Analisis market Minggu depan 24 – 28 Juni 2013

Posted on

Apakah yang Anda pikirkan tentang Gola, Gold memang kembali mengalami kejatuhan hebat pada pekan lalu terhadap US Dollar. Gold terhadap USD / XAUUSD pada pekan lalu terjun bebas dari titik tertinggi pekan lalu pada harga $1391.85 dan harus mengakui keunggulan USD untuk terpuruk sampai ke level terendah 2013 pada harga $1269.40. Penurunan ini tergolong dasyat karena selain di dalam satu pekan terjadi penurunan sebesar $122.45, XAUUSD juga sudah berhasil menembus level support tahun 2013 selama ini yang bertahan pada harga $1321.00. Penembusan ini tentunya telah memicu order sell lebih lanjut secara bersamaan sehingga dengan cepat membuat harga gold menjadi lebih murah kembali kepada level harga pada tahun 2010. Namun apa yang menjadi penyebab Gold terus terpuruk kebawah? Dan bagaimana Gold pada hari-hari mendatang?
Bagi para trader yang masih penasaran apa yang terjadi dengan Gold sampai-sampai tahun 2013 ini menjadi tahun yang suram bagi Gold, maka kita akan kembali dengan apa yang dinamakan Quantitative Easing. Perlu diketahui bagi para trader Gold bahwa peran Federal Reserve dalam fluktuasi kenaikan harga XAUUSD sangatlah erat. Sejak Amerika Serikat masuk kedalam krisis ekonomi yang berkepanjangan, Federal Reserve telah beberapa kali menerapkan kebijakan dana stimulus yang dinamakan Quantitative Easing. Quantitative easing telah mencapai program ke 3 yang dinamai QE-3. Pada program QE-3 yang diluncurkan pada September 2012, Federal Reserve memberikan komitmen untuk mengadakan pembelian aset obligasi sebesar $40 Billion setiap bulannya dan menetapkan suku bunga rendah sampai paling tidak tahun 2015. Pada Desember 2012, Federal Reserve menaikan besarnya dana yang akan dikucurkan menjadi $85 Billion setiap bulannya bagi program QE-3 ini untuk lebih efektif berjalan. Program Quantitative Easing ini mulai dari QE-1, QE-2 dan QE-3 inilah juga yang memberikan kontribusi penting bagi kenaikan harga Gold sejak beberapa tahun terakhir ini sampai menyentuh harga tertinggi pada harga $1920.60 pada tahun 2011. Keadaan ini juga yang menciptakan animo investor baik retail maupun corporate yang berbondong-bodong melakukan pembelian Gold biarpun harga berada pada level tinggi. QE-3 yang juga popular dengan namanya QE-Infinity ini tidak ada jangka waktu dan dibiarkan terbuka sampai keadaan ekonomi membaik. Program QE ini sendiri bukannya tanpa pertentangan diantara penjabat Federal Reserve yang mengkhawatirkan jika program ini dibiarkan berlarut-larut maka akan berimplikasi buruk dikedepannya. Apa yang terjadi? Ekonomi Amerika Serikat walhasil mulai terangkat. Indikator-indikator ekonomi AS semakin membaik selama tahun 2013 ini sehingga the Fed mulai memikirkan akan mengurangi beban program QE-3. Pada pidato chairman the FED, Bernanke Kamis lalu ternyata diutarakan secara konkrit bahwa Federal Reserve secara serius akan memantau dan berencana mengurangi jumlah pembelian obligasi QE-3 dan akan mengakhiri program tersebut pada pertengahan tahun 2014. Biarpun rencana ini belum berjalan, namun pasar telah bereaksi secara dasyat terhadap berita ini dan berhasil kembali menghempaskan Gold lebih jauh lagi.

Jika rencana ini benar-benar berjalan, kemana arah yang dapat dituju oleh Gold? Seperti kita lihat pada weekly Chart Gold dibawah ini, secara sentimen XAUUSD masih sangat bearish dan trendline bearish yang terbentuk masih dapat berlanjut. XAUUSD berhasil melakukan penembusan kepada support sebelumnya yang berada pada harga $1321.00 sehingga memicu penurunan kelanjutan sampai pada harga $1269.40 yang menjadikan titik ini support selanjutnya bagi XAUUSD. Harga $1270.00 dapat memberikan rebound sementara pada XAUUSD sehingga jika hendak menjual waspadai akan adanya koreksi. Harga Gold dapat kembali rebound untuk sementara waktu seiring dengan profit taking dari para seller dan adanya pembelian sementara dari para buyer yang melihat harga murah saat ini. Momentum negatif ini berpotensi untuk berlanjut jika harga menembus $1270.00, maka XAUUSD dapat mengarah kepada harga $1225.00 – $1220.00 untuk saat ini.

Secara fundamental ada 2 hal dapat dijadikan acuan sebagai titik reversal XAUUSD kembali bullish:

1. Harga murah dapat memicu pembelian emas fisik. Pembelian emas fisik secara besar-besaran oleh pihak retail, institutional ataupun pemerintahan dapat membuat reversal harga Gold kembali naik.

2. Keadaan ekonomi Amerika Serikat ternyata kembali terpuruk dan Federal Reserve batal mengurangi pembelian obligasi sehingga meredupkan pemulihan ekonomi AS. Keadaan ini pun dapat memicu reversal Gold kembali bullish.

