Bulan: November 2012

Emas Menuju Target tinggi bulanan

Posted on Updated on

Emas memperpanjang kenaikan bulanan setelah rendahnya harga emas pada awal pekan ini, sehingga sempat memacu pembelian emas fisik.

Dollar mencapai level terendah dalam lima minggu terhadapa euro, seiring Demokrat dan Republik belum sepakat atas pemotongan anggaran dan kenaikan pajak (fiscal cliff). Meningkatnya kepemilikan emas fisik telah mencapai rekor seiring penjualan koin emas American Eagle dari produsen emas AS menuju penjualan tertinggi bulanan dalam dua tahun terakhir.

“ Kami melihat sangat baiknya permintaan emas setelah turunnya harga emas dan inimenarik untuk melihat permintaan emas fisik yang secara tiba-tiba meningkat,” kata Bernard Sin, kepala analis komoditas dan mata uang di MKS Finance SA di Jenewa, dalam wawancara di telepon.”Pasar masih khawatir pada fiscal cliff dan bagaimana hal teresbut akan berubah. Ini logika mengapa meningkatnya permintaan untuk safe haven ( emas), tambahnya.

Emas menguat lagi dan potensial untuk menutup bulan November dengan penguatan seiring tingginya permintaan terhadap Emas fisik, dan pelemahan Dollar AS ke level terendah 5 minggu seiring negosiasi Demokrat dan Republik yang masih berlanjut untuk mengurangi resiko jurang fiskal AS.

Terpantau sejauh ini harga spot Emas menguat 0.30% di level $1,730.55, setelah meraih titik tertinggi intraday di $1,731.61 dan level terendah hariannya di $1,724.71.

Setelah sempat melemah tajam beberapa waktu lalu permintaan terhadap Emas fisik melonjak secara dramatis, hal ini terjadi akibat kekhawatiran jurang fiskal AS menyebabkan para investor beralih pada safe haven Emas.

Kepemilikan ETF Emas juga menanjak lagi ke level rekor tertinggi, sebesar 3.5 metric ton ke level rekor 2,619.4 ton, berdasarkan data yang dihimpun oleh Bloomberg.

Fiscal Cliff, Market Mover di Akhir Tahun

Posted on

Mendekati akhir tahun ini, isu Fiscal Cliff Amerika Serikat terus bergema di pasar keuangan. Para pelaku pasar mengkhawatirkan terjadinya fiscal cliff. Kekhawatiran ini yang bisa membuat harga-harga instrumen yang beresiko  berguguran, seperti yang terlihat belakangan ini. Saat negosiasi mengenai fiscal cliff antara pihak Demokrat dan Republik menemui jalan buntu, indeks saham rontok, harga komoditi berguguran.

Sebenarnya alotnya negosiasi mengenai fiscal cliff sudah bisa diprediksi sejak awal tahun. Ini karena Demokrat dan Republik memiliki kekuatan yang berimbang di parlemen. Meskipun Demokrat memegang kekuasaan eksekutif namun segala keputusan mengenai kebijakan fiskal harus mendapatkan persetujuan dari parlemen. Parlemen Amerika Serikat menganut sistem bicameral yaitu House of Representative atau bisa disebut DPR dan Senat. DPR AS dikuasai oleh mayoritas anggota Partai Republik sementara Senat dikuasai oleh mayoritas Partai Demokrat. Setiap rancangan kebijakan harus dibahas dulu di DPR. Setelah mendapatkan persetujuan baru dilanjutkan ke Senat.

Bisa dibayangkan akan terjadi tarik ulur yang kuat antara dua partai ini. Republik yang bertindak sebagai oposisi, dari sisi politik, tentu saja tidak ingin menggolkan begitu saja setiap rencana kebijakan dari eksekutif yang dinahkodai oleh Presiden dari Demokrat. Bila rancangan kebijakan ini diblok di DPR yang dikuasai Republik, maka rancangan tersebut tidak bisa dilanjutkan ke Senat dan akhirnya tidak bisa menjadi kebijakan pemerintah. Negosiasi yang alot ini menjadi kekhawatiran banyak pihak bahwa fiscal cliff ini tidak bisa diselesaikan tepat waktu yakni sebelum akhir tahun 2012.

