Bulan: Juli 2013

Analisa Harian 31 Juli 2013

Posted on

Emas Jelang FOMC, Waspada 1330

Monexnews – Harga emas pagi ini menguat ke area 1339. Beberapa analis mengatakan kenaikan pagi tadi karena aksi pembelian spekulatif menjelang akhir bulan untuk tujuan window dressing portofolio para fund manager.

Area support penting kini terlihat di kisaran 1330. Selama harga bertahan di atas area ini, harga masih mungkin rebound kembali ke area 1340-47. Sementara pergerakan di bawah 1330, berpotensi melemahkan kembali harga ke area 1317-1322.

Hari ini beberapa data penting dari AS bisa menjadi market mover besar bagi harga emas yaitu data ADP non farm employment change (penambahan jumlah tenaga kerja di AS di sektor non pertanian yang disurvei oleh lembaga swasta ADP), data GDP AS kuartal ke-2 dan data hasil rapat FOMC bank sentral AS.

Bila data ADP dan GDP yang dirilis sebelum FOMC menunjukkan hasil lebih buruk dari ekspektasi pasar, dollar AS bisa melemah kembali dan harga emas menguat. Dan begitu pula sebaliknya.

Sementara hasil rapat FOMC dinihari nanti akan memberikan kejelasan bagi pasar mengenai rencana pengurangan stimulus. Bila Fed mengatakan sudah melakukan perencanaan atau riset mengenai pengurangan stimulus, pasar akan menangkap bahwa pengurangan stimulus sudah dekat dan ini akan menguatkan dollar AS. Sementara bila Fed mengatakan ekonomi AS masih membutuhkan kebijakan yang sangat akomodatif dan menunggu data-data terbaru sebelum mengambil keputusan, dollar AS bisa melemah kembali.

 

 
 
 
 

 

 

Tetap Waspadai Support Aussie 0.8995

Monexnews – Pada grafik harian, turunnya indikator stochastic, MACD, dan Moving Average (MA) 50-100-200 dapat menyediakan peluang penurunan lebih lanjut bagi aussie. Penurunan terlihat tertahan oleh batas atas channel bearish sebelumnya. Tetap waspadai support aussie 0.8995 karena level penutupan harian di bawah level tersebut dapat memicu tekanan penurunan yang semakin dalam.

Fokus hari ini adalah data GDP AS dan hasil pertemuan Federal Reserve pada malam hari. GDP mungkin tunjukan melambatnya momentum pemulihan Paman Sam dan ini dapat membuat Fed untuk tidak mengubah program pembelian obligasinya. Ini dapat menjadi sentimen positif untuk aussie namun sulit mengharapkan rally aussie yang berkelanjutan seiring investor juga cemas menantikan data manufaktur Cina pada hari Kamis. Manufaktur Cina diprediksi akan mengalami kontraksi dan ini dapat membuat investor cemas dengan keberlanjutan momentum pertumbuhan ekonomi Australia.   

Untuk jangka pendek, posisi short lebih sesuai dengan stop-loss 0.9120. 0.9075 dan 0.9110 (harga tertinggi 31 Juli dan terendah 28 Juni) merupakan resistance. 0.8995 dan 0.8935 (harga terendah 12 Juli 2013 dan Maret 2010) akan menjadi support terdekat.

Resistance Level : 0.9075, 0.9110, 0.9160

Support Level      : 0.8995, 0.8935, 0.8870

 
 
 
 
 

EURJPY Coba Lewati MA

Monexnews – Dari sisi fundamental EURJPY kemungkinan akan naik menyusul data Average Cash Earnings dan Housing Start dirilis lebih buruk dari perkiraan. Sementara dari zona Euro hari ini akan merilis lebih banyak data ekonomi yang diprediksi lebih buruk dari rilis sebelumnya, jika sesuai dengan prediksi kemungkinan EURJPY akan bergerak sideways, namun jika lebih baik dari prediksi kemungkinan EURJPY akan menguat.

Dari sisi teknikal EURJPY masih tertekan karena berada diabawah MA (20, 30, dan 50), ditambah  indikator stochastic juga mengarah kebawah semakin memberikan tekanan. Sementara indikator MACD bergerak datar mengindikasikan belum ada dorongan maupun tekanan yang dominan. Resisten terdekat berada pada area 130.02- 130.06, keberhasilan menembus resisten tersebut akan memberikan dorongan harga menuju resisten 130.29. Disisi bawah support terdekat berada disekitar area 129.80, keberhasilan menembus area tersebut akan menekan harga menuju support 129.55.

