Weekly Outlook 21 – 31 Januari 2014 “Fokus Ke Tapering”

Posted on

Weekly Outlook - monexnews.com
Weekly Outlook | 27 – 31 Januari 2014
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Monex Investindo Futures
 
 

Emas Dibayangi Sentimen Risk Off, Waspada Support 1265

Monexnews – Pengaruh sentimen risk off atau pengalihan resiko dan juga tingginya permintaan fisik emas musiman di kawasan Asia mendorong penguatan harga emas Jumat kemarin.

Harga emas berhasil menyentuh level tertinggi 2 bulan di kisaran $1279 pagi ini. Setelah itu harga emas perlahan terkoreksi dan kini berada di kisaran $1271 per troy ons. Harga masih bergerak di atas bullish trend channel (garis coklat) yang mengindikasikan potensi penguatan lanjutan. Resisten terdekat di 1279, selanjutnya di 1285.

Namun bila harga menembus ke bawah level support di 1265, harga berpotensi menuju support selanjutnya di kisaran 1256.

Hari ini data penjualan rumah baru AS mungkin bisa menjadi market mover bagi emas. Data yang lebih buruk dari perkiraan mungkin bisa mengangkat harga emas lagi.

Emas Dibayangi Sentimen Risk Off, Waspada Support 1265

 

 

Shooting Star Terlihat di Euro

Monexnews – Pada grafik harian, terbentuknya candle stick “shooting star” dapat menyediakan tekanan penurunan bagi euro. Meski demikian, potensi penurunan masih bersifat koreksi dan mungkin terbatas hingga MA 50 (1.3635). Sentimen bullish masih ada dengan naiknya indikator MACD dan Stochastic serta euro yang masih diperdagangkan di atas MA 50-100-200. Sentimen cukup mixed dan ini mungkin akan mendorong pergerakan sideways di kisaran 1.3505 hingga 1.3810 untuk sementara waktu.

Fokus hari ini adalah data sentimen bisnis Jerman pada jam 16.00 WIB. Data mungkin dapat berikan harapan akan berlanjutnya momentum pemulihan ekonomi terbesar di zona-euro tersebut dan ini dapat berikan sentimen positif untuk euro. Meski demikian, investor mungkin akan bersikap waspada menjelang pertemuan FOMC pada 8-29 Januari dimana Federal Reserve akan mendiskusikan pengurangan pemberian stimulus moneter AS lebih lanjut. 

Outlook euro masih netral, dimana posisi short lebih sesuai untuk jangka pendek dengan stop-loss 1.3750 dengan potensi penurunan 1.3635.  

Sementara bila harga stabil di atas resistance 1.3740 maka euro berpotensi menguji 1.3830. Resisten berada di 1.3740 dan 1.3810 (harga tertinggi 24 Januari dan 18 Desember). Support di 1.3635 dan 1.3580 (MA 50 dan MA 100).

Resistance Level : 1.3740, 1.3810, 1.3850

Support Level     : 1.3635, 1.3580, 1.3505   

Shooting Star Terlihat di Euro

 

 

Kenaikan Aussie Bersifat Koreksi

Monexnews – Pada grafik harian, indikator Stochastic yang berada di area oversold dapat memberikan kesempatan naik untuk aussie. Namun, kenaikan masih bersifat koreksi dan mungkin terbatas. Sentimen masih bearish seiring aussie masih diperdagangkan di bawah MA 50-100-200, di dalam channel bearish, dan turunnya indikator MACD.

Untuk jangka pendek, posisi short lebih sesuai dengan stop-loss 0.8890 dan potensi penurunan hingga 0.8500.   

Sementara bila harga stabil di atas resistance 0.8890 maka aussie berpotensi menuju 0.8970. Resisten berada di 0.8775 dan 0.8820 (harga tertinggi 24 Januari dan terendah 18 Desember). Support terdekat di 0.8660 dan 0.8630 (harga terendah 24 Januari 2014 dan 19 Juli 2010).

Resistance Level : 0.8775, 0.8820, 0.8890 

Support Level      : 0.8660, 0.8630, 0.8590 

Kenaikan Aussie Bersifat Koreksi

 

 

Profit-Taking Sterling Dapat Berlanjut

Monexnews – Pada grafik harian, kegagalan sterling untuk mengatasi MA 200 bulanan (1.6635) masih dapat memberikan tekanan penurunan bagi sterling. Meski demikian, potensi penurunan masih bersifat profit-taking dan mungkin terbatas hingga MA 50 (1.6365). Sentimen bullish masih ada mengingat sterling masih diperdagangkan di atas MA 50-100-200 dan di dalam channel bullish. Sterling mungkin akan bergerak sideways di kisaran 1.6365 hingga 1.6660 untuk sementara waktu mengingat sterling sepertinya tengah mengalami konsolidasi seperti yang ditunjukan oleh mendatarnya indikator MACD dan Stochastic.

