Bulan: Desember 2012

Technical Analyst, Emas Rebound, Hati-hati news NFP

Posted on

Technical Outlook

EUR/USD. Kesulitan EURUSD untuk mempertahankan area 1.31 isyaratkan berkurangya faktor bullish. Untuk jangka pendek, posisi short masih sesuai walaupun target penurunan mungkin terbatas hingga batas bawah channel bullish. 1.2915 akan menjadi support terdekat dengan 1.2880 sebagai target penurunan. 1.3020 akan menjadi resistance; namun sulit bagi euro untuk pertahankan momentum rally selama diperdagangkan di bawah 1.3170

GBP/USD. GBPUSD terlihat kesulitan menembus area 1.6130 untuk 3-hari berurutan dan ini mungkin isyaratkan kurangnya faktor bullish. Tekanan penurunan juga ditunjukan oleh harga terendah harian yang makin rendah. Untuk jangka pendek, posisi short masih sesuai dengan stop-loss 1.6140 dan target penurunan 1.5960. Resistance terdekat berada di 1.6130 dan 1.6175 sedangkan support di 1.6030 dan 1.5990.

AUD/USD. Aussie membuat harga tertinggi harian yang lebih tinggi setiap harinya; ini berarti sinyal akan adanya ruang kenaikan lebih lanjut. Namun, waspadai aksi profit-taking mengingat dalam tujuh bulan terakhir aussie sulit untuk bertahan di atas area 1.0500 untuk waktu yang lama. Akan lebih bijaksana untuk menunggu koreksi turun, setidaknya di area 1.0450, untuk menempatkan posisi long. 1.0545 dan 1.0600 akan menjadi resistance dan support berada di 1.0450 dan 1.0400.

XAU/USD. Bias untuk XAU netral dalam jangka pendek, selama harga tidak menembus MA 100 pada grafik 1 jam di wilayah 1705, break keatas area tersebut dapat memicu bullish lanjutan menuju area 1715. Support terdekat terlihat dikisaran 1690, break kebawah area tersebut akan mengaktifkan mode bearish menuju wilayah 1680.

Hang Seng Futures. Bias untuk hang Seng masih bearish dalam jangka pendek, support terdekat akan ditemukan di area 22135, break kebawah area tersebut dapat memicu bearish lanjutan menuju wilayah 22030. Untuk sisi atasnya, resisten terdekat terlihat dikisaran 22378 yang merupakan harga tertinggi kematrin, break keatas area tersbut dapat memicu bullish lanjutan menuju area 22475.

Nikkei Futures. Bias bearish dalam jangka pendek, ini ditunjukkan oleh kondisi stochastic pada garfik 1 jam, support terdekat berada di area 9475, break kebawah area tersebut akan memicu bearish lanjutan menuju wilayah 9435. Resistenn terdekat terlihat dikisaran 9560, break keatas area tersebut dapat memicu tekanan bullish lanjutan menuju area kunci resisten di 9700.

Kospi Futures. Bias bullish dalam jangka pendek, dibutuhkan break ke atas area 258.50 untuk memicu momentum bullish lanjutan menuju area 260.40. Kami masih lebih memilih outlook bullish selama harga bertahan di atas area 255.65, hanya break ke bawah area ini yang dapat memicu koreksi bearirsh menuju 253.30 sebagai MA100.

Emas Bergerak Rebound, Waspada NFP

Harga emas sempat mendekati level support 1684 kemarin sebelum akhirnya menguat kembali ke area 1700 berkat komentar Presiden Bank Sentral Eropa- Mario Draghi- yang membuka peluang penurunan suku bunga euro di waktu yang akan datang.

Melihat indikator MACD pada grafik H4, masih terbuka peluang penguatan lanjutan untuk harga emas dengan potensi target mendekati area 1722. Indikator RSI 14 dan stochastics juga memperlihatkan indikasi penguatan. Support terdekat di area 1696.

Skenario alternatif, penembusan level 1696 ke bawah, akan membuka pelemahan kembali ke area 1684 hingga 1672.

