Bulan: Juli 2013

Analisa Harian 24 Juli 2013

Posted on

Aussie Terperangkap Di Dalam Ascending Triangle

Monexnews – Pada grafik harian, naiknya indikator stochastic dan MACD dapat menyediakan peluang kenaikan bagi aussie. Meski aussie telah keluar dari channel bearish namun sentimen bearish belum sepenuhnya hilang mengingat aussie masih diperdagangkan di bawah Moving Average (MA) 50-100-200. Pergerakan aussie yang kini terperangkap di dalam ascending triangle juga isyaratkan kondisi sideways untuk sementara waktu. Aussie perlu mencatatkan level penutupan harian di atas 0.9320 untuk melanjutkan momentum kenaikan. Namun, waspadai penembusan batas bawah triangle karena ini dapat menjadi sinyal meningkatnya tekanan bearish.

Untuk jangka pendek, posisi short lebih sesuai dengan stop-loss 0.9355. 0.9305 dan 0.9345 (harga tertinggi 11 Juli dan 26 Juni) merupakan resistance. 0.9210 dan 0.9135 (batas bawah channel bearish sebelumnya dan harga terendah 18 Juli) akan menjadi support.

Resistance Level : 0.9305, 0.9345, 0.9410

Support Level      : 0.9210, 0.9135, 0.9085

 

GBPJPY: BIas Bullish Dalam Jangka Pendek Ditopang Data Zona Euro

Monexnews – Pada grafik 1 jam, GBPJPY terus bergerak naik setelah dirilisnya data ekonomi dari zona euro (Perancis), namun disini kita juga harus berhati-hati untuk adanya koreksi seiring indikator stochastic sudah berada di kisaran level 90 (overbought).

Untuk pergerakan GBPJPY saat ini masih bullish menguji ke area resisten terdekat di wilayah 153.65 (level tertinggi 23 Juli), jika harga berhasil melewati area tersebut tidak menutup kemungkinan harga akan bergerak bullish lebih lanjut dengan menargetkan ke area 154.15 (level tertinggi 11 Juni). Untuk sisi bawahnya, level support terdekat terlihat berada di kisaran area 153.00 (MA 50), jika harga kembali menembus kebawah area tersebut, mungkin saja akan memicu bearish lebih lanjut menguji ke area 152.57 (level terendah 22 Juli).

 

Sterling Dapat Uji Channel Bullish

Monexnews – Pada grafik harian, indikator Stochastic yang berada di area overbought dapat menyediakan peluang penurunan bagi sterling untuk menguji batas bawah channel bullish. Namun, potensi penurunan masih bersifat koreksi dan mungkin terbatas hingga batas bawah channel bullish. Sentimen bullish masih dominan seiring sterling berada di dalam channel bullish, diperdagangkan di atas Moving Average (MA) 50-100, dan naiknya indikator MACD. Meski demikian, sterling perlu mencatatkan level tertinggi harian yang semakin tinggi untuk melanjutkan momentum rally.

Untuk jangka pendek, posisi long lebih sesuai dengan stop-loss 1.5240. 1.5410 dan 1.5475 (harga tertinggi 11 April dan 25 Juni) merupakan resistance. 1.5300 dan 1.5255 (harga tertinggi 3 Juli dan terendah 22 Juli) adalah support.

Resistance Level : 1.5410, 1.5475, 1.5530

Support Level      : 1.5300, 1.5255, 1.5195

 

EURJPY: Bias Neutral, Menunggu Data Zona Euro

Monexnews – Pada grafik 4 jam, pergerakan EURJPY terlihat datar seiring indikator stochastic dan RSI bergerak di kisaran level 50, seiring harga saat ini sedang menunggu data dari zona euro yang mungkin akan menggerakan harga kedepannya.

Pada hari ini diperkirakan harga berpotensi akan bergerak pada kisaran 130.90 – 132.25. Jika harga mampu menembus level 132.25 ( level tertinggi 22 Juli) kemungkinan harga bisa bergerak bullish lebih lanjut menuju ke area 132.86 (level tertinggi 23 Mei). Dan untuk sebaliknya jika harga mampu menembus kebawah area 130.90 (MA 50), kemungkinan harga akan bergerak turun untuk menguji ke area 130.27 (MA 100)

 

Euro Masih Bullish

Monexnews – Pada grafik harian, naiknya indikator MACD dapat menyediakan peluang kenaikan untuk euro. Sentimen bullish cukup dominan dengan euro yang membentuk level rendah harian semakin tinggi, berada di dalam channel bullish, dan di atas Moving Average (MA) 50-100-200. Meski demikian, waspadai aksi profit-taking mengingat indikator stochastic kini berada di area overbought. Potensi penurunan masih bersifat koreksi dan mungkin terbatas hingga batas bawah channel bullish.

Fokus hari ini adalah data manufaktur Perancis, Jerman, dan zona-euro yang mulai dirilis jam 14.00 WIB hingga 15.00 WIB. Survei menunjukan adanya perbaikan aktivitas sektor manufaktur di zona-euro. Ini dapat memberikan harapan segera keluarnya zona-euro dari jurang resesi dan bisa memberikan sentimen positif untuk euro.

Untuk jangka pendek, posisi long lebih sesuai dengan stop-loss 1.3140. 1.3240 dan 1.3305 (harga tertinggi 1 Mei dan 6 Juni) adalah resisten. 1.3160 dan 1.3080 (harga terendah 23 Juli dan MA 200) merupakan support.

Resistance Level : 1.3240, 1.3305, 1.3360

Support Level      : 1.3160, 1.3080, 1.3030

 

Analisa Harian 22 Juli 2013 “Emas Menguat Di Atas 1304”

Posted on

Emas Menguat Di Atas 1304

Monexnews – Di hari pertama pekan ini, harga emas langsung dibuka menguat dan mendapatkan sentimen positif sepanjang pagi tadi. Dua faktor yang menjadi pendorong kenaikan harga emas pagi ini yaitu bank sentral AS membuka peluang pengurangan stimulus bisa tidak terjadi di akhir tahun ini dan data perdagangan komoditi Emas CFTC untuk periode 9-16 Juli 2013 lalu menunjukkan kontrak beli emas oleh para manajer keuangan dan hedge fund mengalami kenaikan.

Harga emas sudah menguat hingga ke level $1323 per troy ons dari level pembukaan $1297 per troy ons. Level support dan resisten terdekat yang terbentuk berada di kisaran 1310 dan 1324. Dengan memanfaatkan momentum breakout, maka potensi penembusan level support bisa ke area 1297-1300. Sementara potensi penembusan level resisten bisa ke area 1333-1338.

Pada grafik 4 jam, harga sudah menembus ke atas area MA 200 di 1304. Apabila harga bisa stabil di atas MA 200 dalam waktu dekat, maka bisa mendukung penguatan emas lebih lanjut.

Hari ini, market mover lainnya adalah data penjualan rumah second (existing home sales) yang diperkirakan lebih baik dari bulan sebelumnya. Bila hasilnya lebih bagus dari perkiraan, bisa menopang penguatan dollar AS kembali dan menekan harga emas.

 

Euro Bentuk Symmetrical Triangle

Monexnews – Pada grafik harian, naiknya indikator Stochastic dan MACD dapat menyediakan peluang kenaikan untuk euro. Sentimen bullish cukup dominan dengan euro yang berada di dalam channel bullish dan di atas Moving Average (MA) 50-100-200. Meski demikian, terbentuknya pola “symmetrical triangle” isyaratkan periode konsolidasi. Euro perlu menembus batas atas triangle dan mencatatkan level penutupan harian di atas 1.3205 untuk melanjutkan momentum rally; dimana kegagalan dapat memicu aksi profit-taking.