 

 
 
 
 
 

USDCHF Menanti Data dan FOMC

Monexnews – Dari sisi fundamental franc swiss kemungkinan menguat jika data KOF Econimic Barometer yang diprediksi lebih baik ter-realisasi, penguatan hanya sementara karena fokus akan berada pada data estimasi pertumbuhan tenaga kerja (tidak termasuk sektor pertanian dan pegawai pemerintah), data pertumbuhan ekonomi AS, dan yang utama adalah pernyataan dari FOMC tentang kelanjutan stimulus moneternya.

Dari sisi teknikal pada grafik 1 jam USDCHF bergerak sideways, indikator MACD dan stochastic terlihat mendatar, mendindikasikan pasar saat ini belum bisa menentukan arah pergerakan. Potensi perdagangan berada pada kisaran 0.9288 – 0.9300. Kemampuan menembus kisaran 0.9300 akan memberikan dorongan harga untuk naik menguji level resisten 0.9323. Disisi lain, kemampuan menembus kisaran 0.9288 akan memberikan tekanan harga menguji support  0.9265. 

 

 
 
 
 
 
 

GBPJPY Terus Tertekan


Monexnews – Dari sisi fundamental, spekulasi kemungkinan BoE akan menambah stimulus moneternya menyebabkan GBPJPY anjlok. Buruknya data ekonomi Jepang tidak sanggup memngangkat GBPJPY, investor lebih fokus pada hasil rapat BoE yang akan diumumkan besok.

Dari sisi teknikal GBPJPY masih tertekan dengan harga masih berada dibawah MA (20, 30 dan 50), ditambah MACD yang masih bergerak turun dan berada pada zona bearish. Support terdekat berada pada kisaran 148.70, break dibawah area tersebut akan menekan harga menuju resisten selanjutnya pada kisaran 148.30. Indikator stochastic berada pada wilayah oversold memberikan kemungkinan koreksi harga menuju resisten 149.25

 

 
 
 
 
 
 

Doji Terlihat Di Euro

Monexnews – Pada grafik harian, indikator stochastic yang berada di area overbought dapat menyediakan peluang penurunan bagi euro untuk menguji batas bawah channel bullish. Pola candle stick “Doji” yang terbentuk isyaratkan ketidak-pastian dan ini dapat membuat euro bergerak sideways. Penurunan masih bersifat koreksi dan mungkin terbatas hingga batas bawah channel bullish. Sentimen bullish masih ada dengan euro yang berada di dalam channel bullish, dan di atas Moving Average (MA) 50-100-200. Meski demikian, waspadai level penutupan harian di bawah batas bawah channel bullish (1.3240) karena ini dapat memicu kejatuhan yang lebih dalam.  

Fokus hari ini adalah data GDP AS dan hasil pertemuan Federal Reserve pada malam hari. GDP mungkin tunjukan melambatnya momentum pemulihan Paman Sam dan ini dapat membuat Fed untuk tidak mengubah program pembelian obligasinya. Ini dapat menjadi sentimen positif untuk euro namun sulit mengharapkan rally euro yang berkelanjutan seiring investor juga cemas menantikan hasil pertemuan ECB dan keputusan Mahkamah Agung (MA) Italia terhadap Berlusconi pada hari Kamis.

Untuk jangka pendek, posisi short lebih sesuai dengan stop-loss 1.3310. 1.3300 dan 1.3360 (harga tertinggi 30 Juli dan 12 Juni) adalah resisten. 1.3205 dan 1.3165 (harga tertinggi 11 Juli dan terendah 25 Juli) merupakan support.

Resistance Level : 1.3300, 1.3360, 1.3415

Support Level      : 1.3205, 1.3165, 1.3105

Iklan

Emas Bisa Bertahan Naik Bila Di Atas Support 1332

Posted on

 

Monexnews – Harga emas belakangan ini terdongkrak naik berkat melemahnya dollar AS karena masih terbukanya penerapan pelonggaran moneter lebih lama lagi. Data-data AS yang lebih buruk dari ekspektasi pasar seperti data klaim tunjangan pengangguran mingguan dan data pesanan barang thana lama inti juga membantu pelemahan dollar AS.

Namun demikian, penguatan lanjutan harga emas harus menunggu konfirmasi penembusan level resisten di kisaran 1341, dengan potensi target ke area 1347-58. Sementara area support di kisaran 1332. Selama harga berada di atas support ini, tren kenaikan jangka pendek masih terjaga. Namun jika harga berhasil bergerak di bawah level support tersebut, harga berpotensi terkoreksi kembali ke area 1320-26.

