Month: Desember 2016

Market Movers: Dolar Masih Berpotensi Menguat di Tengah Volume Perdagangan Yang Sepi

Posted on

Dolar mempertahankan penguatan terhadap yen pada hari Rabu dengan bergerak di dekat level tertinggi 10-1/2 bulan pada hari Rabu, setelah perilisan data ekonomi AS yang kuat semalam memperkuat pandangan bahwa Federal Reserve akan lebih hawkish di tahun depan. Untuk hari ini sendiri, dolar AS kembali berpotensi menguat karena data penjualan rumah tertunda di AS yang dirilis pada pukul 22:00 WIB diperkirakan akan lebih tinggi diperiode November.

Pasar ekuitas Asia bergerak bervariasi pada awal perdagangan hari Rabu di tengah sesi perdagangan yang sepi. Indeks saham Nikkei berpotensi untuk menguat dikarenakan pelemahan mata uang yen dibalik penguatan dolar AS karena data ekonomi AS semalam masih mendukung ekspektasi untuk kenaikan suku bunga yang lebih banyak pada tahun depan. Pelemahan mata uang yen akan membantu saham-saham perusahaan eksportir.

Harga emas sedikit menguat di awal perdagangan hari Rabu, kemungkinan disebabkan oleh adanya aksi bargai hunting, namun untuk penguatannya sendiri kemungkinan terbatas mengingat dolar AS yang masih kuat pasca perilisan data kepercayaan konsumen AS semalam serta data penjualan rumah tertunda AS yang akan dirilis pada pukul 22:00 WIB diperkirakan akan menunjukkan kenaikan yang signifikan.

Harga minyak melemah tipis di awal perdagangan hari Rabu. Untuk harga minyak kemungkinan tidak banyak pergerakan karena investor yang terlihat lebih cenderung menahan diri menjelang tindakan resmi untuk pengurangan produksi oleh para produsen OPEC dan non OPEC pada tanggal 1 Januari 2017.

Trading Forex & Gold Spread Star from ZERO, Silakan registrasi disini Demo Account http://www.mifx.com/IyanSauri/demo
Terima kasih

Minyak Bearish Jangka Pendek, Menguji Support di 51.00

Posted on

Tren perdagangan minyak berpotensi bearish dalam jangka pendek seiring indikator EMA-8 dan EMA 21 yang bersilang dan menuju ke bawah. Namun, selama harga masih bergerak di atas sinyal EMA 125 di 51.00, harga berpeluang untuk rebound kembali.

Support       : 52.00 – 51.00 – 49.90
Resistance : 53.00 – 53.75 – 54.50

https://i1.wp.com/files.monexnews.com/src/Gambar%20Teknikal%20Komoditi/Desember%202016/CLS10.mH4%2023121.jpg

EURUSD Masih Potensi Bearish, Waspadai Resisten di 1.0565

Posted on

Tren untuk pergerakan EURUSD terlihat akan bullish dalam jangka pendek seiring indikator EMA-8 dan EMA 21 yang bersilangan bergerak ke atas. Namun selama harga masih bergerak di bawah EMA 125, tren secara keseluruhan masih bearish.

Support       : 1.0420 – 1.0350 – 1.0250
Resistance : 1.0470 – 1.0565 -1.0670

https://i1.wp.com/files.monexnews.com/src/Gambar%20Teknikal%20Forex/Desember%202016/EURUSD.mH4%202312.jpg

GBPUSD Bearish, Fokus Investor Ke Data Neraca Perdagangan

Posted on

Tren untuk pergerakan GBPUSD masih cenderung bearish, terutama selama harga masih bergerak di bawah sinyal EMA 8-21-125. Harga untuk pasangan mata uang ini berpeluang untuk rebound pada data neraca berjalan Inggris pukul 16:30 WIB. yang diperkirakan akan sedikit lebih baik dari periode sebelumnya

Support      : 1.2250 – 1.2200 – 1.2150
Resistance : 1.2350 – 1.2425 – 1.2480

https://i2.wp.com/files.monexnews.com/src/Gambar%20Teknikal%20Forex/Desember%202016/GBPUSD.mH4%202312.jpg

XAUUSD Masih Cenderung Bearish, Menargetkan Ke Area 1116

Posted on

Berdasarkan grafik 4 jam, tren untuk pergerakan emas masih cenderung bearish, terutama selama harga masih bergerak di bawah EMA 8-21-125. Tren bearish kemungkinan akan berlanjut dengan data AS nanti malam diperkirakan masih akan berikan dukungan positif untuk dolar.

Support        : 1128 – 1122 – 1116
Resistance  : 1132 – 1137 – 1145

https://i1.wp.com/files.monexnews.com/src/Gambar%20Teknikal%20Komoditi/Desember%202016/XAUUSD.mH4%202312.jpg

XAUUSD Berpotensi Merosot ke Area $1121

Posted on

Harga emas berpeluang membukukan penurunan 3-sesi beruntun pada hari Kamis seiring outlook kenaikan suku bunga AS di tahun depan terus menggerus daya tarik aset non-yield seperti bullion. Sementara beberapa data ekonomi AS seperti durable goods, GDP dan klaim pengangguran yang dirilis nanti malam juga bisa mempengaruhi arah pergerakan harga emas dalam jangka pendek.

Namun, bagaimanapun, pergerakan harga mungkin akan terbatas seiring menyusutnya volume perdagangan menjelang libur Natal dan Tahun Baru.

