanyol akan merilis data perubahan jumlah pengangguran dan Inggris akan merilis indeks harga rumah dan survei PMI Konstruksi. Nilai tukar euro dan sterling masih di dalam jalur penguatan. Namun data yang buruk bisa mendorong aksi koreksi karena penguatannya juga sudah cukup tinggi.

Data lainnya yang akan menjadi market mover hari ini adalah data stok minyak mentah AS. Data ini akan mempengaruhi harga minyak mentah WTI. Stok diperkirakan mengalami penurunan 2,2 juta barel. Penurunan stok biasanya berdampak pada kenaikan harga.

Selain pelemahan dollar yang menjadi isu utama belakangan ini, hasil positif PMI Manufaktur China yang dirilis kemarin juga masih mempengaruhi pergerakan harga pasar keuangan.

Today’s Analysis: Emas Menguat, Waspada Support 1322-1324

Posted on

Today's Analysis | www.monexnews.com

Emas Menguat, Waspada Support 1322-1324

Monexnews – Harga emas menembus level tertinggi baru sejak Maret 2014 di $1333.38 per troy ons. Kenaikan harga emas ini masih didukung oleh pelemahan dollar AS akibat dukungan Bank Sentral AS terhadap suku bunga rendah dan konflik Irak. Menjelang rilis data Non-farm Payrolls AS, indeks dollar AS juga tertekan dalam. Sepertinya para pelaku pasar enggan memegang dollar. Indeks dollar AS melemah ke level 79.80.

Harga kini bergerak di kisaran 1326 dan membentuk support di kisaran 1322-1324. Sementara resisten di kisaran 1330-1335. Pada grafik 4 jam atau H4, terbentuk pin bar setelah menyentuh level tertinggi hari ini. Ini menandakan Seller atau penjual masih besar di kisaran tersebut. Pelaku pasar harus mewaspadai kisaran support 1322-1324, penetrasi ke bawah support ini berpotensi menekan turun harga emas ke area 1316-1317 (area fibonacci retracement 61.8% dari 1305-1333).

Sementara potensi penguatan hingga ke level 1330-1335.

AS akan merilis data ISM Manufaktur malam ini yang diproyeksi masih dalam jalur ekspansi dengan proyeksi 55.6. Hasil yang lebih bagus dari ekspektasi mungkin bisa menahan pelemahan dollar AS yang bisa berdampak pada tertahannya harga emas.

Emas Menguat, Waspada Support 1322-1324


Sentimen Minyak Cukup Mixed

Monexnews – Pada grafik harian, turunnya indikator MACD dan Stochastic dapat menyediakan tekanan penurunan bagi minyak. Namun, kemampuan minyak untuk tetap bertahan di atas MA 50-100-200 harian dan di dalam channel bullish dapat sinyalkan masih adanya ruang kenaikan. Sentimen cukup mixed dan ini mungkin dapat mendorong pergerakan sideways di kisaran $102.20 – $107.65 untuk sementara waktu.

Dari sisi fundamental, belum terganggunya produksi minyak Iran dan komitmen Arab Saudi untuk menjaga pasokan minyak dunia telah meredakan kekhawatiran akan potensi terganggunya supplai minyak dunia di tengah berlanjutnya aksi pemberontakan di Iran. Ini dapat memberikan sentimen negatif untuk minyak.

Meski demikian, investor masih akan terus memantau perkembangan situasi di Irak dan Ukraina yang berpotensi menganggu supplai minyak dunia. Militer Irak masih bertempur dengan pemberontak untuk dapat menguasai kembali di kota Tikrit. Pemerintah Ukraina mengakhiri genjatan senjata dengan pemberontak. Ini mungkin masih dapat menyediakan sentimen positif untuk minyak.

Meningkatnya aktivitas sektor manufaktur Cina juga dapat berikan sentimen positif karena dapat sinyalkan masih tangguhnya outlook permintaan energi dari konsumen minyak terbesar No.2 di dunia tersebut.