Bagaimana bila fiscal cliff tidak terselesaikan? Hal ini akan memicu berlakunya secara otomatis regulasi yang mengharuskan tidak adanya perpanjangan pemotongan pajak yang meliputi pajak penghasilan, investasi, dll yang diatur pada jaman Presiden George W Bush. Selain itu tunjangan pengangguran juga tidak akan diperpanjang. Anggaran belanja juga akan dipangkas secara masif pada Januari 2013. Dan menurut Kantor Anggaran Kongres, kombinasi dari kenaikan pajak dan pemangkasan belanja akan menarik keluar stimulus sebesar lebih dari $500 milyar dari perekonomian AS dalam 9 bulan pertama di 2013. Ini akan membawa AS masuk dalam resesi di tahun depan karena pertumbuhan GDP akan minus.

Sumber:  US Congressional Budget Office

Sumber:  US Congressional Budget Office

Resesi di Amerika Serikat yang notabene adalah negara dengan perekonomian terbesar dunia tentu saja akan mempengaruhi perekonomian global. Pelemahan ekonomi bisa menular ke seluruh dunia. Ekspansi bisnis yang direncanakan pada akhir tahun lalu oleh perusahaan-perusahaan AS akan urung dilaksanakan karena kenaikan pajak dan proyeksi penurunan permintaan. Bisnis menyurut akan menyebabkan tingginya tingkat pengangguran dan merembet ke indikator kesehatan ekonomi lainnya.

Pada Bulan Desember ini, negosiasi akan terus berlangsung dengan deadline yang kian dekat. Pihak Demokrat menginginkan tidak adanya kenaikan pajak bagi warga negara yang berpenghasilan di bawah $250.000 dan menaikan pajak penghasilan untuk warga yang berpenghasilan di atas $250 ribu. Sementara Partai Republik menolak usulan itu, mereka menginginkan agar seluruh warga negara tidak mengalami kenaikan tanpa terkecuali dan memangkas belanja untuk program kesehatan medicare yang dirancang Obama.

Oleh karena itu, isu fiscal cliff ini akan menjadi motor penggerak utama pasar keuangan di bulan Desember ini. Sentimen risk appetite atau minat terhadap resiko akan didukung oleh negosiasi yang berhasil sementara sentimen risk aversion atau alih resiko akan diprovokasi oleh negosiasi yang menemui jalan buntu.

Sumber : Monexnews.com

Teknikal Analyst

Posted on

Emas Mencoba Rebound, Support 1717

Harga emas mencoba rebound setelah tenggelam ke level 1705 dua hari lalu. Hari ini, momentum rebound masih terjaga selama harga emas masih berada di atas support 1717 dengan potensi rebound ke area 1737 (MA 100 grafik 1 jam).

Bila menilik indikator stochastics di grafik 1 jam, ada indikasi bearish divergence yang menunjukan potensi pelemahan kembali harga emas dalam jangka pendek. Bila 1717 tidak mampu bertahan, maka pelemahan bisa berlanjut ke area 1705-1710.

Isu Fiscal Cliff Amerika Serikat dan masalah hutang Eropa masih menjadi motor penggerak pasar untuk beberapa minggu ke depan. Kekhawatiran akan keduanya memberikan tekanan bagi instrumen-instrumen beresiko termasuk emas. Sebaliknya, kabar baik dari kedua isu tersebut akan memberikan momentum yang positif. Data-data ekonomi AS yang membaik akhir-akhir ini sedikit memberi tekanan bagi harga emas namun secara keseluruhan akan memberikan momentum positif bagi risk appetite atau minat terhadap resiko.