Dari sisi fundamental, kegagalan diskusi antara partai politik di Portugal menegaskan resiko politik yang membanyangi anggota zona-euro tersebut. Namun, pernyataan Presiden Portugal yang yakin dengan koalisi pemerintahan sekarang dapat meredakan gejolak politik lebih lanjut di Portugal. Sentimen cukup positif setelah Cina menghapus batas bawah suku bunga kredit dan komitmen G-20 untuk lebih fokus dengan pemulihan ekonomi global.

Untuk jangka pendek, posisi long lebih sesuai dengan stop-loss 1.3020. 1.3205 dan 1.3240 (harga tertinggi 11 Juli dan 1 Mei) adalah resisten. 1.3075 dan 1.3030 (MA 200 dan 100) merupakan support.

Resistance Level : 1.3205, 1.3240, 1.3305

Support Level      : 1.3075, 1.3030, 1.2990

 

Sterling Harus Atasi MA 50

Monexnews – Pada grafik harian, naiknya indikator Stochastic dan MACD dapat menyediakan peluang kenaikan bagi sterling. Meski demikian, kenaikan sepertinya tertahan oleh Moving Average (MA) 50. Sterling harus bisa mencatatkan level penutupan harian di atas MA 50 (1.5285) untuk bisa melanjutkan momentum rally; dimana kegagalan dapat memicu aksi profit-taking. Potensi penurunan masih bersifat koreksi dan mungkin terbatas hingga batas bawah channel bearish.

Untuk jangka pendek, posisi long lebih sesuai dengan stop-loss 1.5110. 1.5320 dan 1.5375 (harga tertinggi 16 Mei dan 3 Juni) merupakan resistance. 1.5195 dan 1.5130 (level Fibonacci 38,2% dan 61,8% dari 15 Juli hingga 22 Juli) adalah support.

Resistance Level : 1.5320, 1.5375, 1.5440

Support Level      : 1.5195, 1.5130, 1.5080

 

Aussie Kembali Uji Channel Bearish

Monexnews – Pada grafik harian, naiknya indikator stochastic dan MACD dapat menyediakan peluang kenaikan bagi aussie untuk kembali menguji batas atas channel bearish. Meski demikian, potensi kenaikan bersifat koreksi dan mungkin terbatas hingga batas atas channel bearish. Sentimen bearish masih ada seiring aussie masih diperdagangkan di bawah Moving Average (MA) 50-100-200 dan di dalam channel bearish. Hanya level penutupan harian di atas batas atas channel bearish (0.9240) yang dapat meredakan tekanan penurunan.

Dari sisi fundamental, kebijakan Cina untuk menghapus batas bawah suku bunga kredit telah memberikan harapan akan dapat membaiknya kondisi mitra dagang utama Australia tersebut. Meski demikian, investor masih tetap waspada dengan kemungkinan pelonggaran moneter lebih lanjut dari bank sentral Australia.

Untuk jangka pendek, posisi short lebih sesuai dengan stop-loss 0.9310. 0.9240 dan 0.9290 (harga tertinggi 18 dan 17 Juli) merupakan resistance. 0.9160 dan 0.9110 (harga terendah 20 dan 28 Juni) akan menjadi support.

Resistance Level : 0.9240, 0.9290, 0.9340

Support Level      : 0.9160, 0.9110, 0.9040

 

GBPJPY: Outlook Sideways Dalam Jangka Pendek

Monexnews – Pada grafik 1 jam, pergerakan GBPJPY masih terlihat sideways, di dukung dengan indikator stochastic yang bergerak di kisaran level 50. Untuk hari ini diperkirakan GBPJPY akan bergerak pada kisaran 152.30 – 153.25 untuk jangka pendek. Harga harus menembus salah satu sisi tersebut untuk dapatkan petunjuk lebih lanjut untuk pergerakan harga.

Jika harga mampu menembus ke atas area 153.25 seharusnya dapat memicu pergerakan bullish lebih lanjut menuju ke area 153.75. Dan sebaliknya, jika harga mampu bergerak melewati area 152.30, dapat memacu harga bergerak bearish menuju wilayah 151.80.

 

EURJPY Sideways, Dengan Range Sempit 131.30 -131.80

Monexnews – EURJPY dalam grafik 1 jam cenderung bergerak sideways, dengan pergerakan harga berpotensi di kisaran antara area 131.30 – 131.80 dalam jangka pendek. Harga harus menembus salah satu area tersebut untuk memicu pergerakan lebih lanjut.

Untuk sisi atasnya, jika harga mampu bergerak lampui level 131.80, seharusnya akan memicu pergerakan bullish lanjutan setidaknya menuju ke area 132.20. Dan untuk sisi bawahnya, seandainya harga mampu menembus kebawah area 131.30 akan memicu pergerak bearish selanjutnya menuju ke wilayah 131.00 yang merupakan level support kunci.

 

USDCHF Terjebak Antara MA 100 Dan MA 200

Monexnews – Pada grafik harian, USDCHF terlihat terjebak antara MA 100 (0.9445) dan MA 200 (0.9360), yang mana harga harus menembus salah satu area tersebut untuk memicu tren harga selanjutnya.

Untuk sisi atasnya, pergerakan akan menjadi bullish jika harga berhasil melampui 0.9445, dengan menuju ke area 0.9500 yang merupakan resisten kunci untuk USD CHF pada hari ini. Dan sebaliknya, untuk sisi bawah, jika harga melampaui area 0.9360, seharusnya bisa memicu pergerakan bearish lebih lanjut menuju ke area 0.9300 yang merupakan level support kunci untuk USDCHF.

 

Analisa Harian 19 Juli 2013

Posted on

Penguatan Lanjutan Emas Tunggu 1301

Monexnews -Harga emas masih bergerak konsolidatif di bawah level 1301. Para pelaku pasar akan memperhatikan level itu sebagai konfirmasi penguatan harga emas lanjutan. Pergerakan di atas level ini baru membuka potensi penguatan ke level 1321-1335.

Sementara penembusan level support 1287, berpotensi membuka peluang pelemahan ke area 1267-70.

Tetimoni Bernanke di hadapan Senat AS semalam membuka peluang bahwa pengurangan stimulus tidak akan terjadi dalam waktu dekat dan masih harus menunggu konfirmasi dari perbaikan data-data ekonomi AS. Pernyataan ini memberikan tekanan turun bagi indeks dollar AS. Ke depannya, para pelaku pasar masih akan fokus pada data-data ekonomi AS untuk melihat kemungkinan pengurangan stimulus.

 

Euro Coba Bertahan Di Atas MA 50-100-200

Monexnews – Pada grafik harian, naiknya indikator Stochastic dan MACD dapat menyediakan peluang kenaikan untuk euro. Sentimen bullish cukup dominan dengan euro yang berada di dalam channel bullish dan di atas Moving Average (MA) 50-100-200. Meski demikian, euro perlu tetap bertahan di atas MA 50-100-200 dan mencatatkan level tertinggi harian yang semakin tinggi untuk menjaga momentum kenaikan.

Untuk jangka pendek, posisi long lebih sesuai dengan stop-loss 1.3020. 1.3175 dan 1.3205 (harga tertinggi 17 dan 11 Juli) adalah resisten. 1.3075 dan 1.3030 (MA 200 dan 100) merupakan support.

Resistance Level : 1.3175, 1.3205, 1.3240

Support Level      : 1.3075, 1.3030, 1.2990

 

Sterling Harus Bisa Atasi MA 50-100

Monexnews – Pada grafik harian, naiknya indikator Stochastic dan MACD dapat menyediakan peluang kenaikan bagi sterling. Meski demikian, waspadai aksi profit-taking ketika sterling menguji Moving Average (MA) 50-100. Sterling harus bisa mencatatkan level penutupan harian di atas MA 50 (1.5285) untuk bisa melanjutkan momentum rally. Batas bawah channel bullish dapat menahan potensi penurunan namun waspadai level penutupan harian di bawah channel bullish (1.5170) karena dapat memicu kejatuhan yang lebih dalam mengingat sentimen bearish masih ada seiring sterling masih diperdagangkan di bawah MA 50-100-200.