Hari ini ada satu data ekonomi AS yang akan dirilis yakni revisi survei sentimen konsumen AS oleh Universitas Michigan yang diprediksi 84.0. Data survei sentimen konsumen AS sejauh ini sudah menunjukkan tren yang membaik sehingga bila hasil revisi jauh di bawah prediksi, kemungkinan bisa membuat dollar AS kembali melemah. Dan apabila tidak terlalu berbeda jauh dengan prediksi, kemungkinan tidak terlalu berpengaruh terhadap pergerakan dollar AS saat ini.

 

Elder-Rays: Penggunaan Bulls & Bears di Pasar Derivatif

Posted on

Monexnews – Di pasar derivatif, kita mungkin akan melihat adanya 2 tipe pemain dengan orientasi pasar yang berbeda. Bulls adalah mereka yang membeli karena percaya bahwa harga akan naik dan bears adalah mereka yang menjual karena percaya bahwa harga akan turun.

Masing-masing tipe ini memiliki karakteristik psikologi yang berbeda juga. Seorang psikiater dan trader bernama Alexander Elder, M.D. mempelajari karakteristik tersebut dan menerapkannya ke dalam indikator teknikal, Bulls Power dan Bears Power. Dalam perkembangannya Dr. Elder menerapkan kedua indikator ini secara bersamaan sebagai indikator oscillator dan mengembangkan apa yang ia sebut sebagai ‘Elder-rays’. Dinamakan demikian karena fungsinya sama seperti sinar-X (x-rays) dalam melihat pergerakan harga pasar.

Kedua indikator teknikal ini dapat digunakan secara terpisah satu sama lain, namun sangat disarankan untuk menggunakannya secara bersamaan. Indikator ini dapat ditemukan dalam platform MT4 di bagian indikator oscillator. Dalam artikel ini, kami akan jabarkan pengertian dan pengaplikasiannya satu per satu:

Bulls Power

Bulls Power adalah indikator teknikal yang menunjukan kekuatan pasar bullish. Jika indikator berada di atas nol, tekanan bullish dianggap kuat dan bila letaknya di bawah nol, maka bullish dianggap lemah. Konsep dasar dari indikator ini adalahmoving average dari harga mengindikasikan nilai, di mana pembeli dan penjual sepakat (nilai tengah). Sedangkan harga tertinggi dalam suatu hari tercapai saat tekanan beli tercatat paling kuat. Jadi, perbedaan antara harga tertinggi dalam satu hari dan moving average menunjukan kekuatan dari Bulls Power.

Para pakar menyarankan penggunaan Bulls Power disertai dengan penerapan indikator tren lainnya, yang paling umum adalah Exponential Moving Average 13. Sinyal sell dapat timbul dengan 2 syarat, indikator tren sedang turun dan Bulls Power positif tapi turun ke bawah. Sinyal Sell terkuat muncul bilamana diikuti oleh bearish divergence.

Perhitungan dari Bulls Power adalah:

Bulls Power = High – EMA

High       : nilai tertinggi dalam 1 periode

EMA       : nilai Exponential moving average                              

Bears Power

Bears Power adalah indikator teknikal yang menunjukan kekuatan pasar bearish. Jika indikator di bawah nol, tekanan bearish dianggap kuat. Bila berada di atas nol, makabearish dianggap lemah. Konsep dasar indikator ini adalah moving average dari harga mengindikasikan nilai di mana pembeli dan penjual sepakat (nilai tengah), sedangkan harga terendah dalam suatu hari tercapai pada saat tekanan jual tercatat paling kuat. Maka, perbedaan antara harga tertinggi dalam suatu hari dan moving average menunjukan kekuatan dari Bears Power.

Sama seperti Bulls Power, penggunaan Bears Power sebaiknya disertai indikator tren lainnya, EMA 13. Sinyal buy dapat timbul dengan 2 syarat, yaitu indikator tren sedang naik dan Bears Power negatif tetapi naik. Sinyal buy terkuat adalah ketika indikator diikuti bullish divergence.

Perhitungan dari Bears Power adalah :

Bears Power = Low – EMA

Low        : nilai terendah dalam 1 periode

EMA       : nilai Exponential moving average

Penggunaan Elder-rays tidak terlepas dari ‘Bulls & Bears Power’ karena kedua indikator ini digunakan untuk mengukur optimisme atau pesimisme ekstrim yang ditunjukkan oleh mayoritas partisipan di pasar. Karena telah paham benar bahwa suatu kondisi ekstrim tidak pernah bertahan lama, pelaku pasar profesional kerap kali mendapat harga yang lebih baik dibandingkan investor pada umumnya saat bertransaksi di tengah pasar yang ekstrim. Ketika harga di pasar naik dan Bulls mencatat level tinggi, para pro akan melakukan sell short. Ketika harga pasar rendah dan ketakutan merajarela, para pro melakukan buy. Dengan Elder-rays, para pemain umum atau non-profesional dapat mengambil peluang yang sama untuk ambil bagian dalam pergerakan pasar.