Untuk jangka pendek, posisi short  lebih sesuai dengan stop-loss 1.6670 dengan potensi penurunan 1.6370.

Sementara bila harga stabil di atas resistance 1.6670 maka sterling berpotensi menuju 1.6745. Resisten berada di 1.6575 dan 1.6635 (harga tertinggi 27 Desember dan MA 200 bulanan). Support di 1.6470 dan 1.6400 (harga terendah 27 dan 21 Januari).

Resistance Level : 1.6660, 1.6700, 1.6745

Support Level      : 1.6470, 1.6400, 1.6365

Profit-Taking Sterling Dapat Berlanjut

 

 

GBPJPY Tertahan MA 50

Monexnews – Rebound GBPJPY pada perdagangan hari ini masih tertahan oleh MA 50 pada kisaran 169.00, pemebusan konsisten diatas area tersebut dapat membawa harga terus bergerak naik menuju area 170.00. Indikator MACD dan stochastic yang masih bergerak turun dapat membatasi kenaikan GBPJPY.

Kegagalan menembus MA 50 dapat kembali menekan harga menuju support terdekat berada pada kisaran 168.25, dan selanjutnya 167.70, Penembusan di bawah area tersebut dapat membawa harga menuju support 166.75.

Penguatan yen pada pekan lalu ditopang oleh anjloknya mata uang negara berkembang serta bursa saham global yang membuat peningkatan permintaan yen sebagai mata uang safe haven.  Rebound bursa saham global dapat memberikan peluang penguatan GBPJPY. 

GBPJPY Tertahan MA 50

 

 

USDCHF Berpotensi Rebound

Monexnews – Franc pada pekan lalu berhasil menguat tajam terhadap dollar dua hari beruntun akibat kebijakan pemerintah Swiss yang menaikkan tingkat modal yang harus dimiliki bank umum untuk menjamin hipotek merekam yang mengakibatkan kondisi pasar uang menjadi lebih ketat. Selain itu aksi jual besar-besaran mata uang negara berkembang yang meningkatkan daya tarik franc sebagai safe haven hingga berhasil menyentuh level 0.8900 untuk pertama kalinya dalam tiga minggu terakhir.

Pada perdagangan hari ini sentiment bisa berbalik positif ke dollar jika data New Home Sales AS yang akan dirilis hari ini diatas ekspetasi. Indikator stochastic dan RSI yang berada pada wilayah jenuh jual juga menambah potensi rebound dollar. Resisten terdekat terlihat pada kisaran 0.8970, penembusan diatas area tersebut dapat membawa  harga naik menuju 0.9000 – 0.9025. Sementara jika data New Home Sales AS dirilis lebih rendah dari eskpetasi, USDCHF kemungkinan akan kembali bergerak ke bawah menguji kembali support 0.8900.

USDCHF Berpotensi Rebound

 

 

Yen Menguat 0.2% Dari Penutupan Jumat

Monexnews – Yen turun ke kisaran 101.75 pada awal hari Senin, level terendah sejak 6 Desember, sebelumnya diperdagangkan pada 102.22yen, dan turun sekitar 0.2%. posisi Yen sebagai Safe Haven nampak kembali mendominasi.

Bursa-bursa Asia melemah dan mata uang Yen menguat ke level terendah 7 minggu pada hari Senin, seiring pasar tetap tertekan dengan Federal Reserve US bersiap melanjutkan pemotongan stimulus dan pengetatan kondisi kredit di China meningkatkan ketakutan adanya perlambatan ekonomi.

Fed berpeluang melanjutkan pemotongan sebesar $10 billion lagi pada pertemuan 2 hari mereka yang akan dimulai hari Selasa (Rabu dini hari WIB), dan nampak masih tidak akan berubah terhadap kondisi pasar saat ini.

Investor tetap berhati-hati terhadap imbas pengetatan kondisi kredit di China seiring pemerintah pusat berniat memotong bertambahnya pinjaman-pinjaman beresiko tinggi.

Trend Bearish

Res         : 102.66 – 103.08 – 103.40

Sup        : 101.32 – 100.90 – 100.58

Yen Menguat 0.2% Dari Penutupan Jumat

Tinggalkan Balasan, Alamat Email dan No HP, supaya kami bisa menghubungi Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s