Untuk jangka pendek, posisi long lebih sesuai dengan stop-loss 1.5105. 1.5285 dan 1.5320 (MA 50 dan harga tertinggi 16 Mei) merupakan resistance. 1.5170 dan 1.5115 (level Fibonacci 61,8% dan 38,2% dari 15 Juli hingga 17 Juli) adalah support.

Resistance Level : 1.5285, 1.5320, 1.5375

Support Level      : 1.5170, 1.5115, 1.5080

 

EURJPY: Tren Bearish Menguji ke Area 130.10

Monexnews – Pada grafik 4 jam, pergerakan EURJPY cenderung bearish dalam jangka pendek seiring indikator stochastic bergerak kebawah dan lewati level 50. Untuk level support terdekat terlihat di kisaran wilayah 130.70, break kebawah dari area tersebut harga memasuki zona netral seiring tidak jelasnya petunjuk, namun apabila harga mampu menembus kembali kebawah area 130.10, maka akan memicu momentum pergerakan bearish lebih lanjut menuju wilayah 129.75.

Untuk sisi atas, level resisten terdekat terlihat berada di kisaran area 131.75, jika harga mampu break ke atas area tersebut seharusnya dapat memicu pergerakan bullish lebih lanjut menuju wilayah 132.08 (harga tertinggi pada saat penulisan).

 

Aussie Masih Di Channel Bearish

Monexnews – Pada grafik harian, naiknya indikator stochastic dan MACD dapat menyediakan peluang kenaikan. Meski demikian, potensi kenaikan bersifat koreksi dan mungkin terbatas hingga batas atas channel bearish. Sentimen bearish masih ada seiring aussie masih diperdagangkan di bawah Moving Average (MA) 50-100-200 dan di dalam channel bearish. Hanya level penutupan harian di atas batas atas channel bearish (0.9250) yang dapat meredakan tekanan penurunan.

Untuk jangka pendek, posisi short lebih sesuai dengan stop-loss 0.9300. 0.9200 dan 0.9240 (harga tertinggi 9 dan 18 Juli) merupakan resistance. 0.9110 dan 0.9040 (harga terendah 28 Juni dan 8 Juli) akan menjadi support.

Resistance Level : 0.9185, 0.9240, 0.9290

Support Level      : 0.9110, 0.9040, 0.9000

 

GBPJPY: Pergerakan Sideways, Walaupun Stochastic Oversold

Monexnews – Pada grafik 1 jam, harga GBPJPY masih bergerak sideways walaupun indikator stochastic berada di level oversold, namun inilah yang harus di cermati seiring harga masih berada di atas MA 50 & 100, yang mungkin saja akan memicu potensi bullish dalam jangka pendek dan menengah.

Untuk level support terdekat terlihat di kisaran area 152.00, jika harga break kebawah area tersebut akan memicu tekanan bearish dalam jangka pendek menuju ke area 151.20 (MA 100). Dan untuk sisi atas, level resisten terdekat berada di kisaran area 153.00, dan jika break ke atas area tersebut dapat memicu pergerakan bullish kuat menuju area 153.37. Secara keseluruhan, selama harga masih di atas area 151.20, seharusnya momentum bullish masih bisa terjadi.

 

USDCHF Terjebak Antara MA 100 Dan MA 200

Monexnews –  Pergerakan USDCHF pada grafik 4 jam masih terjebak antara MA 100 (0.9400) dan MA 200 (0.9500) jadi untuk jangka pendek ini harga masih sideways, kecuali harga menembus salah satu sisi untuk dapatkan petunjuk lebih lanjut untuk bias pergerakan selanjutnya.

Jika harga menembus ke atas area 0.9500 akan berpotensi memicu pergerakan bullish dengan menuju level resisten selanjutnya yang terlihat di kisaran 0.9585. Namun, untuk sebaliknya jika harga menembus ke kebawah area 0.9400, dapat berpotensi merubah tren menjadi bearish jika harga mampu mencapai level suppot berikutnya di area 0.9355.

 

Analisa Harian 18 Juli 2013 “Emas Tergelincir, Potensi ke 1267”

Posted on

Emas Tergelincir, Potensi ke 1267

Monexnews – Harga emas mendapatkan momentum negatif dari testimoni Bernanke dan tidak bisa menembus level resisten 1299 semalam. Pagi ini harga sudah bergerak di kisaran 1275-an dan membentuk support di kisaran 1273. Di bawah level support tersebut, harga berpotensi melanjutkan pelemahan mendekati level support selanjutnya di 1267. Dan support selanjutnya di 1251.

Sementara resisten terdekat di kisaran 1280. Penembusan level resisten ini berpotensi membawa emas mendekati resisten selanjutnya di kisaran 1284-86. Dan di atas level tersebut, harga berpotensi kembali mendekati resisten yang cukup kuat di 1299.

Testimoni Bernanke semalam masih membuka potensi pengurangan stimulus bila data-data ekonomi AS yang terkait dengan tenaga kerja, inflasi dan pertumbuhan sudah membaik. Namun pengurangan stimulus ini tidak serta merta akan diikuti oleh kenaikan suku bunga. Peluang pengurangan stimulus yang masih terbuka ini membuat dollar AS menguat dan emas tertekan.

Malam ini, Bernanke masih akan melakukan testimoni dan kali ini di hadapan komite perbankan senat AS dan masih akan membahas masalah yang sama. Data-data ekonomi AS yaitu data klaim tunjangan pengangguran mingguan dan data indeks manufaktur wilayah Philadelphia juga akan dirilis. Bila data-data ini lebih bagus dari ekspektasi pasar, dollar akan kembali menguat dan harga emas tertekan.

 

EURJPY: Bias Sideways Dalam Kisaran 131.50 – 130.25


Monexnews -Trend untuk EURJPY masih cenderung sideways dalam jangka pendek namun bias dapat berubah menjadi bullish jika harga mampu break ke atas area 131.50, seiring pergerekan indikator stochastic pada grafik 4 jam masih menunjukkan pergerakan ke atas, jika harga mampu break ke atas area tersebut dapat memicu pergerakan bullish lebih lanjut menuju ke wilayah 131.90.

Dan sebaliknya, untuk sisi bawahnya, level support terdekat terlihat di kisaran wilayah 130.25 MA 100 , seandainya harga mampu break kembali ke bawah area tersebut memungkinkan untuk adanya pergerakan bearish lebih lanjut menuju area 129.90 MA 200.

 

GBPJPY: Bias Bearish Seiring Melemahnya Pound dan Yen

Monexnews – Pergerakan GBPJPY pada grafik 1 jam cenderung bearish seiring indikator stochastic berada pada kondisi overbought, di dukung dengan semakin melemahnya mata uang yen dan pound.

Dalam jangka pendek, level support terdekat terlihat di kisaran wilayah 151.35, jika harga mampu menembus kebawah area tersebut, seharusnya akan memicu pergerakan bearish lainnya menuju ke wilayah 150.80. Untuk sisi atasnya, level resisten terdekat berada di area 152.45 sebelum menuju ke area 153.00 yang merupakan resisten kunci untuk hari ini.

 

 

USD CHF: Bias Netral Dengan Kisaran Ketat 0.9400 – 0.9450

Monexnews –

Pergerakan USDCHF dalam grafik 1jam dalam tren sideways dengan kisaran sempit anatara area 0.9400 – 0.9450, harga harus menembus salah satu sisi tersebut untuk dapatkan petunjuk pergerakan selanjutnya.