Data Non-farm payrolls dan tingkat pengangguran AS akan menjadi pusat perhatian pelaku pasar malam ini pukul 20.30. Prediksi data untuk keduanya adalah 91 ribu dan 7,9%. Bagusnya data-data ini akan memberikan reaksi pada penguatan dollar AS dan pelemahan harga emas sesaat setelah rilis data. Selain itu, negosiasi fiscal cliff di AS masih membayangi pergerakan pasar keuangan.

 

Emas Bergerak Rebound, Waspada NFP

EURJPY: Bias Bullish Siap Terkoreksi, Awasi Kisaran 106.30 – 105.22

Pergerakan Euro terus menekan keberadaan Yen, dengan Euro yang bergerak naik terhadap Yen. GMMA yang diwakili oleh 2 kelompok EMA menunjukkan hal tersebut. EMA-Jangka Pendek (garis merah) bergerak naik, membawa serta sinyal penguatan untuk Euro, bersama EMA-Jangka Panjang (garis biru) yang mengikuti pergerakan EMA-Jangka Pendek, namun dengan sedikit prospek bahwa harga akan mengalami koreksi. Selain itu, pergerakan MACD juga terlihat bergerak naik, namun terlihat adanya sinyal koreksi kecil, dimana indikator harga terlihat masih dari pergerakan mendekati area nol (0). Selain itu, Stochastics juga memberikan indikasi turun, dengan indikator harga yang bergerak mendekati area 50, dengan potensi mengarah ke bawah area tersebut. Apabila harga terkonfirmasi turun, maka kisaran support akan tercatat di 106.30 (Fibonacci Retracement 23.6%) dan 105.22 (Fibonacci Retracement 0%). Namun apabila yang terjadi sebaliknya, maka kisaran resistance akan tercatat di 107.51 (Fibonacci Retracement 50%) dan 108.05 (Fibonacci Retracement 61.8%).

 

 

EURJPY: Bias Bullish Siap Terkoreksi, Awasi Kisaran 106.30 – 105.22

Gold
SUPPORT 1662.48 – 1679.33 – 1689.27
PIVOT 1696.18
RESISTANT 1706.12 – 1713.03 – 1729.88

OIL
SUPPORT 81.65 – 84.20 – 85.27
PIVOT 86.75
RESISTAN 87.82 – 89.30 – 91.85

AUD/USD
SUPPORT 1.0323 – 1.0401 – 1.0443
PIVOT 1.0479
RESISTAN 1.0521 – 1.0557 – 1.0635

EUR/USD
SUPPORT 1.2723 – 1.2862 – 1.2916
PIVOT 1.3001
RESISTANT 1.3055 – 1.3140 – 1.3279

GBP/USD
SUPPORT 1.5891 – 1.5981 – 1.6016
PIVOT 1.6071
RESISTANT 1.6071 – 1.6106 – 1.6161

Iklan

Technical Analyst

Posted on

Emas Uji Support 1684-1689

Rebound harga emas terhenti di kisaran 1706 kemarin dan kembali menukik ke bawah bahkan menembus area 1691 ke 1684. Pelemahan ini masih disebabkan oleh sentimen negatif yang ditimbulkan oleh buntunya negosiasi mengenai Fiscal Cliff di AS yang membuat para pelaku pasar melepas kepemilikan emasnya.

Indikator MACD pada grafik 4 jam masih menunjukkan momentum negatif. Sementara RSI dan stochastics belum memasuki area jenuh jual sehingga potensi penurunan lanjutan masih terbuka. Resisten terdekat kini berada di kisaran 1700. Harga emas masih tertekan selama pergerakan di bawah level resisten tersebut dan berpotensi menguji kembali level support di 1689 dan 1684. Level 1672 menjadi area support kuatnya.

Sementara pergerakan di atas 1700 membuka kembali penguatan ke area 1722.