 

Emas Mencoba Rebound, Support 1717

Waspadai Kemungkinan Koreksi Pada EUR/USD

EUR/USD

 

Penguatan euro tertahan oleh resistance di 1.3008. Koreksi sempat terjadi hingga menyentuh support di 1.2943. Stochastic 1-jam memperlihatkan indikasi jenuh beli sementara CCI masih bergerak naik. Perhatikan level resistance di 1.3008. Euro mungkin akan menguat ke 1.3038 – 1.3072 jika level tersebut pecah.

Namun, untuk saat ini, kami merasa perlu mewaspadai kemungkinan koreksi yang lebih dalam lagi hingga area support di kisaran 1.2943 – 1.2928. Berhati-hatilah jika area support ini tembus karena hal tersebut akan mengembalikan bias bearish dan memungkinkan euro melemah hingga kisaran 1.2909 – 1.2879.

EURUSD 11-30-2012 8-56-21 AM

 

 

GBP/USD

GBP/USD masih bergerak menguji resistance di 1.6049. Sementara itu, bias jangka menengah secara umum masih netral, namun kita perlu berhati-hati akan terjadinya swing yang lebar seperti yang terjadi dalam tiga hari terakhir.

Secara teknikal, stochastic dan CCI 1 jam memperlihatkan indikasi jenuh beli. Waspadai koreksi hingga ke area support di 1.5995 – 1.5961. Sebaliknya, akselerasi ke atas 1.6049 mungkin akan diikuti oleh pergerakan bullish hingga ke kisaran 1.6083 – 1.6121.

GBPUSD 11-30-2012 8-56-39 AM

Technical Outlook

EUR/USD. Bias masih netral dalam jangka pendek. Resisten terdekat ada di sekitar 1.3000, break dan level penutupan harian di atas area tersebut dapat memicu tekanan bullish lanjutan menguji area 1.3060 – 1.3095. Untuk pergerakan turun, support terdekat masih ada di sekitar area 1.2945, break ke bawah area tersebut dapat memicu koreksi bearish lanjutan menguji support pada area 1.2890.

GBP/USD. Tidak ada perubahan pada outlook teknikal kami. Bias masih bearish dalam jangka pendek. Selama harga bertahan di bawah resisten trendline skenario bearish akan tetap berlaku. Resisten terdekat ada di sekitar area 1.6050 – 1.6070, break ke atas area tersebut dapat memicu tekanan bullish lanjutan menguji resisten kunci pada area 1.6100. Untuk pergerakan turun, support terdekat masih ada di sekitar area 1.5995, break konsisten ke bawah area tersebut dapat memicu tekanan bearish lanjutan menuju area 1.5920.

USDCHF berusaha mendorong naik kemarin, menyentuh puncak pada 0.9303 namun ditutup sedikit turun pada 0.9281. Bias masih netral dalam jangka pendek. Range penting harian ada di antara area 0.9300 – 0.9245. Dibutuhkan break keluar dari range tersebut untuk melihat arah yang lebih jelas. Break dan level penutupan harian di bawah area 0.9245 dapat memicu tekanan bearish lanjutan menguji area 0.9200. Di sisi lain, break ke atas area 0.9300 dapat memicu tekanan bullish lanjutan menuju area 0.9415.

XAU/USD. Emas mencoba untuk pulih dari penurunan tajam hari Selasa lalu, dibutuhkan break ke atas 1735 untuk membawa emas naik menguji area 1742 sebelum menuju 1755. Bagaimanapun, penurunan ke bawah area 1723 dapat memicu tekanan bearish lanjutan kembali ke area 1713. Hanya break ke bawah area ini yang dapat menambah momentum bearish untuk kembali menguji area 1700.

Hang Seng Futures. Hang Seng berusaha bergerak naik kemarin, mencoba bertahan dalam range area baru di sekitar 21800 – 22040. Dibutuhkan break ke atas area 22040 untuk memicu momentum bullish lanjutan menuju area 22170. Bagaimanapun, kami masih lebih memilih outlook bullish selama harga bertahan di atas area 21800.

Nikkei Futures. Stochastic yang overbought pada grafik 4 jam mengindikasikan potensi koreksi bearish kembali ke area 9375, break ke bawah area ini dapat memicu koreksi bearish lanjutan menuju area 9300. Untuk pergerakan naik, dibutuhkan break ke atas level tinggi belakangan ini pada area 9495 untuk melanjutkan outlook bullish menuju area 9700 dalam jangka menengah.

