Fiscal Cliff, Market Mover di Akhir Tahun

Posted on

Mendekati akhir tahun ini, isu Fiscal Cliff Amerika Serikat terus bergema di pasar keuangan. Para pelaku pasar mengkhawatirkan terjadinya fiscal cliff. Kekhawatiran ini yang bisa membuat harga-harga instrumen yang beresiko  berguguran, seperti yang terlihat belakangan ini. Saat negosiasi mengenai fiscal cliff antara pihak Demokrat dan Republik menemui jalan buntu, indeks saham rontok, harga komoditi berguguran.

Sebenarnya alotnya negosiasi mengenai fiscal cliff sudah bisa diprediksi sejak awal tahun. Ini karena Demokrat dan Republik memiliki kekuatan yang berimbang di parlemen. Meskipun Demokrat memegang kekuasaan eksekutif namun segala keputusan mengenai kebijakan fiskal harus mendapatkan persetujuan dari parlemen. Parlemen Amerika Serikat menganut sistem bicameral yaitu House of Representative atau bisa disebut DPR dan Senat. DPR AS dikuasai oleh mayoritas anggota Partai Republik sementara Senat dikuasai oleh mayoritas Partai Demokrat. Setiap rancangan kebijakan harus dibahas dulu di DPR. Setelah mendapatkan persetujuan baru dilanjutkan ke Senat.

Bisa dibayangkan akan terjadi tarik ulur yang kuat antara dua partai ini. Republik yang bertindak sebagai oposisi, dari sisi politik, tentu saja tidak ingin menggolkan begitu saja setiap rencana kebijakan dari eksekutif yang dinahkodai oleh Presiden dari Demokrat. Bila rancangan kebijakan ini diblok di DPR yang dikuasai Republik, maka rancangan tersebut tidak bisa dilanjutkan ke Senat dan akhirnya tidak bisa menjadi kebijakan pemerintah. Negosiasi yang alot ini menjadi kekhawatiran banyak pihak bahwa fiscal cliff ini tidak bisa diselesaikan tepat waktu yakni sebelum akhir tahun 2012.

Bagaimana bila fiscal cliff tidak terselesaikan? Hal ini akan memicu berlakunya secara otomatis regulasi yang mengharuskan tidak adanya perpanjangan pemotongan pajak yang meliputi pajak penghasilan, investasi, dll yang diatur pada jaman Presiden George W Bush. Selain itu tunjangan pengangguran juga tidak akan diperpanjang. Anggaran belanja juga akan dipangkas secara masif pada Januari 2013. Dan menurut Kantor Anggaran Kongres, kombinasi dari kenaikan pajak dan pemangkasan belanja akan menarik keluar stimulus sebesar lebih dari $500 milyar dari perekonomian AS dalam 9 bulan pertama di 2013. Ini akan membawa AS masuk dalam resesi di tahun depan karena pertumbuhan GDP akan minus.

Sumber:  US Congressional Budget Office

Sumber:  US Congressional Budget Office

Resesi di Amerika Serikat yang notabene adalah negara dengan perekonomian terbesar dunia tentu saja akan mempengaruhi perekonomian global. Pelemahan ekonomi bisa menular ke seluruh dunia. Ekspansi bisnis yang direncanakan pada akhir tahun lalu oleh perusahaan-perusahaan AS akan urung dilaksanakan karena kenaikan pajak dan proyeksi penurunan permintaan. Bisnis menyurut akan menyebabkan tingginya tingkat pengangguran dan merembet ke indikator kesehatan ekonomi lainnya.

Pada Bulan Desember ini, negosiasi akan terus berlangsung dengan deadline yang kian dekat. Pihak Demokrat menginginkan tidak adanya kenaikan pajak bagi warga negara yang berpenghasilan di bawah $250.000 dan menaikan pajak penghasilan untuk warga yang berpenghasilan di atas $250 ribu. Sementara Partai Republik menolak usulan itu, mereka menginginkan agar seluruh warga negara tidak mengalami kenaikan tanpa terkecuali dan memangkas belanja untuk program kesehatan medicare yang dirancang Obama.

Oleh karena itu, isu fiscal cliff ini akan menjadi motor penggerak utama pasar keuangan di bulan Desember ini. Sentimen risk appetite atau minat terhadap resiko akan didukung oleh negosiasi yang berhasil sementara sentimen risk aversion atau alih resiko akan diprovokasi oleh negosiasi yang menemui jalan buntu.

Sumber : Monexnews.com

Iklan

Tinggalkan Balasan, Alamat Email dan No HP, supaya kami bisa menghubungi Anda

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s