SELL 1702.50, Stoploss 1710.00, Takeprofit 1785.00

 

EURJPY: Sinyal Bullish Bertahan, Awasi Resistance Di 107.82 – 108.74

Secara teknikal, pergerakan Euro terhadap Yen masih menampakkan pergerakan naik yang signifikan, dengan tertekannya Yen terhadap dollar AS, serta faktor fundamental yang melandasi penguatan Euro itu sendiri. GMMA yang diwakili oleh EMA-Jangka Pendek (garis merah) yang bergerak naik diikuti oleh EMA-Jangka Panjang (garis biru) yang mengikuti penguatan EMA-Jangka Pendek tersebut, dengan membuka celah yang semakin lebar, menandakan sinyal bullish yang ada sekarang berkemungkinan akan semakin kuat. Menurut MACD sendiri saat ini, pergerakan pasangan mata uang tersebut dengan indikator harga yang bergerak semakin jauh meninggalkan area nol (0), melebihi area satu (1), memberikan indikasi bullish yang kuat. Stochastics sendiri memperlihatkan sinyal bullish untuk saat ini, dimana indikator harga bergerak menuju keatas area 80, berupaya untuk menyentuh area 100. Apabila harga terkonfirmasi naik, maka kisaran resistance akan tercatat di 107.82 (Fibonacci 50%), 108.32 (Fibonacci Retracement 61.8%) dan 108.74 (Fibonacci Retracement 100%). Sementara apabila harga terkoreksi turun, maka kisaran support akan tercatat di 107.33 (Fibonacci Retracement 38.2%), 106.71 (Fibonacci Retracement 23.6%) dan 105.72 (Fibonacci Retracement 0%).

USDCHF: Berpeluang Bullish, Area Resistance Di 0.9276

Secara umum pergerakan USDCHF pada grafik 1 jam-an terlihat berada di area support dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke atas. Jika harga menembus resistan 0.9276 maka ada peluang harga akan melanjutkan pergerakan bulishnya menuju resistan 0.9284 hingga 0.9298.

Sebaliknya, waspadai juga karena secara teknikal indikator stochastic berada dalam kondisi jenuh beli dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke bawah menguji support 0.9253. Pecahnya support 0.9253 berpotensi akan membawa harga jatuh lebih dalam lagi dan bergerak menuju support 0.9240.

 

EURUSD: Dalam Fase Koreksi, Waspadai Support 1.3045

Bias intraday pada pergerakan EURUSD pada grafik 1 jam-an terlihat berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga berada dalam fase koreksi. Jika euro terus melemah terhadap dollar dengan menembus support 1.3045 maka ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support 1.3004.

Sementara itu, waspadai juga jika muncul sinyal dan pola bullish di sekitar support 1.3045 dimana ada peluang harga akan bergerak ke atas menuju resistan berikutnya pada kisaran 1.3087. Pecahnya resistan 1.30876 dimana ada peluang harga akan bergerak menuju resistan 1.3124.

 

Technical Outlook
Emas Kembali Catatkan Pelemahan. Emas berjangka merosot ke level terendah dalam 4-minggu, ditutup dibawah $1,700/ons, seiring buntunya pembicaraan anggaran AS sehingga mendorong harga komoditas kebawah. Perak, platinum dan palladium juga anjlok. “Emas saat ini sedang di jual, bersamaan dengan beberapa komoditas lainnya dengan khawatir pada fiscal cliff,” kata Bart Melek, analis komoditas di TD Securities, Toronto dalam sebuah wawancara di telepon. Emas “yang biasanya dikatakan sebagai safe haven, telah terpuruk seiring adanya ancaman pada perekonomian global dari fiscal cliff”
Bias bullish dalam jangka pendek, kondisi tersebut telah ditunjukkan oleh stochastic pada grafik 1 jam, Resistance terdekat berada di area 1700, break keatas area tersebut dapat memicu tekanan bullish lanjutan menuju wilayah 1710. Support terdekat terlihat dikisaran 1690, break kebawah area tersebut dapat memicu bearish lanjutan menuju area kunci support di 1680.

EUR/USD. EURUSD telah menembus resisten kuat di area 1.3070 dan menyentuh 1.3126 kemarin. Fakta ini menunjukkan potensial bias bullish, namun kita butuhkan break keatas area 1.3150 untuk memicu momentum bullish lanjutan menuju area kunci resisten di 1.3200. Untuk sisi bawahnya, support terdekat terlihat dikisaran 1.3050-1.3070, break kembali kebawah area tersebut dapat membawa harga menuju zona netral dalam jangka pendek menguji area support kunci di 1.3000.

