Bulan: Oktober 2012

Teknikal Analyst

Posted on

Emas Dalam Tekanan, Support Penting di 1760

Pergerakan harga emas mengalami tekanan semalam akibat kecemasan situasi krisis Eropa terutama efek dari pemangkasan anggaran untuk mengurangi defisit yang berakibat memburuknya outlookperekonomian di kawasan Eropa seperti yang disampaikan oleh Presiden Bank Sentral Eropa, Mario Draghi kemarin. Pidato ini dikaitkan oleh para pelaku pasar ke proyeksi ekonomi IMF yang dikeluarkan sehari sebelumnya dimana IMF menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi dunia.

Berita-berita tersebut masih akan memberikan tekanan turun bagi pergerakan harga emas hari ini. Harga emas kini membentuk support di sekitar 1760. Penembusan support ini bisa membawa emas turun lebih lanjut ke area sekitar 1740. Namun bila support ini mampu bertahan, harga emas bisa kembali rebound mendekati area resisten sekitar 1779.

https://i2.wp.com/files.monexnews.com/img.php/src/Gambar%20Teknikal%20Komoditi/emas10oktober2012.gif

EUR/USD: Dalam Tekanan Kuat, Uji Support Di Kisaran 1.2822 – 1.2792

EUR/USD saat ini masih berada di bawah tekanan bearish yang kuat, menguji support di 1.2848. Preferensi hari ini adalah bearish terutama jika support tersebut tembus, dengan sasaran hingga ke kisaran 1.2822 – 1.2792.

Awasi juga area resistance di kisaran 1.2891 – 1.2917 sebagai alternatif untuk mencari sinyal/pola bearish seandainya pergerakan pullback terjadi ke area tersebut. Jika pola/sinyal bearish terkonfirmasi di kisaran tersebut, EUR/USD kemungkinan akan kembali turun mengincar kisaran 1.2874 – 1.2848.

Skenario bearish di atas kemungkinan besar akan gagal dan bias intraday akan berubah menjadi bullish jika resistance di 1.2917 pecah. Jika itu terjadi, EUR/USD kemungkinan akan naik ke paling tidak hingga ke kisaran 1.2933 – 1.2960.

EUR/USD: Dalam Tekanan Kuat, Uji Support Di Kisaran 1.2822 – 1.2792

USD/CHF: Bias Masih Bullish, Potensial Uji 0.9424

USD/CHF saat ini berada dalam bias bulish, menguji resistance di 0.9424. Preferensi hari ini adalah bullish terutama jika resistance tersebut pecah, sehingga akan membuka peluang bagi pergerakan bullish yang lebih jauh lagi hingga 0.9442 – 0.9464.

Di sisi lain, stochastic dan CCI memperlihatkan indikasi bearish pada chart 1 jam. Dengan demikian, ada kemungkinan koreksi akan terjadi. Perhatikan area support di kisaran 0.9393 – 0.9374 seandainya koreksi terjadi hingga ke area tersebut. Sinyal/bullish yang mungkin akan terkonfirmasi di area itu kemungkinan besar bisa menjadi sinyal untuk mengambil posisi beli. Berhati-hatilah jika support di 0.9374 tembus, karena dengan demikian bias intraday akan berubah menjadi bearish; serta membuka peluang bagi koreksi yang lebih dalam lagi hingga ke kisaran 0.9363 – 0.9344.

USD/CHF: Bias Masih Bullish, Potensial Uji 0.9424

EURJPY: Potensi Koreksi, Awasi 100.29 – 99.68

Pergerakan yang sama terlihat di 3 indikator untuk pergerakan EURJPY hari ini; GMMA dengan dua kelompok EMA-nya memperlihatkan bahwa harga dalam waktu dekat ini berkemungkinan akan memberikan sinyal penurunan, walau tingkat signifikansinya masih belum terlalu kuat; MACD justru memperlihatkan hal yang sama dengan GMMA, namun dengan tingkat signifikansi yang lebih kuat, dengan indikator angka yang bergerak mendekati area nol (0); Stochastics yang serupa dengan MACD juga memperlihatkanb indikasi kuat bahwa indikator angka mencoba untuk menembus ke bawah area 20. Apabila konfirmasi penurunan terjadi selama hari ini, maka kisaran support akan tercatat dalam area-area 100.29 (Fibonacci Retracement 38.2%), 99.68 (Fibonacci Retracement 23.6%) dan 98.68 (Fibonacci Retracement 0%). Namun, apabila yang terjadi sebaliknya maka kisaran resistance akan tercatat di area-area 100.79 (Fibonacci Retracement 50%) dan 101.28 (Fibonacci Retracement 61.8%).