Outlook minyak kini menjadi netral, dimana minyak diprediksi dapat menguat terbatas dengan target kenaikan $106.75 dan stop-loss $104.50. Minyak WTI mungkin akan diperdagangkan di kisaran $104.65 hingga $106.75 untuk hari ini.

Resistance Level : $106.75, $107.65, $108.50

Support Level     : $104.65, $103.90, $102.20

Sentimen Minyak Cukup Mixed

Market Movers: Dollar AS Melemah Jelang NFP

Monexnews – Indeks Dollar AS masih menunjukkan pelemahan dan pagi ini sudah tertekan ke area 79.81. Bagusnya data Penjualan Rumah Tertunda AS kemarin tidak mampu mengangkat dollar AS. Dollar masih tertekan karena kekhawatiran pelaku pasar menjelang data Non-farm Payrolls (NFP) AS Kamis ini.

Pagi ini telah dirilis beberapa data penting yaitu data Indeks Tankan Manufaktur dan Non-Manufaktur Jepang untuk kuartal ke-2, data survei PMI Manufaktur China versi Pemerintah dan HSBC untuk bulan Juni. Data Tankan dirilis lebih rendah dari kuartal sebelumnya, tapi, sisi positifnya, ada revisi naik belanja modal perusahaan. Sementara data survei manufaktur China dirilis masih dalam level ekspansi dan ini memberikan sentimen positif ke bursa saham, harga komoditas dan mata uang yang berhubungan dengan komoditas seperti AUD, NZD dan CAD.

Event penting yang ditunggu pagi ini adalah hasil rapat kebijakan moneter Bank Sentral Australia (RBA). RBA diprediksi masih akan mempertahankan tingkat suku bunga acuan saat ini. Para pelaku pasar akan mencari indikasi apakah RBA tidak akan melakukan pemangkasan suku bunga lagi tahun ini. Dan bila demikian, nilai tukar dollar Australia bisa menguat lagi.

Sore hari dari kawasan Eropa akan dirilis data PMI Manufaktur Spanyol, Italia, Swiss dan Inggris untuk Bulan Juni, data perubahan jumlah pengangguran Jerman untuk bulan Mei dan data Tingkat Pengangguran Zona Euro untuk bulan Mei. Secara umum, pasar memprediksi data-data yang dirilis ini masih menunjukkan pertumbuhan dan bisa membantu penguatan nilai tukar euro dan poundsterling.

Malam hari, AS akan merilis data PMI Manufaktur versi ISM untuk bulan Juni. Data ini diperkirakan masih berekspansi dengan angka indeks yang sedikit lebih bagus dari bulan sebelumnya, 55.6 vs 55.4. ini mungkin bisa membantu menahan pelemahan dollar AS menjelang data NFP.

 

 

Aussie Masih Perlu Atasi Resisten 0.9460

Monexnews – Pada grafik harian, naiknya indikator Stochastic dan kemampuan aussie untuk tetap bertahan di atas MA 50-100-200 harian dapat isyaratkan masih adanya tenaga kenaikan bagi AUD/USD. Namun, aussie perlu mencatatkan level penutupan harian di atas resistance 0.9460 untuk bisa menambah tenaga rally.

Kegagalan mengatasi area 0.9460 dapat memicu aksi profit-taking dan mungkin dapat mendorong pergerakan sideways seperti yang ditunjukan oleh mendatarnya indikator MACD. Potensi pergerakan sideways juga ditegaskan oleh aussie yang masih terperangkap di dalam pola rectangle yang bisa membatasi potensi pergerakan AUD/USD.

Dari sisi fundamental, data manufaktur Cina tadi telah memberikan harapan akan berlanjutnya pertumbuhan ekonomi Australia. RBA juga terlihat tidak begitu mengkritik nilai tukar aussie. Ini mungkin masih dapat memberikan sentimen positif untuk AUD/USD.

Untuk jangka pendek, posisi long  lebih sesuai dengan stop-loss 0.9400 dan potensi kenaikan 0.9500.