GBP/USD. GBPUSD telah bergerak tidak pasti kemarin. Harga masih berjuang di kisaran garis atas dari channel bearish, namun secara keseluruhan masih mampu untuk mempertahankan bias bullish. Kemungkinan harga akan bergerak menuju resisten kunci berikutnya di 1.6135, sebelum menuju wilayah 1.6160. Support terdekat terlihat dikisaran 1.6075, apabila telah menembus kebawah area tersebut dapat membawa harga menuju zona netral dalam jangka pendek menguji area kunci support di 1.6000.

USD/CHF. USDCHF bergerak cenderung menurun dalam jangka pendek. Namun, USDCHF telah bergerak sideways sejak 29 November dan sekarang masih tetap berjuang untuk menembus area support dikisaran 0.9270 untuk melanjutkan skenario bearish menguji area 0.9235-0.9215. Bias masih bearish dalam jangka pendek. Resisten terdekat terlihat dikisaran 0.9300, break ke atas area tersebut dapat membawa harga menuju zona netral dalam jangka pendek seiring petunjuk menjadi tidak jelas.

Menanti Era Baru Yen Jepang

Posted on

Sejak Shinzo Abe, pemimpin baru partai oposisi Jepang – Partai Demokratik Liberal (LDP), mengatakan akan meminta Bank Sentral Jepang (BoJ) untuk menaikan target inflasi dari 1% menjadi 3% dan menurunkan tingkat suku bunga acuan menjadi 0% atau negatif pertengahan November 2012 lalu, nilai tukar yen Jepang langsung merosot drastis hingga mencapai level 82.83 yen per US dollar dari kisaran 79 yen per dollar.

Pernyataan Abe ini sangat mempengaruhi pergerakan yen. Hal ini disebabkan oleh berbagai polling yang menyebutkan bahwa partai pimpinan Abe akan memenangi pemilu Jepang yang akan diselenggarakan tanggal 16 Desember 2012 ini mengalahkan partai penguasa saat ini Partai Demokrat Jepang (DPJ). Bila LDP terpilih, Abe kemungkinan besar yang akan menjadi Perdana Menteri baru Jepang – meski tidak bisa dikatakan baru, karena Abe dulu juga pernah menjadi PM Jepang sebelum akhirnya ia mengundurkan diri karena alasan kesehatan pada September 2007 lalu.

Berita Abe itu membuat para pelaku pasar mempunyai ekspektasi yang lebih condong kepada nilai yen yang akan melemah. Meski baru survei, namun survei ini sudah cukup untuk menggerakan pelemahan yen. Ini sesuai dengan pepatah yang mengatakan Buy on Rumor, Sell on Fact. Kemungkinan momentum pelemahan yen bisa bertahan hingga rapat kebijakan BoJ bulan Desember ini.

Penguatan yen (atau yang dikenal dengan yendaka) sangat menekan perekonomian Jepang yang bergantung pada ekspor. Hasil ekspor yang diproduksi di Jepang menjadi tidak kompetitif dengan pesainganya dari negara lain. Apalagi tingkat konsumsi dalam negri Jepang juga stagnan. Kombinasi dari keduanya membuat pertumbuhan ekonomi Jepang di kuartal ke-3 ini -0,9%.

Berbagai intervensi yang dilakukan pemerintah untuk melemahkan yen seperti tidak membuahkan hasil. Yen Jepang melemah hanya dalam 1 atau 2 hari dan kemudian kembali menguat. Program pelonggaran moneter dari Bank Sentral Jepang juga tidak begitu efektif. Sejak BoJ mengumumkan penetapan target inflasi sebesar 1% dan meningkatkan program pembelian aset pada pertengahan Februari 2012 lalu, pelemahan yen bertahan hingga Maret 2012 sebelum akhirnya kembali masuk dalam jalur penguatan.

Pernyataan Shinzo Abe memberi harapan baru bagi pelemahan yen yang akan membantu perekonomian Jepang. Setelah pemilu tanggal 16 Desember, BoJ dijadwalkan akan melakukan rapat kebijakan moneter bulanan tanggal 20 Desember. Pasar tentu berharap BoJ segera merealisasikan pernyataan Abe lewat kebijakan pelonggaran moneter yang lebih agresif lagi. Bila itu tidak terjadi, tentunya pasar akan berekspektasi bahwa pernyataan Abe hanya basa basi dan yen akan kembali dalam jalur penguatan seperti sebelumnya.