Untuk level resisten terdekat terlihat di kisaran area 0.9450 yang sampai saat penulisan ini belum mampu di tembus, jika harga mampu melewati area tersebut dapat memicu pergerakan bullish lebih lanjut menuju area 0.9500 yang merupakan resisten kunci. Dan sebaliknya jika harga mampu menembus kebawah area  0.9400 (level terendah pada saat penulisan), dapat memicu tekanan bearish lebih lanjut menuju wilayah 0.9355.

 

MA 50-100-200 Dapat Tahan Penurunan Euro

Monexnews – Pada grafik harian, naiknya indikator Stochastic dan MACD dapat menyediakan peluang kenaikan untuk euro. Namun keluarnya euro dari channel bullish isyaratkan rapuhnya momentum bullish dan ini berarti euro mungkin akan bergerak sideways untuk sementara waktu. Potensi penurunan masih terbatas dan mungkin dapat tertahan oleh Moving Average (MA) 50-100-200.

Untuk jangka pendek, posisi long lebih sesuai dengan stop-loss 1.3020. 1.3150 dan 1.3205 (harga tertinggi 25 Juni dan 11 Juli) adalah resisten. 1.3030 dan 1.2990 (MA 100 dan harga terendah 15 Juli) merupakan support.

Resistance Level : 1.3150, 1.3205, 1.3240

Support Level      : 1.3030, 1.2990, 1.2955

 

Sterling Kembali Uji Channel Bullish

Monexnews – Pada grafik harian, naiknya indikator Stochastic dan MACD dapat menyediakan peluang kenaikan bagi sterling. Waspadai potensi penurunan seiring sterling kini terlihat kembali menguji batas bawah channel bullish. Penutupan level harian di bawah channel bullish (1.5130) dapat memicu kejatuhan mengingat sentimen bearish masih ada seiring sterling masih diperdagangkan di bawah MA 50-100-200.

Fokus hari ini adalah data penjualan ritel Inggris pada pukul 15.30 WIB. Prediksi menunjukan data penjualan ritel yang lemah akan menegaskan rapuhnya momentum pemulihan ekonomi Inggris. Meski demikian, sentimen bearish sterling mulai berkurang setelah kemarin minutes BoE tunjukan semua petinggi bank sentral Inggris tidak ingin menambah stimulus moneter.

Untuk jangka pendek, posisi long lebih sesuai dengan stop-loss 1.5110. 1.5220 dan 1.5265 (harga tertinggi 18 dan 17 Juli) merupakan resistance. 1.5120 dan 1.5080 (level Fibonacci 61,8% dari 15 Juli hingga 17 Juli dan harga terendah 17 Juli) adalah support.

Resistance Level : 1.5220, 1.5265, 1.5290

Support Level      : 1.5120, 1.5080, 1.5025

 

Bernanke Terlihat Memisahkan Masalah Pengurangan QE dari Kenaikan Suku Bunga

Posted on

Ketua Federal Reserve Ben Bernanke akan memiliki kesempatan untuk menggunakan testimoni ke Kongres pada hari ini untuk menyampaikan pesannya bahwa pengurangan pembelian aset bukan berarti adanya kenaikan suku bunga acuan dari Fed.

Bernanke mengatakan bahwa the Fed mungkin akan mengurangi pembelian obligasi yang senilai $85milyar/bulan pada akhir tahun ini, dengan asumsi pertumbuhan ekonomi mencapai perdiksi the Fed. Pada saat yang sama, perkiraan para pembuat kebijakan menunjukkan bahwa tingkat suku bunga federal tidak akan naik sampai 2015, masih lama, bahkan sampai  setelah Bernake akhiri jabatan kedua kalinya pada tanggal 31 Januari.

“Pesan yang beragam akan terus berlanjut,” kata Michael Gapen, ekonom senior di Barclays Plc di New York dan mantan ekonom the Fed.”Pandangan mereka untuk lingkungan dimana kita dapat mulai pengurangan – menjadi bernada hawkish pada pengurangan stimulus lalu beralih menjadi nada dovish pada kenaikan suku bunga.”

Para investor di lembaga keuangan federal saat ini mulai menyerap pesan dari Bernanke. Mereka melihat sebanyak 44 persen kesempatan bank sentral akan naikan suku bunga dari dekat nol sampai akhir 2014, menurut data yang disusun oleh Bloomberg, Itu turun dari 53 % pada tanggal 10 Juli, sehari sebelum Bernanke mengatakan “kebijakan moneter yang akomodatif masih diperlukan pada ekonomi AS di masa mendatang.”

Market Movers: Testimoni Ben Bernanke

Posted on

Monexnews – Testimoni Bernanke Malam ini di hadapan Komite Jasa Keuangan Parlemen AS akan menjadi klimaks pergerakan pasar keuangan hari ini. Seperti biasa Ben Bernanke akan menjawab pertanyaan seputar outlook ekonomi dan kebijakanmoneter AS dari para anggota parlemen. Teks pidato testimoni Bernanke biasanya sudah dirilis sebelum acara testimoni dimulai. Jadi para pelaku pasar bisa membaca dan menganalisa terlebih dahulu teks testimoni tersebut.

Bulan Mei lalu saat Bernanke menjawab pertanyaan dari anggota parlemen dalam acara testimoni di hadapan komite gabungan parlemen, pasar keuangan menjadi sangat volatile dan dollar AS menguat karena Bernanke mengungkapkan ada rencana pengurangan stimulus moneter. Bila kali ini Bernanke menyebutkan bahwa ekonomi AS masih memerlukan kebijakan yang sangat akomodatif, pasar kemungkinan akan bereaksi negatif terhadap dollar AS.

Sebelumnya pada sore hari serangkaian data ekonomi dari Inggris akan dirilis. Data hasil voting suku bunga dan program pembelian aset Bank of England (BOE) bisa menjadi market mover penting. Indikasi BOE yang masih akan mempertahankan pelonggaran moneter dengan kemungkinan akan melonggarkan kembali bisa menjadi faktor pelemah nilai tukar sterling. Dan sebaliknya bila BOE tidak ada rencana untuk menambah stimulus, sterling bisa kembali menguat.

Data berikutnya adalah ada tenaga kerja Claimant Count (Data klaim tunjangan pengangguran) dan data tingkat pengangguran. Buruknya data tenaga kerja Inggris juga bisa memperlemah nilai tukar sterling.

Sementara Swiss akan merilis survei kesehatan ekonomi Swiss oleh ZEW. Pada survei-survei sebelumnya, menunjukkan bahwa ekspektasi responden terhadap kesehatan ekonomi Swiss masih fluktuaktif. Data terakhir menunjukkan angka 2.2, sama dengan data bulan sebelumnya.

Dari AS, data perumahan akan dirilis yaitu data ijin membangun (Building permits) dan data rumah yang baru dibangun (Housing Starts). Kedua data perumahan ini dari waktu ke waktu menunjukkan peningkatan yang mengindikasikan pasar perumahan AS makin membaik. Bila data ini lebih bagus dari ekspektasi, bisa menjadi salah satu faktor penguat dollar AS.

 

 

 

Emas masih Tertekan di Bawah 1299

Monexnews – Jelang testimoni Bernanke malam ini pukul 21.00 WIB, pagi ini, harga emas membentuk kisaran pergerakan sempit 1287-1293. Resisten terlihat masih di kisaran 1299. Tekanan bullish baru dimungkinkan bila harga berhasil menembus level resisten tersebut dengan potensi target ke area 1315-21 (atau kisaran Moving Average 200 grafik 4 jam).