Sementara bila harga stabil di bawah support 0.9410 maka aussie dapat menguji 0.9350. Resisten berada di 0.9460 dan 0.9500 (harga tertinggi 10 April dan level psikologis). Support di 0.9410 dan 0.9350 (harga terendah 30 dan 25 Juni).

Resistance Level : 0.9460, 0.9500, 0.9545

Support Level      : 0.9410, 0.9350, 0.9320

Aussie Masih Perlu Atasi Resisten 0.9460


Sterling Berpotensi Alami Profit-Takin

Monexnews – Pada grafik harian, indikator Stochastic yang berada di area overbought dapat menyediakan kesempatan penurunan bagi GBP/USD. Namun, penurunan masih bersifat profit-taking dan terbatas pasca kencang nya rally sejak pekan lalu. Sentimen masih bullish seiring sterling masih bertahan di atas MA 50-100-200 harian, berada di dalam channel bullish, dan naiknya indikator MACD.

Fokus berikutnya adalah data manufaktur Inggris pada jam 15.30 WIB. Data mungkin dapat menggerogoti optimisme akan laju pemulihan ekonomi terbesar No.6 di dunia tersebut. Ini mungkin dapat memberikan sentimen negatif untuk sterling.

Untuk jangka pendek, posisi short lebih sesuai dengan stop-loss 1.7140 dan potensi penurunan 1.7010.

Sementara bila harga stabil di atas resistance 1.7130 maka sterling berpotensi menuju 1.7180. Resisten berada di 1.7130 dan 1.7180 (harga terendah Desember 2005 dan Januari 2006). Support di 1.7060 dan 1.7010 (harga tertinggi 19 Juni dan terendah 30 Juni).

Resistance Level : 1.7130, 1.7180, 1.7230

Support Level      : 1.7060, 1.7010, 1.6950

Sterling Berpotensi Alami Profit-Taking

Euro Perlu Atasi MA 200 Harian

Monexnews – Pada grafik harian, naiknya indikator MACD dapat menyediakan tenaga kenaikan bagi EUR/USD. Namun, euro perlu mencatatkan level penutupan harian di atas MA 50 200 harian (1.3735) untuk melanjutkan momentum rally. Kegagalan mengatasi MA 200 harian dapat memicu aksi profit-taking terutama dengan indikator Stochastic yang berada di area overbought.

Fokus berikutnya adalah data manufaktur Spanyol (jam 14.15 WIB), manufaktur Italia (jam 14.45 WIB), dan tenaga kerja Jerman (jam 14.55 WIB). Serangkaian data tersebut mungkin dapat memberikan bukti akan berlanjutnya momentum pemulihan ekonomi zona-euro. Ini mungkin dapat memberikan sentimen positif untuk euro.

Untuk jangka pendek, posisi long lebih sesuai dengan stop-loss 1.3630 dan potensi kenaikan 1.3735.

Sementara bila harga stabil di bawah support 1.3640 maka euro berpotensi menguji 1.3610. Resisten berada di 1.3735 dan 1.3775 (MA 200 harian dan harga terendah 30 April 2014). Support di 1.3640 dan 1.3610 (harga terendah 30 dan 27 Juni).

Resistance Level : 1.3735, 1.3775, 1.3810

Support Level     : 1.3640, 1.3610, 1.3575

Euro Perlu Atasi MA 200 Harian

Open Seminar “Saham CFD ditengah dinamika kebijakan bank sentral”

Posted on

Open free Monex Corporate Seminar
” GejolakSaham CFD ditengah dinamika kebijakan bank sentral
Kamis, 3 Juli 2014
pkl. 14.00 – 16.00 Wib

MONEX cab Thamrin

The city tower (TCT) 29th floor

JL. M.H Thamrin 81

Jakarta Pusat


For registration please contact!!!!
Iyan Sauri
Mobile/WA: 081289151142
BBM: 74432842
Email: iyan@mifx.com

Gambar