EURUSD

EURUSD sebelumnya sempat bergerak bullish selama 4 pekan berturut-turut terhadap USD, namun tidak demkian pada pekan lalu. Euro yang sempat mencoba naik menembus support psikologis pada harga 1.3400 hanya berhasil mencapai harga tertinggi pada angka 1.3414. Setelah pencapaian tersebut, EURUSD terpuruk jauh selama tiga hari beruturut-turut dan mencetak low mingguan pada harga 1.3097. Seperti kita ketahui bahwa sejak ECB memutuskan untuk mempertahankan suku bunga maka sentimen menjadi bullish. Sentimen bulish tersebut kelihatannya harus sirna seiring dengan membaiknya USD serta beberapa perkembangan pada zona Euro. Di Zona Euro, sentimen negatif mulai membentuk awan seiring dengan permasalahan politik yang memanas dari Yunani. Dari Spanyol sendiri sudah mulai terlihat bahwa debt-to-GDP rasio mereka mengalami revisi karena meningkat menjadi 88.2%, sebuah rekor tertinggi dari Bank of Spain. Pembicaraan seputar suku bunga negatif sendiri pun masih tetap berpotensi untuk mencuat. Dengan kenaikan yang semakin sulit mencapai harga tinggi, EURUSD dapat kembali ke zona negatif.

Posisi kami bagi EURUSD untuk pekan depan adalah Netral. Untuk saat ini masih terpantau bahwa penurunan EURUSD kemarin masih didalam batas koreksi dan masih dapat bergerak sideway pada pekan depan. Perhatikan level support yang berada pada kisaran harga 1.3100 – 1.3085 yang masih akan menahan penurunan EURUSD untuk saat ini. Jika titik ini berhasil ditembus secara konsisten, maka EURUSD akan menuju titik support pada harga 1.3000 dan tidak menutup kemungkinan mengarah pada harga 1.2900.

GBPUSD

Pound kembali jatuh. GBPUSD telah membukukan 3 pekan yang baik dengan bullishnya, namun nasib GBPUSD pekan lalu sama seperti Euro. Namun bedanya, jika Euro masih sempat melakukan perlawanan, tidak dengan GBPUSD. Muai dari awal perdagangan pekan lalu GBPUSD langsung membuahkan hasil negatif. Sempat mencapai angka tertinggi pada harga 1.5751, GBPUSD harus jatuh sampai kepada titik terendahnya pada harga 1.5367.

Posisi kami bagi GBPUSD bagi pekan depan adalah Netral. GBPUSD masih dapat ditahan oleh level support pekan lalu sehingga masih ada potensi gerakan sideway untuk pekan depan. Artinya gerakan bearish masih belum dapat dikonfirmasi sampai level support pekan lalu dapat ditembus. Waspadai level support yang saat ini berada pada kisaran 1.5370 – 1.5365 dimana jika support ini berhasil ditembus maka momentum bearish akan semakin terkonfirmasi dan GBPUSD akan jatuh menuju support psikologisnya pada harga 1.5300 dan berpotensi berlanjut sampai ke level 1.5190.

AUDUSD

AUDUSD masih melanjutkan keterpurukannya terhadap USD. AUDUSD sempat menunjukan tanda-tanda penguatan pada awal minggu dengan melakukan rebound sampai ke titik tertinggi pada angka 0.9640, namun pada pertengahan minggu AUDUSD terhempas jauh ke angka 0.9161. Penurunan dasyat kembali terjadi, kali ini sebesar 479 poin dalam satu pekan. Terakhir kali AUDUSD berada pada posisi ini adalah pada tahun 2010 dan kali ini penurunan justru terjadi ditengah data ekonomi Australia menunjukan perbaikan dimana sepekan sebelumnya tingkat pengangguran berhasil membaik dari sebelumnya 5.6% menjadi 5.5%. Namun demikian dengan adanya rencana Federal Reserve mengurangi program QE, maka para investor melarikan diri dari aset-aset beresiko yang bergantung kepada pendanaan QE tersebut. Keadaan ini membuat obligasi pemerintahan Australia turun secara tajam dimana 10-yr note turun ke angka terendah sejak 14 bulan lalu. Ditambah lagi dengan masih memburuknya data-data ekonomi China yang membuat investor lebih pesimis terhadap dolar Aussie.

Posisi kami bagi AUDUSD adalah Bearish. Sentimen AUDUSD sangat kental berada di daerah negatif dengan jumlah penurunan yang signifikan sehingga menambah bobot senteimen bearish itu sendiri. Skema penurunan seperti ini bukannya belum pernah terjadi jika kita kilas balik ke belakang. Koreksi dasyat dolar Australia pernah terjadi pada tahun 2008 dan berpotensi untuk kembali terjadi kembali. Waspadai titik 0.9000. Saat ini titik itulah yang dituju oleh AUDUSD dimana support akan ada pada kisaran 0.9025 – 0.9000. Titik penentuan 0.9000 kembali menjadi titik penting bagi AUDUSD dimana penembusan level ini akan memicu penurunan yang lebih tajam lagi kebawah. Namun jika titik ini tetap bertahan, maka titik ini bisa menjadi level yang tepat untuk rebound.

Tinggalkan Balasan, Alamat Email dan No HP, supaya kami bisa menghubungi Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s