Sementara level support di kisaran 1284. Tekanan turun sebelum testimoni, bisa membawa harga ke level support selanjutnya di kisaran 1277, berikutnya di 1267.

Data lain yang bisa menjadi market mover adalah data perumahan AS pada pukul 19.30 WIB. Membaiknya data ini bisa menguatkan dollar AS dan menekan harga emas. Teks testimoni Bernanke juga diperkirakan akan dirilis 1 jam sebelumnya sehingga para pelaku pasar bisa membaca dan menganalisa teks testimoni tersebut.

 

Euro Terlihat Bullish


Monexnews – Pada grafik harian, naiknya indikator Stochastic dan MACD dapat menyediakan peluang kenaikan lebih lanjut untuk euro. Sentimen bullish cukup dominan seiring euro berada di dalam channel bullish, dan diperdagangkan di atas Moving Average (MA) 50-100-200.

Fokus hari ini adalah pernyataan Ketua Federal Reserve, Ben S. Bernanke, pada jam 21.00 WIB. Prediksi menunjukan Fed’s Bernanke akan memberikan komentar bernada dovish yang dapat meredakan kekhawatiran pengurangan stimulus moneter Fed dalam waktu dekat. Ini dapat menjadi sentimen positif bagi euro.

Untuk jangka pendek, posisi long lebih sesuai dengan stop-loss 1.3020. 1.3170 dan 1.3205 (harga tertinggi 16 dan 11 Juli) adalah resisten. 1.3075 dan 1.3030 (MA 200 dan 100) merupakan support.

Resistance Level : 1.3170, 1.3205, 1.3240

Support Level      : 1.3075, 1.3030, 1.2990

 

EURJPY: Pergerakan Masih Sideways Dalam Jangka Pendek

Monexnews – Pergerakan EURJPY pada grafik 1 jam cenderung sideways dalam jangka pendek, seiring pergerakan harga masih bergerak di area sempit dengan potensi kisaran perdagangan antara area 129.95 – 130.81. Saat ini harga harus menembus salah satu sisi untuk dapatkan petunjuk lebih lanjut.

Jika harga mampu bergerak & menembus area 130.81, maka tren akan berubah menjadi bullish dalam jangka pendek dengan menguji ke area 131.45. Namun jika harga bergerak & menembus ke bawah area  129.95 (MA 100), itu dapat memicu pergerakan bearish menuju ke wilayah 129.70 (MA 200) dalam grafik 1 jam.

 

GBPJPY: Trend Bearish Dalam Jangka Pendek Sambil Nantikan Data Inggris

Monexnews – Trend untuk GBPJPY masih bearish seiring pound yang masih di bawah tekana jelang data penting dari Inggris. GBPJPY berada di bawah tekanan seiring harga juga belum mampu break ke atas area  150.69 yang merupakan MA 100 pada grafik 4 jam.

Untuk level resisten terdekat berada di kisarana rea  150.69, jika harga mampu menembus ke atas area tersebut, kemungkinan akan memicu pergerakan bullish lebih lanjut menuju ke wilayah 151.25 atau bahkan ke area 151.70. Dan untuk sisi bawahnya, jika harga mampu break kebawah area 149.60, harga bisa bergerak bearish lebih lanjut menuju wilayah 149.00 yang merupakan area kunci support.

 

Analisa Harian 17 Juli 2013

Posted on

Emas masih Tertekan di Bawah 1299

 Jelang testimoni Bernanke malam ini pukul 21.00 WIB, pagi ini, harga emas membentuk kisaran pergerakan sempit 1287-1293. Resisten terlihat masih di kisaran 1299. Tekanan bullish baru dimungkinkan bila harga berhasil menembus level resisten tersebut dengan potensi target ke area 1315-21 (atau kisaran Moving Average 200 grafik 4 jam).

Sementara level support di kisaran 1284. Tekanan turun sebelum testimoni, bisa membawa harga ke level support selanjutnya di kisaran 1277, berikutnya di 1267.

Data lain yang bisa menjadi market mover adalah data perumahan AS pada pukul 19.30 WIB. Membaiknya data ini bisa menguatkan dollar AS dan menekan harga emas. Teks testimoni Bernanke juga diperkirakan akan dirilis 1 jam sebelumnya sehingga para pelaku pasar bisa membaca dan menganalisa teks testimoni tersebut.

Emas ih Tertekan di Bawah 1299

 

 

 

Profit-Taking Minyak Dapat Berlanjut

Monexnews – Pada grafik harian, indikator Stochastic yang berada di area overbought dapat menyediakan kesempatan profit-taking pasca rally kencang sejak akhir Juni. Meski demikian, sentimen bullish masih ada dengan minyak yang diperdagangkan di dalam channel bullish, dan di atas Moving Average (MA) 50-100-200, serta naiknya indikator MACD. Potensi penurunan masih bersifat koreksi dan mungkin terbatas hingga batas bawah channel bullish. Meski demikian, minyak harus berhasil mencatatkan level penutupan di atas $107.40 untuk bisa melanjutkan rally; dimana kegagalan dapat kembali memicu aksi profit-taking.

Dari sisi fundamental, investor tetap khawatir dengan potensi terganggunya supplai minyak dari Timur Tengah pasca kudeta militer Mesir dan berkurangnya cadangan minyak AS menjelang publikasi data EIA nanti malam. Namun, investor juga akan bersikap waspada menjelang pidato Fed’s Bernanke yang dapat memberikan petunjuk atas outlook perekonomian AS, konsumen energi terbesar dunia.

Outlook minyak kini menjadi netral; dimana posisi short  lebih sesuai dengan stop-loss $107.50.  $106.60 dan $107.40 (harga tertinggi 15 dan 11 Juli) adalah resisten. $104.75 dan $104.00 (harga tertinggi 9 Juli dan batas bawah channel bullish) merupakan support.