 

 Hari Ini | Minggu Ini
Tanggal Jam Mata Uang Dampak Aktual Prediksi Sebelumnya
Jumat
30 November 2012
6:30 WIB JPY Medium Household Spending y/y -0.1% -0.8% -0.9%
6:30 WIB JPY Medium Tokyo Core CPI y/y -0.5% -0.4% -0.4%
6:50 WIB JPY Medium Prelim Industrial Production m/m 1.8% -1.8% -4.1%
7:30 WIB AUD Medium Private Sector Credit m/m 0.3% 0.3%
14:00 WIB EUR Medium German Retail Sales m/m -0.3% 1.5%
14:45 WIB EUR Medium French Consumer Spending m/m -0.1% 0.1%
15:00 WIB CHF Medium KOF Economic Barometer 1.61 1.67
17:00 WIB EUR Medium CPI Flash Estimate y/y 2.4% 2.5%
17:00 WIB EUR Medium Unemployment Rate 11.7% 11.6%
20:30 WIB USD Medium Core PCE Price Index m/m 0.2% 0.1%
20:30 WIB USD Medium Personal Spending m/m 0.2% 0.8%
20:30 WIB CAD High GDP m/m 0.1% -0.1%
21:45 WIB USD Medium Chicago PMI 51.2 49.9

 

Economic Calendar, 27 November 2012

Posted on

Tanggal Jam Mata Uang Dampak Aktual Prediksi Sebelumnya
Selasa
27 November 2012
9:00 WIB NZD Medium Inflation Expectations q/q 2.3%
14:00 WIB GBP Medium Nationwide HPI m/m 0.2% 0.6%
16:30 WIB GBP High Revised GDP q/q 1.0% 1.0%
16:30 WIB GBP Medium Prelim Business Investment q/q 1.3% -1.5%
18:30 WIB USD Medium FOMC Member Lockhart Speaks
20:30 WIB USD Medium Durable Goods Orders m/m -0.6% 9.9%
20:30 WIB USD High Core Durable Goods Orders m/m -0.6% 2.0%
20:30 WIB USD Medium Fed Chairman Bernanke Speaks
21:00 WIB USD Medium S&P/CS Composite-20 HPI y/y 2.9% 2.0%
22:00 WIB USD High CB Consumer Confidence 73.1 72.2

Technical Rebound Emas, Tinggal Menunggu Break High

Posted on Updated on

Emas telah tembus diatas range horizontal jangka pendeknya yang mengindikasikan potensi penguatan lebih lanjut. Bagiamnapaun resisten 1754 (high 17 Oktober ’12) sejauh ini masih belum mampu ditembus. Support intraday tampak di area 1736 & 1729.

Level support krusial jangka panjang di area 1647 diperkirakan masih akan bertahan di jangka menengah. Secara keseluruhan arah Emas masih condong keatas semenjak rebound dari support 1523, selanjutnya tinggal menunggu teknikal rebound berlanjut diatas resisten 1770 untuk menguji Resisten jangka panjang di area 1791 dan 1803.

Emas terkoreksi turun kemarin untuk berada di sekitar area 1748, mengindikasikan bias netral dalam jangka pendek. Break ke bawah area support pada area 1742 dapat memicu koreksi bearish lanjutan kembali ke area 1735 atau bahkan 1720. Hanya break ke atas aresisten pada area 1755 yang dapat melanjutkan outlook bullish jangka menengah menuju area 1770.

RESISTANT 1751.95 – 1754.85 – 1760.55

SUPPORT 1737.75 – 1743.45 – 1746.25

PIVOT 1749.15

Teknikal Analyst

Posted on Updated on

Emas, Pola Inverted Head and Shoulder Ke 1790

Harga emas berhasil menguat Jumat malam kemarin ke area resisten $1754 per troy ons. Optimisme mengenai pengucuran bantuan ke Yunani dan lebih bagusnya data PMI manufaktur di China dan data survei iklim bisnis di Jerman memberikan momentum positif ke pasar dan meningkatkan kembali minat terhadap resiko atau risk appetite.