Implementasi Bulls & Bears Power dalam Elder-rays

Ada 4 indikasi dalam mengambil posisi buy dan sell menggunakan Elder-rays yaitu:

Sinyal buy bila:

-Trend sedang naik (EMA 13 arah ke atas)

– Indikator Bears Power negatif tetapi naik

– Puncak bawah dari indikator Bears Power lebih tinggi dibanding puncak sebelumnya

– Indikator Bears Power naik setelah Bullish divergence

Sinyal sell bila:

– Trend sedang turun (EMA 13 arah ke bawah)

– Indikator Bulls Power positif, tetapi turun bertahap

– Puncak dari indikator Bulls Power lebih rendah dibanding puncak sebelumnya

– Indikator Bulls Power turun setelah Bearish divergence

Untuk menentukan kapan waktu yang pas bagi kita untuk mengambil posisi short, sangatlah penting menafsirkan waktu saat Bears Power mengindikasikan kelemahan atau kekuatan pasar bearishLow baru pada harga dan low baru pada Bears Power menjadi sinyal bahwa tren turun masih berlanjutTetapi jika Bears Power membentuk low yang lebih landai daripada harga, membentuk sinyal bullish divergence: tutup posisi short anda dan bersiap untuk tren naik berikutnya.

Dapat disimpulkan bahwa terbentuknya divergence di antara Bulls dan Bears Power terhadap harga mengindikasikan peluang transaksi paling baik. Elder-rays dipandang sangat akurat dan efektif dalam proses identifikasi peluang-peluang ini.

Hammer Terlihat Di Minyak

Posted on

Monexnews – Pada grafik harian, terbentuknya pola candle stick “hammer” dapat memberikan peluang kenaikan untuk sementara waktu. Namun, minyak perlu mencatatkan level penutupan harian di atas batas atas channel bearish ($106.30) untuk bisa melanjutkan momentum kenaikan. Sentimen bearish masih ada dengan turunnya indikator MACD, dan Stochastic, minyak yang berada di dalam channel bearish.

Dari sisi fundamental, investor tetap khawatir dengan potensi terganggunya supplai minyak dari Timur Tengah pasca kudeta militer Mesir. Laporan Wall Street Journal yang isyaratkan Fed mungkin tidak akan merubah program pembelian obligasi pada pertemuan minggu depan juga dapat memberikan sentimen positif.

Outlook minyak netral; dimana posisi long  lebih sesuai dengan stop-loss $104.00.  $106.30 dan $107.15 (batas atas channel bearish dan harga tertinggi 16 Juli) adalah resisten. $104.75 dan $104.06 (harga terendah 24 dan 25 Juli) merupakan support.

Resistance Level : $106.30, $107.15, $107.50

Support Level     : $104.75, $104.06, $103.60


 

Market Movers: Dollar AS Masih Melemah

Posted on

Monexnews – Indeks dollar AS kembali mengalami tekanan turun setelah dua data ekonomi AS yang dirilis semalam lebih buruk dari prediksi pasar. Data klaim tunjangan pengangguran mingguan dirilis sebesar 343 ribu lebih tinggi dari prediksi 339 ribu. Sementara data pesanan barang tahan lama inti tidak mengalami perubahan lebih rendah dari prediksi yang mengharapkan kenaikan 0,5%.

Tren pelemahan dollar AS ini kelihatannya bisa berlanjut pada akhir pekan ini. Pelemahan dollar AS ini dipicu oleh pernyataan Bernanke yang mengatakan bahwa perekonomian AS masih membutuhkan kebijakan yang sangat akomodatif. Bernanke juga menyampaikan bahwa masih terlalu pagi untuk melihat bahwa pada bulan September akan terjadi pengurangan stimulus karena perubahan kebijakan monetersangat tergantung oleh hasil data-data ekonomi AS dan kondisi pasar keuangan global ke depannya.

Malam ini ada satu data AS yang akan dirilis yaitu data revisi survei sentimenkonsumen AS oleh Universitas Michigan yang diprediksi 84.0. Data survei sentimen konsumen AS sejauh ini sudah menunjukkan tren yang membaik sehingga bila hasil revisi jauh di bawah prediksi, kemungkinan bisa membuat dollar AS kembali melemah. Dan apabila tidak terlalu berbeda jauh dengan prediksi, kemungkinan tidak terlalu berpengaruh terhadap pergerakan dollar AS saat ini.