Resistance Level : $106.60, $107.40, $108.20

Support Level     : $104.75, $104.00, $103.60

Profit-Taking Minyak Dapat Berlanjutj

Market Review & Technical Outlook 17 July 2013

Posted on

Market Review
 Ekspektasi Testimoni Bernanke Membebani Dollar. Dollar AS terdepresiasi versus Euro
seiring ekspektasi bahwa Ketua Federal Reserve Ben Bernanke akan kembali menegaskan
keberlanjutan kebijakan moneter akomodatif dalam testimoni di depan Kongres AS pekan ini. Namun
pelemahan terhadap Euro masih terbatasi oleh penurunan mengejutkan indeks sentimen investor
Jerman pada bulan Juli. Sementara lambatnya laju inflasi zona Euro juga mendukung ekspektasi
bahwa European Central Bank akan tetap mempertahankan suku bunga pada rekor terendah.
 Sterling Mengabaikan Data Inflasi Inggris. Sterling beranjak menguat seiring pelemahan
Dollar AS membantu meredam tekanan negatif yang datang dari komentar seorang pembuat
kebijakan BoE dan data inflasi yang di bawah perkiraan. Data CPI bulan Juni menunjukkan inflasi
Inggris tumbuh 2,9%, lebih lemah dari ekspektasi 3,0%, yang memberi BoE cukup ruang untuk
memperlonggar kebijakan lebih lanjut. Sementara Paul Fisher mengatakan jika pembahasan di bank
sentral masih lebih condong mengarah ke bagaimana menambah stimulus dibandingkan mengakhirinya.
 RBA Minutes Melegakan Aussie. Dollar Australia melonjak terhadap Greenback pasca
minutes rapat teranyar RBA mendorong investor memangkas ekspektasi penurunan suku bunga.
Prospek inflasi Australia, yang sedikit lebih tinggi akibat pelemahan mata uang, masih menyisakan
beberapa ruang untuk pelonggaran lebih lanjut, berdasarkan minutes pertemuan kebijakan 2 Juli
lalu.
 Tingkat Inflasi AS Mulai Stabil. Tingkat harga konsumen AS naik di bulan Juni dan tekanan
inflasi saat ini menunjukkan sinyal stabil, menjaga ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mulai
mengurangi pembelian obligasinya tahun ini. Sementara tingkat inflasi masih rendah, kenaikan bulan
lalu seharusnya membantu meredakan kecemasan di antara petinggi the Fed bahwa tekanan harga
di perekonomian terlalu rendah.
 Asia Was-Was Menjelang Testimoni Bernanke. Mayoritas saham Asia diperdagangkan
secara hati-hati pada hari Selasa, di tengah kekhawatiran atas outlook stimulus moneter AS. Nikkei
Jepang terapresiasi 0,65%, seiring depresiasi Yen mendongkrak kinerja saham eksportir. Sebaliknya,
pelemahan Yen justru melukai saham eksportir teknologi Korea Selatan dan membebani indeks
Kospi. Sementara indeks Hang Seng ditutup cenderung flat seiring kekhawatiran berkepanjangan
tentang perlambatan ekonomi membebani saham-saham perbankan dan property China.
 Wall Street Terlepas Dari Level Tinggi. Wall Street ditutup melemah pada hari Selasa,
dengan S&P 500 mematahkan rally selama 8 hari, menyusul sejumlah data ekonomi dan earnings
yang mix dan seiring investor ragu memasuki pasar menjelang testimoni gubernur the Fed Ben
Bernanke kepada Kongres. Dow ditutup di area negatif, terseret oleh penurunan pada saham CocaCola dan Walt Disney.
S&P 500 dan Nasdaq mengakhiri rally sepanjang 8 hari berturut-turut.
 Emas Optimis Menjelang Testimoni Bernanke. Harga emas naik pada hari Kamis seiring
tanda stabilnya tekanan inflasi di AS menandakan bahwa Federal Reserve tidak akan memulai
pemangkasan pembelian obligasinya dalam waktu dekat. Fokus investor emas masih tertuju pada
tertimoni gubernur the Fed Ben Bernanke kepada Kongres AS pada hari Rabu dan Kamis pekan ini,
yang diharapkan akan memberikan sinyal lanjutan mengenai waktu dan laju pemangkasan program
pembelian obligasi senilai 85 milyar dollar per bulan.
 Kejatuhan Bursa Saham Menyeret Harga Minyak. Harga minyak mentah turun untuk
pertama kalinya dalam 3 hari seiring bursa saham AS melemah dan presiden Federal Reserve Bank
of Kansas Esther George mengatakan bank sentral seharusnya memulai memangkas pembelian
asetnya dalam waktu dekat. Minyak turun sebanyak 0.3% seiring indeks Standard & Poor’s 500
mengakhiri rally terpanjang sejak bulan Januari. George, yang terus menentang stimulus tahun ini,
mengatakan bahwa the Fed seharusnya mengurangi pembelian obligasi senilai 85 milyar per
bulannya tersebut. Harga minyak juga tertekan seiring indikator teknikal menandakan rally
belakangan ini sudah terlalu berlebihan.
 Laba Goldman Sachs Berkali Lipat. Goldman Sachs Group Inc pada hari Selasa mengatakan
laba kuartalan miliknya berkali lipat, terdorong oleh pendapatan investasi dan rendahnya pajak,
namun investor cemas bahwa faktor tersebut takkan terulang pada periode mendatang, mendorong
saham Goldman Sachs turun. Segmen investasi dan pinjaman Goldman menghasilkan pendapatan
hampir 7 kali lipat dari tahun lalu pada kuartal kedua, jauh lebih banyak dari perkiraan analis.
 Dell Akan Tunda Voting Buyout. Dell Inc mungkin akan menunda pertemuan pemegang
saham untuk membahas tawaran buyout sebesar 24.4 milyar dollar dari Michael Dell dan perusahan
swasta Silver Lake Partners, karena voting penting tersebut dinilai terlalu cepat, menurut sumber
pada hari Selasa. Dewan komisaris Dell sedang mempertimbangkan penundaan tersebut sebagai
bagian dari perencanaa kontijensi, yang mana saat ini dijadwalkan akan digelar hari Kamis tanggal
18 Juli, ucap sumber tersebut. Aktivis investor Carl Icahn telah mempelopori oposisi terhadap
tawaran tersebut dan mengajukan proposalnya sendiri dengan Southeastern Asset Management Inc,
meski tidak akan menjadi voting pada hari Kamis.

Technical Outlook

·         EUR/USD. Bias masih netral dalam jangka pendek. Skenario bearish akan tetap valid namun memerlukan break dan level penutupan harian setidaknya di bawah area 1.3100 untuk melanjutkan scenario bearish menguji area 1.3050. Untuk pergerakan naik, resisten kunci masih ada di sekitar area 1.3200, break ke atas area tersebut dapat menjadi sinyal awal skenario reversal bullish. Resisten terdekat ada di sekitar area 1.3150, break ke atas area tersebut dapat memicu tekanan bullish lanjutan menguji area 1.3180 – 1.3200.

·         GBP/USD. Bias masih netral dalam jangka pendek. Resisten terdekat ada di sekitar area 1.5160, break ke atas area tersebut dapat memicu tekanan bullish lanjutan menguji area 1.5200 – 1.5240. Support terdekat ada di sekitar area 1.5060, diikuti oleh area 1.5040. Skenario bearish masih valid namun fase koreksi bullish juga masih berlaku. Kami lebih memilih untuk tidak memasuki pasar saat ini.

·         AUD/USDAUDUSD terpantul setelah mencetak level rendah baru, yang mengkonfirmasi price action turun yang volatile. Resisten harian ada di sekitar area 0.9235 telah diuji, break konsisten kembali ke atas area tersebut dapat memicu koreksi bullish lanjutan menguji area 0.9265. Untuk pergerakan turun, support terdekat ada di sekitar area 0.9175, diikuti oleh 0.9110.

·         XAU/USDGold sebagian besar terpantul pada range perdagangan di sekitar area 1275 – 1300. Bias masih netral menjelang testimony Bernanke pada hari Rabu dan Kamis, dengan break keluar dari range perdagangan ini akan memberikan kita petunjuk yang lebih jelas mengenai arah pererakan. Diantara menuju resisten pada area 1330 atau support pada area 1238.

·         Hang Seng Futures. Bias bullish dalam jangka pendek menguji area 21460, break diatas area tersebut seharusnya memicu momentum bullish lebih lanjut untuk menguji area 21540. Pada pergerakan kebawah, support terdekat terlihat pada area 21220, break dibawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral, lebih jauh menguji level support selanjutnya disekitar area 21070.

·         Nikkei Futures. Bias masih bullish dalam jangka pendek, resisten terdekat terlihat disekitar area 14610, break diatas area tersebut dakan memberikan dorongan harga naik dan menguji level resisten selanjutnya disekitar area 14750. Disisi lain, break dibawah area 14430 dapat memberikan tekanan harga turun dan menguji level support selanjutnya disekitar area 14365.

 

·         Kospi Futures. Bias masih bullish dalam jangka pendek, dibutuhkan break diatas area 244.50 untuk memicu momentum bullish lebih lanjut menuju area 245.10. Pada pergerakan kebawah, support terdekat berada disekitar area 241.30, break konsisten dibawah area tersebut akan memberikan lebih banyak tekanan harga menguji area 240.65.