Technikal Analyst

Posted on

Emas Ada Peluang Rebound Ke 1709, Outlook Masih Bearish

Harga emas kembali terkoreksi dan masuk ke bawah area support kuat 1700 di 1691. Pada grafik satu jam kini terlihat stochastics 14,3,3 memberikan indikasi pembentukan support di sekitar area terendah kemarin yang berpeluang memberikan dorongan naik bagi harga emas. Resisten berada di kisaran 1709-1712.

Meskipun ada peluang rebound, tapi tekanan turun masih belum hilang yang memungkinkan harga berpotensi menguji area bawah kemarin di kisaran 1691-1700.

Seperti dikutip dari Daily Report PT Monex Investindo Futures tanggal 5 Desember 2012, jatuhnya harga emas karena negosiasi fiscal cliff yang kembali menemui jalan buntu dan berakhirnya kontrak options emas.

Data jumlah perubahan tenaga kerja AS yang disurvei oleh ADP serta data ISM sektor jasa AS akan menjadi fokus para pelaku pasar. Membaiknya data-data ini bisa sedikit menekan harga emas sebelum akhirnya rebound kembali. Isu fiscal Cliff juga masih menjadi fokus.

SELL 1708.00, SL 1713.00, TP 1675.00

EURJPY: Sinyal Bullish Terus Berkilau, Amati Kisaran 108.21 – 109.62

Secara teknikal, pergerakan Euro terhadap Yen memperlihatkan hasil yang cukup mengejutkan, dimana Euro menampakkan kekuatannya terhadap Yen dalam pergerakan hariannya saat ini. GMMA, yang diwakili oleh EMA-Jangka Pendek (garis merah) terlihat bergerak naik tinggi, yang diikuti oleh pergerakan EMA-Jangka Panjang (garis biru), dan terlihat keduanya membuka celah kenaikan, yang merupakan indikasi bahwa kenaikan yang terjadi terlihat akan semakin solid atau kuat. MACD pun menunjukkan pergerakan yang demikian, dimana indikator harga melesat tingginya menjauhi area nol (0). Pun demikian dengan Stochastics, yang menunjukkan sinyal bullish kuat, dengan indikator harga yang bergerak melewati area 80, dengan potensi lanjutan menuju area 100. Apabila harga terkonfirmasi naik, maka kisaran resistance akan tercatat di 108.21 (Fibonacci Retracement 61.8%), 108.58 (Fibonacci Retracement 72.8%) dan 109.62 (Fibonacci Retracement 100%). Namun apabila yang terjadi sebaliknya, maka kisaran support akan tercatat di 107.33 (Fibonacci Retracement 38.2%), 106.80 (Fibonacci Retracement 23.6%) dan 105.92 (Fibonacci Retracement 100%).

 

AUDUSD: Masih Terkondisi Bullish, Uji 1.0482

Secara umum pergerakan GBPUSD pada grafik 1 jam-an berada dalam kondisi bullish. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bullish. Jika resistan 1.0482 ditembus berpeluang akan membawa harga bergerak ke atas menuju resistan berikutnya pada kisaran 1.0507.

Sementara itu waspadai jika aussie melemah terhadap dollar dengan menembus support 1.0461 berpotensi akan membawa harga bergerak ke bawah menuju support berikutnya pada kisaran 1.0436 dan diperkirakan harga masuk ke dalam fase koreksi.

 

GBPUSD: Potesial Bullish, Segera Bentuk Pola Head And Shoulder

Secara umum, pergerakan GBPUSD terlihat berada dalam kondisi bullish dan saat ini harga berpotensi akan membentuk formasi head and shoulder dimana ada kemungkinan harga akan bergerak ke bawah. Jika pound melemah terhadap dollar dengan menembus neck line maka ada potensi harga akan bergerak ke bawah menuju support 1.6066 hingga 1.6042.