Harga emas pada grafik harian sudah terkonfirmasi membentuk pola inverted head and shoulder dimana area neckline di kisaran 1738 sudah terpenetrasi. Pola ini mempunyai potensi target ke area resisten di kisaran 1790. Namun kenaikan yang cepat Jumat lalu membuka peluang terjadinya koreksi hari ini hingga ke area 62% Fibonnaci retracement antara 1731-1754 di dekat area 1739 sebelum melanjutkan penguatannya kembali.

Penembusan di bawah 1727, membuat peluang untuk naik ke 1790 hilang dan harga berpeluang kembali melakukan pola sideway antara area 1705-1732.

Hari ini pertemuan eurogroup akan menjadi fokus perhatian pelaku pasar dimana keputusan pengucuran bailout Yunani akan menjadi pokok pembicaraan. Sentimen bisa beralih negatif bila keputusan kembali ditunda.

 

Gold Pivot  1745.15

Gold Support    1693.051719.101736.05
Gold Resistant  1762.101771.201797.25

 

Oil Pivot 87.83

OIL Support  84.1986.0187.14
Oil Resistant 88.96 – 89.6591.47

USDCHF: Terindikasi Positif, Waspadai Area 0.9304 – 0.9396

Secara teknikal, terlihat sedikit sinyal bullish yang terlihat dari pergerakan 3 indikator GMMA dan Stochastics, walau MACD masih terlihat bearish. GMMA memberikan sinyal bullish ringan terhadap pergerakan harga dimana EMA-Jangka Pendek (garis merah) masih ditopang oleh pergerakan EMA-Jangka Panjang (garis biru), yang memunculkan sinyal bullish ringan, dengan potensi bahwa keduanya akan membuka celah naik di pergerakan hariannya. MACD sendiri walau sebenarnya masih memperlihatkan sinyal bearish, namun sepertinya akan mendapat perlawanan saat indikator harga terlihat mulai bergerak naik menjauhi area nol (0). Sedangkan Stochastics sendiri, walau sudah berada di area rendahnya (indikator harga berada di area nol) namun harga sepertinya terkondisi mengalami dorongan oversold, dimana potensi harga masih ada sinyal bullish yang muncul. Apabila harga terkonfirmasi naik, maka kisaran resistance akan tercatat di 0.9304 (Fibonacci Retracement 50%), 0.9354 (Fibonacci Retracement 61.8%) dan 0.9396 (Fibonacci Retracement 72.8%). Sedangkan apabila harga terkonfirmasi turun, maka kisaran support akan tercatat di 0.9255 (Fibonacci Retracement 38.2%), 0.9194 (Fibonacci Retracement 23.6%) dan 0.9095 (Fibonacci Retracement 0%).

 

EUR/USD: Bias Masih Bullish, Amati Resistance 1.3020 – 1.3056

Bias intraday untuk EUR/USD saat ini adalah bullish. Perhatikan resistance di 1.2989 karena pecahnya level tersebut kemungkinan besar akan diikuti oleh pergerakan bullish lanjutan menuju 1.3020 – 1.3056 untuk hari ini.

Sebagai skenario alternatif, ada baiknya perhatikan juga area support Fibonacci di kisaran 1.2938 – 1.2906 untuk mencari konfirmasi sinyal/pola bullish seandainya koreksi terjadi ke area tersebut. Jika ada, rebound diperkirakan akan terjadi paling tidak hingga kekisaran 1.2957 – 1.2989.

Sebaliknya, waspadalah jika support di 1.2906 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias intraday menjadi bearish dan memungkinkan koreksi yang lebih dalam lagi hingga kekisaran 1.2887 – 1.2855.