Market Review & Technical Outlook 16 July 2013

Posted on

Market Review
 Testimoni Bernanke Menentukan Outlook Greenback. Dollar AS menguat versus Euro
dan Yen seiring pelaku pasar kembali mempertimbangkan potensi bahwa Federal Reserve cenderung
akan menjadi bank sentral utama pertama yang mengurangi kebijakan moneter ultra-longgar.
Namun apresiasi Greenback masih sedikit tertahan oleh data penjualan ritel AS yang lebih lemah dari
ekspektasi. Bagaimanapun, analis berpendapat jika Dollar AS akan kesulitan untuk melanjutkan
kenaikan menjelang testimoni Ketua Fed Ben Bernanke pada hari Rabu dan Kamis nanti.
 Nantikan BoE Minutes, Sterling Cenderung Flat. Sterling diperdagangkan relatif flat
terhadap Dollar AS sebelum Bank of England merilis minutes rapat kebijakan teranyar pada 17 Juli
nanti, yang akan mengungkapkan hasil voting para pembuat kebijakan dalam pertemuan pertama di
bawah Gubernur baru Mark Carney. Sterling juga nampak tidak banyak bereaksi terhadap data yang
menunjukkan kenaikan harga rumah ke level rekor. Harga rata-rata rumah di Inggris naik untuk
bulan ke-7 beruntun dengan meningkat 0,3% menjadi £253.658, menurut laporan Rightmove Plc.
 Aussie Merespon Positif Data Pertumbuhan China. Dollar Australia berbalik menguat
terhadap mata uang AS setelah sebuah laporan menunjukkan pertumbuhan ekonomi China yang
sejalan dengan perkiraan ekonom pada kuartal ke-2. GDP China tumbuh 7,5% pada periode AprilJuni,
menurut laporan Biro Statistik Nasional di Beijing. Kendati mampu memenuhi harapan ekonom,
angka tersebut masih lebih lambat dari pertumbuhan kuartal pertama yang sebesar 7,7%.
 Penjualan Ritel AS Naik Kurang Dari Perkiraan di Bulan Juni. Konsumen di Amerika
terus menahan diri untuk berbelanja selain otomotif pada bulan Juni, yang mana masih menjadi
faktor penghambat perekonomian di akhir kuartal kedua. Penjualan ritel AS naik 0.4% bulan lalu,
berada di bawah perkiraan kenaikan 0.8%, menurut laporan Dep.Perdagangan hari ini di
Washington. Selain kenaikan besar pada penjualan otomotif dan suku cadang dalam 7 bulan, tingkat
permintaan relatif flat dari bulan Mei.
 Asia Lega Dengan GDP Cina. Bursa saham Asia menguat setelah data GDP Cina dirilis sesuai
ekspektasi terutama setelah sebagian investor mengantisipasi data GDP yang lebih rendah dari 7,5%
pasca buruknya kondisi ekspor dan manufaktur Cina. Pertumbuhan ekonomi Cina melambat dari
7,7% menjadi 7,5% untuk kuartal dua 2013; sesuai estimasi. Kospi naik seiring berkurangnya
kekhawatiran atas outlook eksportir Korea Selatan. Hang Seng tidak banyak berubah setelah Cina
mencatatkan pertumbuhan ekonomi terlambatnya sejak kuartal ketiga 2012.

Technical Outlook

·         EUR/USD. Bias bearish dalam jangka pendek, namun memerlukan penembusan ke bawah area 1.2985 untuk memicu momentum bearish lanjutan setidaknya menuju area 1.5895 sebelum menuju support kunci pada area 1.2745 dalam jangka yang lebih panjang. Untuk pergerakan naik, resisten terdekat ada di sekitar area 1.3120, break ke atas area tersebut dapat membawa harga menuju zona netral setelah arah menjadi tidak jelas dalam jangka pendek menguji area 1.3205.

·         GBP/USD. Bias bearish dalam jangka pendek terutama jika harga dapat kembali menembus ke bawah area 1.5000, menguji area 1.4815. Untuk pergerakan naik, resisten terdekat ada di sekitar area 1.5170, break ke atas area tersebut dapat membawa harga menuju zona netral dalam jangka pendek kembali menguji area 1.5280. Secara keseluruhan kami masih lebih memilih scenario bearish selama harga bertahan di bawah resisten kunci pada area 1.5395.

·         AUD/USDBias masih bearish dalam jangka pendek, namun memerlukan break ke bawah area 0.9040 untuk memicu tekanan bearish lanjutan menuju area 0.8960 sebelum menuju area 0.8880 dalam jangka yang lebih panjang. Untuk pergerakan naik, resisten terdekat ada di sekitar area 0.9120, break konsisten ke atas area tersebut dapat membawa harga menuju zona netral dalam jangka pendek kembali menguji area 0.9235.

·         XAU/USDResisten di sekitar area 1300 masih menahan harga untuk bergerak naik, dibutuhkan break ke atas area ini untuk memicu momentum bullish lanjutan menuju area 1330. Sementara kegagalan untuk menembus ke atas area ini dapat membawa harga menuju zona netral untuk bertahan dalam range area 1275 – 1300 menjelang pidato dari Bernanke pada hari Rabua.

·         Hang Seng Futures. Bias bullish dalam jangka pendek, dibutuhkan  break diatas area 21370 untuk memicu momentum bullish lebih lanjut untuk menguji area 21500. Pada pergerakan kebawah, suppor terlihat pada area 21180, break konsisten dibawah area tersebut akan menekan harga dan menguji level support selanjutnya disekitar area 21060.

·         Nikkei Futures. Bias bullish dalam jangka pendek menguji area 14850, break diatas area tersebut dapat memicu momentum bullish lebih lanjut menuju area 15000. Harga dapat terkoreksi menuju area 14650 akibat indikator stochastic berada pada wilayah overbought. Break dibawah area 14650 dapat memberikan tekanan pada harga dan untuk menguji area 14570.

 

·         Kospi Futures. Bias bullish dalam jangka pendek menguji area 247.10, break diatas area tersebut seharusnya memicu momentum bullish lebih lanjut menuju 250.40 area. Indikator stochastic berada pada area overbought memberikan kemungkinan koreksi harga menuju area 243.00. break dibawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral, lebih lanjut harga akan menguji  area 241.60.

Analisa Harian 15 Juli 2013 ” Penguatan Lanjutan Emas, Tunggu 1299 “

Posted on

Penguatan Lanjutan Emas, Tunggu 1299

Monexnews – Harga emas masih mencoba untuk rebound. Namun area 1299 kelihatannya bisa menjadi resisten yang bisa menahan kenaikan lanjutan emas. Penguatan lanjutan harga emas membutuhkan konfirmasi penembusan level resisten tersebut dengan potensi target ke area 1321 (Moving average 200 grafik 4 jam).

Sementara penembusan level support 1284, harga berpotensi kembali melemah ke area 1275-67.

Meredanya persoalan pengurangan stimulus moneter AS, memberikan support bagi kenaikan harga emas. Demikian pula data GDP China yang sesuai dengan prediksi pasar, 7,5% dan penurunan peringkat hutang Prancis dan Italia juga memberikan support bagi pergerakan naik harga emas saat ini.

Malam ini data penjualan ritel AS dan survei indeks manufaktur di daerah New York bisa menjadi market mover bagi emas. Bila data-data ini kembali membaik, tentunya bisa menjadi penekan harga emas karena penguatan dollar.

Pekan ini, yaitu hari Rabu dan Kamis, pasar akan fokus pada testimoni Gubernur Federal Reserve, Ben Bernanke di hadapan Kongres AS. Pada testimoni bulan sebelumnya, testimoni Bernanke ini berhasil memberikan volatilitas bagi pasar keuangan.