Sebaliknya, waspadai juga jika pound berhasil menekan dollar dengan menembus resistan 1.6105 dimana ada peluang harga akan bergerak ke atas menuju resistan berikutnya pada kisaran 1.6129 dan diperkirakan formasi yang terbentuk akan gagal. Secara teknikal indikator stochastic berpotensi berada dalam kondisi bullish.

 

 

 

2013, China Temukan Momentumnya Lagi

Posted on

Kabar baik bagi mitra dagang negeri tirai bambu. Laju perekonomian China diyakini membaik mulai tahun depan berkat pelonggaran moneter agresif yang diambil pemerintah Beijing.

Pertumbuhan ekonomi China tahun 2013 diperkirakan mencapai 8,2% atau di atas ekspektasi pertumbuhan tahun 2012 yang sebesar 7,7%. Faktor utama dari kalkulasi tersebut tak lain adalah harapan akan munculnya kebijakan moneter super longgar dari pemerintah pusat. Demikian hasil studi Chinese Academy of Social Sciences (CASS).

Dalam hasil penelitian ‘buku biru’-nya, CASS melihat ada kemungkinan pemerintah melakukan aksi agresif untuk menolong perekonomian. Di antaranya adalah dengan menaikkan anggaran belanja dan memangkas pajak-pajak yang dianggap menghambat gairah ekonomi. Pemerintah China sendiri belum merilis proyeksi GDP resmi untuk tahun 2013, namun status CASS sebagai lembaga peneliti andalan negara dianggap cukup valid untuk memberikan kisi-kisi ekonomi dari kacamata pemerintah. “Kami sangat optimis dengan apa yang akan terjadi tahun depan. Namun China harus mewaspadai risiko dan mempersiapkan kebijakan antisipatif,” demikian ulasan CASS.

Rekomendasi lembaga tersebut sejalan dengan rencana pemerintah pusat untuk mematok rencana ekonomi yang lebih mumpuni tahun depan. Di dalamnya termasuk memberi ruang bagi pergerakan harga produk dasar dan meningkatkan reformasi pajak berbasis pertambahan nilai. Otoritas juga berencana mengatur pasar perumahan sekaligus merombak badan usaha milik negara (BUMN), sebagaimana dikatakan oleh pemimpin Partai Komunis berkuasa, Xi Jinping.

Di penghujung tahun 2012, mulai tampak beberapa sinyal pemulihan penting di negara China. Salah satu indikator yang kinerjanya menonjol adalah survei Purchasing Managers Index (PMI). Laporan PMI awal pekan ini memperlihatkan bahwa performa sektor menufaktur terus membaik dalam level yang sangat cepat. “China masih memiliki ruang untuk melakukan manuver kebijakan yang lebih mendukung perekonomian,” demikian urai CASS dalam rilisnya.

Pertumbuhan ekonomi tahunan China merosot jadi 7,4% di kuartal III ini. Laju perekonomian sudah melambat selama 7 triwulan berturut-turut sehingga memicu kecemasan pelaku bisnis global. Namun perekonomian diperkirakan tumbuh sampai akhir kuartal IV 2012, seiring meningkatnya kativitas bisnis di bulan Oktober dan September. Pelonggaran moneter berantai yang diberlakukan pemerintah Beijing selama beberapa bulan terakhir terbukti mampu menggenjot gairah bisnis. CASS memperkirakan inflasi China naik ke 3,3% tahun depan, dengan pertumbuhan ekspor 10% dan kenaikan impor 13,7%.

Technical Outlook 04 Desember 2012

Posted on

Emas Flat Pasca Buntunya Pembahasan Keuangan AS

Harga emas sedikit berubah pada hari Selasa, karena ketidakpastian dalam pembicaraan anggaran AS membuat investor berhati-hati, mengimbangi sentimen optimis setelah Yunani dan Spanyol membuat beberapa kemajuan dalam menyelesaikan krisis hutang mereka.

Spot emas diperdagangkan nyaris flat $1,715.14 per ounce.

Kontrak emas AS beringsut turun 0.3 persen menjadi $1,715.90.