 

GBP/USD: Sinyal Bullish Terpantau, Waspadai Gerakan Ke 1.6083 – 1.6121

Bias intraday untuk GBP/USD juga masih bullish saat ini. Perhatikan resistance di 1.6049 karena pecahnya level tersebut kemungkinan besar akan diikuti oleh pergerakan bullish lanjutan menuju 1.6083 – 1.6121 untuk hari ini.

Sebagai skenario alternatif, ada baiknya perhatikan juga area support Fibonacci di kisaran1.5995 – 1.5961 untuk mencari konfirmasi sinyal/pola bullish seandainya koreksi terjadi ke area tersebut. Jika ada, rebound diperkirakan akan terjadi paling tidak hingga ke kisaran 1.5995 – 1.6049.

Sebaliknya, waspadalah jika support di 1.5961 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias intraday menjadi bearish dan memungkinkan koreksi yang lebih dalam lagi hingga kekisaran 1.5940 – 1.5906.

 

Teknikal Analyst

Posted on

 

5 Hal Penting Sebelum Open Market

  1. Mata uang tunggal EUR nampak bertengger kokoh di kisaran tinggi dalam 3-pekan terakhir vs USD berkat besarnya harapan bahwa kreditur internasional akan segera menyepakati bantuan tahap berikutnya bagi Yunani. Untuk pertama kalinya sejak perdana menteri Jepang, Yoshihiko Noda yang bersiap menjelang pemilu pekan lalu, JPY masih lebih rendah dari pembukaan sesi Asia Pasifik sebelumnya.
  2. Pada perdagangan akhir pekan bursa Hang Seng masih nampak mempertahankan penguatannya dan bergerak di kawasan positif lantaran pasar cukup optimis dengan prospek pertumbuhan global yang tidak seburuk perkiraan sebelumnya pasca data manufaktur China dan Amerika yang solid. Bursa Kospi – Korea Selatan nampak rally diperdagangan akhir pekan terutama terangkat oleh rebound sejumlah saham raksasa otomotif dan elektronik meskipun saham sektor baja dan perbankan merosot di dalam perdagangan yang sepi karena absennya petunjuk pasar dari Wall Street dan Nikkei.
  3. Kontrak Minyak mentah AS bergerak turun hari Jumat setelah gencatan senjata Israel-Gaza membantu meredakan kekhawatiran gangguan persediaan dan lemahnya data manufaktur dari Eropa membawa perhatian kembali ke rapuhnya ekonomi global.
  4. Jika tidak ada perubahan berarti, perekonomian zona Eropa akan mencatat pelemahan terburuk sejak tahun 2009 silam di kuartal IV.
  5. Badan Transportasi Keamanan Nasional (NTSB) Amerika Serikat memutuskan untuk tidak menggunakan produk Blackberry sebagai bagian dari alat komunikasi pekerjanya.

Emas Bidik Penguatan Mingguan Terkait Lemahnya Dollar AS

Harga emas nyaris tidak bergerak hari Jumat tetapi masih menuju penguatan dua mingguannya dalam 3 pekan, terangkat oleh melemahnya dollar AS saat investor mengalihkan fokus mereka ke masalah keuangan di AS.

Spot emas diperdagangkan dekat $1,729 per ounce, menuju penguatan mingguannya sebesar 1%.

Kontrak emas AS bergerak naik 0.1% yang juga bertahan di area $1,729.

Perekonomian Eropa masih sejalan dengan pergerakan terdalamnya sejak awal 2009, sementara pabrikan China kembali kepada pertumbuhan bulan lalu yang membawa kabar yang lebih baik untuk perekonomian dunia, dtunjukkan survey bisnis sebagaimana ditunjukkan hari Kamis.