 

Waspadai Profit-Taking Minyak


Monexnews – Pada grafik harian, indikator Stochastic yang berada di area overbought dapat menyediakan kesempatan profit-taking pasca rally kencang sejak akhir Juni. Meski demikian, sentimen masih bullish dengan minyak yang diperdagangkan di dalam channel bullish, dan di atas Moving Average (MA) 50-100-200, serta naiknya indikator MACD. Potensi penurunan masih bersifat koreksi dan mungkin terbatas hingga batas bawah channel bullish. Minyak harus berhasil mencatatkan level penutupan di atas $107.40 untuk bisa melanjutkan rally; dimana kegagalan dapat memicu aksi profit-taking.

Dari sisi fundamental, investor tetap khawatir dengan potensi terganggunya supplai minyak dari Timur Tengah pasca kudeta militer Mesir dan kritik Israel terhadap Iran. Meski demikian, investor juga khawatir dengan prospek melimpahnya supplai minyak dunia seperti yang diutarakan oleh IEA & OPEC dan juga outlook permintaan energi global pasca berlanjutnya perlambatan ekonomi Cina.

Outlook minyak kini menjadi netral; dimana posisi short  lebih sesuai dengan stop-loss $107.50.  $106.65 dan $107.40 (harga tertinggi 10 dan 11 Juli) adalah resisten. $105.05 dan $104.20 (harga tertinggi 17 April 2012 dan terendah 10 Juli) merupakan support.

Resistance Level : $106.65, $107.40, $108.20

Support Level     : $105.05, $104.20, $103.60

 

Kenaikan Aussie Masih Bersifat Koreksi


Monexnews – Pada grafik harian, naiknya indikator MACD dapat menyediakan peluang kenaikan bagi aussie. Meski demikian, kenaikan masih bersifat koreksi dan mungkin terbatas hingga batas atas channel bearish. Sentimen bearish masih ada seiring aussie masih diperdagangkan di bawah Moving Average (MA) 50-100-200 dan di dalam channel bearish.

Dari sisi fundamental, GDP Cina yang dirilis sesuai estimasi memberikan pasar kelegaan setelah sempat merebaknya kekhawatiran akan publikasi data GDP Cina yang akan lebih buruk dari estimasi. Meski demikian, ekonomi Cina tetap melambat dan ini tentunya akan memberikan alasan bagi Reserve Bank of Australia untuk tetap membuka kemungkinan pemangkasan suku bunga lebih lanjut.

Untuk jangka pendek, posisi short lebih sesuai dengan stop-loss 0.9310. 0.9145 dan 0.9185 (harga terendah 24 Juni dan tertinggi 12 Juli) merupakan resistance. 0.9035 dan 0.8995 (harga terendah 3 dan 12 Juli) akan menjadi support.

Resistance Level : 0.9205, 0.9250, 0.9304

Support Level      : 0.9035, 0.8995, 0.8935

 

Sentimen Bearish Sterling Masih Ada


Monexnews – Pada grafik harian, naiknya indikator Stochastic dan MACD dapat menyediakan peluang kenaikan bagi sterling setelah keluar dari channel bearish. Namun, kenaikan masih bersifat koreksi. Sentimen bearish masih ada seiring sterling yang masih diperdagangkan di bawah MA 50-100-200. Sterling perlu mencatatkan level tertinggi harian yang semakin tinggi untuk melanjutkan momentum rally atau berpotensi kembali terkena aksi profit-taking.

Untuk jangka pendek, posisi short lebih sesuai dengan stop-loss 1.5310. 1.5155 dan 1.5220 (harga tertinggi 27 Mei dan 11 Juli) merupakan resistance. 1.5030 dan 1.4965 (harga terendah 11 Juli dan tertinggi 8 Juli) adalah support.

Resistance Level : 1.5155, 1.5220, 1.5300

Support Level      : 1.5030, 1.4965, 1.4900

 

USDCHF Masih Sideways, Pasar Nantikan Laporan PPI Swiss

Monexnews -Pergerakan dollar swiss (USDCHF) masih akan sideways dalam jangka pendek dengan kisaran perdagangan berpotensi antara area 0.9400 – 0.9567 seiring pasar menunggu laporan harga produsen Swiss pada siang ini. Harga harus menembus salah satu sisi untuk dapatkan petunjuka lebih lanjut.

Untuk resisten terdekat, berada di kisaran area 0.9567, apabila harga mampu break ke atas area tersebut akan memicu momentum pergerakan bullish selanjutnya dengan menuju ke wilayah 0.9670, Dan sebaliknya, jika harga mampu menembus ke bawah area 0.9400, berpotensi akan membuat harga turun lebih dalam menuju ke area 0.9355.

 

Euro Terperangkap Di Antara MA 100 & 200


Monexnews – Pada grafik harian, naiknya indikator Stochastic dan MACD dapat menyediakan peluang kenaikan setelah euro keluar dari channel bearish. Meski demikian, euro terlihat kesulitan bertahan di atas MA 200 (1.3070) dan ini isyaratkan rapuhnya momentum penguatan. Euro mungkin akan bergerak sideways untuk sementara waktu seiring mata uang zona-euro tersebut terperangkap di antara MA 100 dan MA 200.

Untuk jangka pendek, posisi long lebih sesuai dengan stop-loss 1.2970. 1.3100 dan 1.3150 (harga tertinggi 12 Juli dan 25 Juni) adalah resisten. 1.3000 dan 1.2950 (harga terendah 12 Juli dan 24 April) merupakan support.

Resistance Level : 1.3100, 1.3150, 1.3205

Support Level      : 1.3000, 1.2950, 1.2900

 

GBPJPY Bergerak Sideways, Ditunjang Pergerakan Stochastic di Kisaran Level 50

Monexnews –  Pergerakan GBP/JPY pada grafik 4 jam terpantau sideways, dengan ditunjukkan pada indikator stochastic yang bergerak di kisaran level 50.

Level Resisten terdekat berada di wilayah 150.30, jika harga break ke atas dari area tersebut, harga akan menuju level resisten kunci di area 150.73 yang merupakan MA 100. Sedangkan untuk sisi bawahnya, level support terdekat berada di area  149.65 ( level terendah pada saat penulisan), jika harga menembus ke bawah area tersebut akan memacu tekanan bearish lebih lanjut pada harga, menuju ke area 149.00 yang merupakan level kunci support.

Secara keseluruhan, selama harga masih di bawah area 150.73 yang merupakan MA 100, kami cenderung pilih skenario bearish untuk pergerakan harga hari ini.

 

EurJPY Masih Bullish Selama Masih Diatas Area MA 100


Monexnews -Pada grafik 1 jam, pegerakan EUR/JPY masih bullish seiring harga masih bertahan di atas level MA100 di kisaran 129.42. Tetapi seandainya harga mampu break kebawah area tersebut maka akan memicu momentum pegerakan bearish menguji ke area 128.90. Untuk sisi atasnya, resisten terdekat berada di area 130.10 sebelum menargetkan ke wilayah 130.42

 

JPY Masih Tertahan Dollar Jelang Kepastian Fed


Monexnews – Yen masih pada kisaran 99.22, sejak penutuan Jumat lalu. Dorongan pengiatan dollar yang mix setelah pernyataan Minutes meeting Fed min ggu lalu membatasi kenaikan Yen.

Pengautan Yen kembali tertahan pada mid bollinger daily (98.91) pada pagi ini setelah minggu lalu tertahan dibawah upper bollinger (102.00) dan kembali dibawah trendline naik (100.72). sedangkan tekanan pelemahan dollar masih menjadi pemberat kenaikan yen.

Stochastic daily (merah biru) bergerak turun dengan mencoba cross naik, indikasi tekanan turun mendapat peluang koreksi naik . MACD daily (merah hijau) bergerak turun melebar pada zona positif, indikasi trend bullish mendapat dorongan turun.

Trend sideway bullish

Res         : 99.47 – 99.85 – 100.25

Sup        : 99.00 – 98.23 – 97.43