Partai Republik mengusulkan pemotongan belanja yang cukup besar pada Senin kemarin, tetapi tidak memberikan komentar terkait seruan Presiden Barack Obama untuk menaikkan pajak pada kalangan ekonomi kuat dalam proposal resmi pertama mereka untuk mencegah “tebing fiskal” yang bisa mendorong ekonomi AS memasuki resesi.

Yunani mengatakan akan menghabiskan 10 miliar euro untuk membeli kembali obligasi pada kisaran harga yang melampaui ekspektasi pasar, meningkatkan harapan dapat memotong besaran hutang dan membuka bantuan  yang sudah lama tertunda.

Spanyol pada hari Senin membuat permintaan resmi untuk bantuan sebesar 39.5 miliar euro ($51.4 miliar) untuk merekapitalisasi sektor perbankannya yang lumpuh.

 

Technical Outlook

XAU/USD.
Bias masih netral dalam jangka pendek. resisten terdekat terlihat dikisaran 1721, break keatas area tersebut dapat memicu tekanan bullish lanjutan menguji wilayah 1730-1732. Untuk sisi bawahnya, support terdekat berada di area 1710, break kebawah area tersebut dapat memicu koreksi bearish lanjutan menguji spoort pada area 1700.
XAU/USD
Support : 1697.90 – 1707.601711.90
Pivot : 1717.30
Resistant : 1721.601727.001736.70

EUR/USD.
Secara keseluruhan, harga masih sanggup untuk mempertahankan bias bullish harian dan sempat menyentuh 1.3073 kemarin. Bias bullish dalam jangka pendek menguji area 1.3090-1.3115, apabila konsisten break keatas, seharusnya memicu momentum bullish lanjutan menuju area kunci resisten di 1.3150-1.3170. Untuk sisi bawahnya, support terdekat terlihat dikisaran 1.3025, break ke bawah area tersebut dapat membawa harga menuju zona netral dalam jangka pendek untuk menguji di wilayah 1.2975
EUR/USD
Support : 1.28241.29291.2991
Pivot : 1.3034
Resistant : 1.30961.31391.3244

GBP/USD.
Bias bullish dalam jangka pendek, namun kita butuhkan break & harga penutupan diatas area 1.6085 untuk memicu momentum bullish lanjutan menuju area 1.6100 sebelum menuju resisten trendline di 1.6140. untuk sisi bawahnya, support terdekat terlihat dikisaran 1.6055, break kebawah area tersebut dpaat memicu tekanan bearish lanjutan menguji wilayah 1.6015.
GBP/USD
Support : 1.58411.59551.6022
Pivot : 1.6069
Resistant : 1.60691.61361.6183

USD/JPY.
USDJPY bergerak sideways kemarin dengan dalam jangkauan horisontal antara level support di 81.65 dan resisten di 82.85, namun secara keseluruhan yen masih sanggup untuk bisa bullish sejauh ini. Bias netral dalam jangka pendek, namun secara keseluruhan kamis masih cenderung memilih skenario bullish untuk menguji area 83.20-83.90. Untuk sisi bawahnya, kita membutuhkan break kebawah area 81.65 untuk mengubah bias harian kembali menjadi bearish untuk menguji ulang ke area kunci support di 81.20.
USD/JPY
Support :81.1881.7181.98
Pivot : 82.24
Resistant : 82.5182.7783.30

Hang Seng Futures.
Hang Seng terkoreksi turun setelah menembus area 21900 yang merupakan MA 50 pada grafik 1 jam, bias bearish dalam jangka pendek, support terdekat terlihat dikisaran 21650, break kebawah area tersebut dapat memicu tekanan bearish lanjutan menuju area 21560. Resisten terdekat terlihat di area 21830, break keatas area tersebut seharusnya memicu momentum bullish lanjutan menuju area 21910.

Nikkei Futures.
Bias netral dalam jangka pendek, resisten terdekat berada di wilayah 9500, break keatas area tersebut dapat memicu tekanan bullish lanjutan menuju area 9530. Support terdekat terlihat dikisaran 9430-9410, koreksi bearish menuju area ini masih normal, break kebawah area 9410 dapat memicu kembali koreksi bearish menuju area 9325.