Di sisi teknikal, pergerakan bearish masih mungkin berlanjut seiring EMA-8 pada grafik 1-jam bergerak turun di bawah EMA-21. Harga yang terus tertahan di bawah EMA-125 juga mendukung prospek tersebut. Dibutuhkan konsistensi di bawah area 1125.80 untuk mendorong pelemahan lebih lanjut menuju setidaknya area 1121.25 dalam waktu dekat.

Resisten: 1131.00 – 1136.00 – 1140.75
Support: 1125.80 – 1121.25 – 1116.60
Direction: Bearish.

Ingin trading emas klik link ini http://www.mifx.com/IyanSauri/live

https://i2.wp.com/files.monexnews.com/src/Gambar%20Teknikal%20Komoditi/Desember%202016/XAUUSD_22des.jpg

Kembali Bearish, Minyak Berpeluang Menguji $51.20

Posted on

Pelemahan harga minyak masih mungkin berlanjut pada hari Kamis seiring sentimen tertekan oleh data persediaan minyak mentah AS, yang menunjukkan kenaikan mengejutkan pekan lalu. Namun pergerakan harga berpotensi terbatas seiring menipisnya volume perdagangan menjelang libur Natal.

Di sisi teknikal, pergerakan bearish dalam jangka pendek mungkin berlanjut dengan EMA-8 pada grafik 1-jam masih bergerak di bawah EMA-21. Harga yang tergelincir di bawah EMA-125 juga memperkuat potensi tersebut. Diperlukan konsistensi di bawah area 52.40 untuk memicu penurunan lanjutan menuju setidaknya area 51.20 dalam waktu dekat.

Resisten: 52.95 – 53.50 – 54.10
Support: 52.40 – 51.80 – 51.20
Direction: Bearish.

Trading Crude oil silakan klik link ini http://www.mifx.com/IyanSauri/live

https://i0.wp.com/files.monexnews.com/src/Gambar%20Teknikal%20Komoditi/Desember%202016/CLS10_22des.jpg

Dollar Melemah, XAUUSD Beranjak Naik ke $1136

Posted on

Harga XAUUSD beranjak naik 0,32% ke kisaran $1136 pada sesi Asia hari Rabu, seiring Dollar AS tergelincir dari level tertinggi 14-tahun.

Penurunan volume perdagangan menjelang libur Natal dan Tahun Baru telah membuka peluang bagi harga emas untuk bergerak melebar. Setiap pelemahan Greenback bisa memicu para trader untuk berebut mengambil posisi di emas, meskipun dengan jumlah yang lebih sedikit.

Bagaimanapun, sinyal laju kenaikan suku bunga AS yang lebih cepat masih akan membebani harga komoditas berdenominasi Greenback termasuk emas dalam jangka panjang.

Belajar Trading GOLD? bisa daftar demo trading nya disini http://www.mifx.com/IyanSauri/demo
Terima kasih

 

banner-belajar-trading

Market Movers: Pasar Keuangan Nantikan Keputusan Bank of Japan

Posted on

Mata uang yen dan Swiss menguat pada hari Selasa setelah adanya dua serangan mematikan di Turki dan Jerman yang meningkatkan kewaspadaan di Rusia, untuk saat ini pasar akan fokus pada keputusan kebijakan Bank of Japan untuk melihat pandangan mereka setelah Federal Reserve AS menaikan suku bunga di bulan ini.

Pasar saham Asia bergerak bervariasi pada hari Selasa di tengah investor yang menantikan keputusan kebijakan Bank of Japan. Untuk saat ini pergerakan indeks Nikkei mengalami sedikit tekanan karena penguatan mata uang yen terkait masalah keamanan di Turki dan Jerman.

Harga emas berpeluang bergerak naik pada hari ini, karena adanya aksi kekerasan di Turki dan Jerman yang dapat membuat investor mengalihkan dana mereka ke aset safe haven, di tengah aksi beli pasca harga emas yang melemah akhir-akhir ini.

Harga minyak pada hari ini terlihat lebih cenderung bergerak netral, dengan likuiditas perdagangan yang meredup menjelang libur Natal di akhir pekan ini.336136-300926-dollars

Market Movers: Keputusan The Fed Tingkatkan Volatilitas Pasar

Posted on

Federal Reserve AS sesuai dengan perkiraan banyak pihak menaikan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 0,75%, namun dalam konfrensi pers sang pimpinan Janet Yellen mengatakan untuk tahun 2017, suku bunga setidaknya naik sebanyak tiga kali. Proyeksi tersebut lebih banyak dari perkiraan beberapa analis sebanyak dua kali, membuat volatilitas pasar meningkat tajam, bahkan hingga ke sesi Asia hari ini. Banyaknya data-data ekonomi peting yang dirilis hari ini membuat volatilitas akan terus tinggi. Dari Australia beberapa saat lalu dilaporkan data tenaga kerja yang variatif, AUDUSD sempat terlihat berusaha rebound. Dari Inggris, Bank of England (BoE) yang akan mengumumkan kebijakan moneter menjadi fokus pasar. BoE diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunga, namun bank sentral Inggris ini diperkirakan akan mengubah sikap menjadi netral dari sebelumnya dovish, sehingga berpotensi mendorog penguatan GBPUSD. Sementara dari AS akan beberapa data penting termasuk data inflasi. Kenaikan inflasi bisa mendorong penguatan dollar lebih lanjut, dan emas berpotensi melanjutkan penurunan. Penguatan dollar juga menekan harga minyak mentah, meski stok minyak AS dilaporkan berkurang.

Terima kasih