SELL 1730.00, Sl 1737.00, TP 1720.00

 

EURJPY: Sinyal Bullish Terus Terpantau, Waspadai Area 106.59 – 107.99

Pergerakan naik terus menimbulkan sinyal bullish untuk Euro, sebagaimana diperlihatkan oleh pergerakan GMMA, yang diwakili oleh EMA-Jangka Pendek (garis merah) yang terus memperlihatkan sinyal bullish bersama EMA-Jangka Panjang (garis biru), untuk membuka celah pergerakan naik lanjutan di pergerakan hariannya. MACD pun mengatakan hal yang sama, dengan indikator harga yang bergerak menjauhi area nol (0). Sedikit berbeda, Stochastics yang memperlihatkan sinyal bullish kuat, nampaknya harus siap sedikit mengalami koreksi untuk hari ini, dengan indikator harga yang terlihat mulai jenuh di area 100. Apabila harga terkonfirmasi untuk naik, maka kisaran resistance akan tercatat di 106.59 (Fibonacci Retracement 50%), 107.34 (Fibonacci Retracement 61.8%) dan 107.99 (Fibonacci Retracement 72.8%). Apabila harga terkonfirmasi turun, maka kisaran support akan tercatat di 105.83 (Fibonacci Retracement 38.2%), 104.90 (Fibonacci Retracement 23.6%) dan 103.39 (Fibonacci Retracement 0%).

 

USDCHF: Sinyal Bearish Terdeteksi, Waspadai Area Koreksi Di 0.9284 – 0.9075

Secara teknikal, CHF masih terlihat lebih unggul terhadap rivalnya, dollar AS, dimana menurut pergerakan GMMA, yang diwakili oleh EMA-Jangka Pendek (garis merah) terlihat menekan pergerakan EMA-Jangka Panjang (garis biru), untuk menutup celah kenaikan dan membuka celah penurunan. MACD sendiri masih dalam pergerakan bearish-nya, walau terlihat sedikit melandai, dengan indikator harga yang bergerak mendekati area nol (0). Sedangkan Stochastics walau berada di kisaran bawah, indikator harga berada di area nol (0), namun sepertinya masih akan stabil. Apabila harga terkonfirmasi turun, maka kisaran support akan tercatat di 0.9284 (Fibonacci Retracement 38.2%), 0.9204 (Fibonacci Retracement 23.6%) dan 0.9075 (Fibonacci Retracement 0%). Sedangkan apabila harga bergerak kearah sebaliknya, maka kisaran resistance akan tercatat di 0.9413 (Fibonacci Retracement 61.8%), 0.9469 (Fibonacci Retracement 72.8%) dan 0.9622 (Fibonacci Retracement 100%).

 

Euro Masih Tertopang Stochastic Harian

Secara teknikal, pola pergerakan Euro hari ini akan cukup tertopang untuk menguat lebih lanjut karena indikator teknikal harian-nya (D1) yaitu Stochastic dan Moving Average nampak menunjukkan pola yang up trend. Sedangkan MACD meskipun masih berada di zona negatif, namun sejumlah histogramnya nampak mulai terpola bullish.

Sehingga Stochastic dan Moving Average yang bullish tersebut nampak akan membatasi kejatuhan EUR lebih lanjut dan mungkin dapat mengangkat EUR setidaknya ke resisten 1.2900, kemudian 1.2940 dan 1.2970. meskipun momonetum raly tetap masih terbatas.

Namun patut diwaspadai juga karean indikator Stochastic sudah berada di level jenuh atas (overbought) sehingga sewaktu-waktu dikhawatirkan terjadi koreksi. Maka tahanan bawah support telah mengantisipasi bilamana terjadi penurunan tajam. Support Euro berada di 1.2865 guna melanjutkan ke 1.2830 atau hingga 1.2800.(Dar)

Grafik Euro – EURUSD Harian (D1); Monex Trader

GBP/USD Uji Support

GBP/USD terkoreksi dan saat ini berada di area support 1.5929. Momentum bullish juga terlihat berkurang sehingga kita perlu mewaspadai kemungkinan tembusnya support tersebut karena hal tersebut akan mengubah bias intraday menjadi bearish.

Jika itu terjadi, GBP/USD hari ini kemungkinan akan bergerak turun menuju 1.5903 – 1.5881. Sebaliknya, jika sinyal/pola bullish kembali terkonfirmasi di atas support 1.5929, sterling diperkirakan akan rebound menuju 1.5954 – 1.5977.

 

GBPUSD 11-23-2012 9-01-06 AM