Kospi Futures.
Bias netral dalam jangka pendek, resisten terdekat terlihat dikisaran 256.60, break keatas area tersebut seharusnya memicu bullish lanjutan menuju wilayah 256.90 yang merupakan harga tertinggi kemarin. Support terdekat berada di area 255.20, break kebawah area tersebut dapat memicu momentum bearish menuju area 254.50.

Technical Outlook 3 Desember 2012

Posted on

EUR/USD. EURUSD sedang menguji resisten kuat pada 1.3050, namun masih tidak mampu untuk bergerak konsisten di atas 1.3000 sejauh ini. Bias netral dalam jangka pendek. Support terdekat ada di sekitar area 1.2950, break ke bawah area tersebut dapat memicu tekanan bearish lanjutan menguji area 1.2895. Untuk pergerakan naik, break dan level penutupan harian di atas area 1.3050 dapat memicu skenario bullish lanjutan menguji area 1.3070 – 1.3095.
Support : 1.2873 – 1.2933 – 1.2960
Pivot : 1.2993
Resistant : 1.3020 – 1.3053 – 1.3113

GBP/USD. Tidak ada perubahan pada outlook teknikal kami. Bias jangka pendek sedikit bullish menguji area 1.6070, break ke atas area tersebut akan memicu momentum bullish lanjutan setidaknya menguji resisten kunci pada area 1.6100. Untuk pergerakan turun, support terdekat ada di sekitar area 1.5970, break konsisten ke bawah area tersebut dapat memicu tekanan bearish lanjutan menguji area 1.5925. Harga telah bergerak di dalam range sempit pekan lalu dan semoga ada pergerakan signifikan pekan ini.
Support : 1.5868 – 1.5944 – 1.5979
Pivot : 1.6020
Resistant : 1.6020 – 1.6055 – 1.6096

AUD/USD. AUDUSD gagal menembus resisten pada 1.0475 pekan lalu yang menandakan potensi momentum bearish, namun kita membutuhkan break ke bawah area support 1.0400 – 1.0380 untuk memicu momentum bearish lanjutan menuju area 1.0315. Resisten kuat berada pada trendline turun dan 1.0613 menandakan potensi kenaikan jangka pendek yang terbatas. Resisten terdekat ada di sekitar area 1.0430, break konsisten ke atas area tersebut dapat membawa harga menuju zona netral setelah arah menjadi tidak jelas dalam jangka pendek kemungkinan menguji area 1.0450.

 

 

XAU/USD. Emas bergerak turun pada hari Juamt untuk menguji support kunci pada area 1703, dibutuhkan break ke bawah area ini untuk mengubah bias menjadi bearish menuju area 1680. Resisten terdekat ada pada area 1723, break ke atas area ini dapat memicu koreksi bearish menuju area 1735 dalam jangka pendek.

S : 1673.25 – 1695.95 – 1705.75
p :1718.65
R : 1728.45 – 1741.35 – 1764.05

 

Hang Seng Futures. Hang Seng terkoreksi turun setelah gagal menembus ke atas area 22170 pada hari Jumat, kembali ke dalam range area 21800 – 22040. Bias masih netral dalam jangka pendek untuk bertahan di dalam range tersebut, sementara pergerakan konstan di atas 22040 dapat membawa hang seng naik untuk menguji area 22170. Break ke bawah area 21800 akan menuju 21750 sebagai area support selanjutnya.

Nikkei Futures. Bias bullish dalam jangka pendek setelah nikkei mencetak level tinggi baru pada hari Jumat, break ke atas 9530 akan menuju area 9700 dalam jangka menengah. Support terdekat ada di sekitar area 9425 – 9475, koreksi bearish menuju area ini masih normal, break ke bawah area 9425 akan memicu koreksi bearish lanjutan kembali ke area 960.

Kospi Futures. Bias untuk Kospi cenderung netral dalam jangka pendek, Support terdekat terlihat di area 254.50, break kebawah area tersebut akan memicu tekanan bearish lanjutan menuju 253.60. Resisten terdekat berada di kisaran 256.20, break ke atas area tersbut dapat memicu tekanan bullish menuju level psikologis di 256.70 yang merupakan harga tertinggi pada tanggal 30 November.