EURJPY: Potensi Koreksi, Awasi 100.29 – 99.68

XAUUSD / LOCO

Posted on Updated on

pada grafik 4 jam, area 1760
masih menahan harga untuk bergerak turun,
dibutuhkan break ke bawah area ini untuk
melanjutkan outlook bearish menuju area
1738. Hanya break ke atas area 1780 yang
dapat membatalkan outlook bearish untuk
bergerak naik menguji area 1795.
Resistance Level : 1780, 1795, 1810
Support Level : 1760, 1738, 1720
Trading Range : 1738 – 1780

 

USD Stabilkan Emas Ditengah Kekhawatiran Global

Posted on

Harga emasbergerak diatas $1,760 per ounce hari Rabu setelah selama 3 hari berturut-turut, saat perkiraan yang buruk untuk pertumbuhan global mengangkat dollar AS dan menekan emas.

Spot emas diperdagangkan nyaris flat di $1,762.65 per ounce, setelah anjlok lebih dari 1% dalam 3 hari belakangan.

Kontrak emas AS tidak banyak berubah di angka $1,764.70.

Sekitar 10,000 orang berdemonstrasi di Yunani kemarin untuk menyambut kanselir Jerman, Angela Merkel, yang menawarkan simpati namun tidak menjanjikan bantuan lanjutan.

Perekonomian Eropa masih menghadapi kekhawatiran krisis, dan tidak ada alternative untuk kelanjutan pemangkasan anggaran, dikatakan gubernur ECB, Mario Draghi.

Walaupun sentimen masih menekan Emas, namun aset ini sedang membentuk pola minor uptrend sejak sebulan lalu, menarik untuk di akumulasi bila terjadi minor pullback ke daerah perpotongan moving average 5-10-20 days.

Entry:1758, Target:1807, Stop:1740.

Emas Rebound, Potensi Ke 1788

Posted on

Pagi ini harga emas mendapatkan momentum penguatan. Namun resisten kuat sudah menanti di kisaran 1782. Bila harga mampu menembus resisten ini siang nanti, harga akan berlanjut ke kisaran 1788. Sementara bila bertahan, harga akan kembali melakukan gerakan konsolidasi di kisaran 1777.

Hari ini pasar akan memantau acara pertemuan para menteri keuangan Eropa dalam ECOFIN meeting yang akan diselenggarakan petang nanti WIB. Pada pertemuan ini, para menteri keuangan akan membahas masalah terkini seputar krisis Eropa seperti situasi di Spanyol, Yunani dan Siprus. Selain itu juga akan diagendakan pertemuan pertama Dewan Direktur European Stability Mechanism (ESM). KAbar baik dari pertemuan ini tentu saja akan kembali menguatkan harga emas.

 

 

https://i2.wp.com/files.monexnews.com/img.php/src/Gambar%20Teknikal%20Komoditi/emas9oktober2012.gif

Teknikal Analyst

Posted on

EUR/USD

Bias intraday untuk EUR/USD saat ini adalah bearish. Koreksi bullish terjadi mendekati area resistance di kisaran 1.2987 – 1.3019. Pada saat yang sama, stochastic dan CCI terlihat memberikan indikasi jenuh beli. Berdasarkan pengamatan tersebut, maka preferensi hari ini adalah bearish terutama jika sinyal/pola bearish terkonfirmasi di area resistance tersebut di atas, dengan sasaran di kisaran 1.2967 – 1.2936. Jika support di 1.2936 juga tembus, maka hal itu merupakan pertanda bahwa tekanan bearish semakin besar sehingga hal tersebut kemungkinan akan diikuti oleh pergerakan bearish yang lebih dalam lagi hingga ke kisaran 1.2904 – 1.2869.Sebagai antisipasi, awasi resistance di 1.3019 karena bias intraday akan berubah menjadi bullish jika level tersebut pecah dan membuka peluang bagi pergerakan bullish hingga ke 1.3038 – 1.3070. Jika itu terjadi, skenario bearish di atas kemungkinan besar akan gagal.

 

AUD/USD

AUD/USD saat ini menguji resistance di 1.0226. Stochastic dan CCI 1 jam memperlihatkan indikasi jenuh beli, dengan potensi terjadi bearish divergence pada stochastic. Preferensi hari ini adalah bearish terutama jika sinyal/pola bearish terkonfirmasi sebelum resistance di 1.0226 pecah. Sasaran pergerakan selanjutnya adalah support di 1.0197. Jika support ini juga tembus, itu merupakan pertanda bahwa tekanan bearish semakin kuat. Dengan demikian, AUD/USD kemungkinan akan terus bergerak turun hingga ke kisaran 1.0180 – 1.0150. Skenario bearish tersebut diperkirakan akan gagal jika resistance di 1.0226 pecah. Hal tersebut akan mengubah bias intraday menjadi bullish dan membuka peluang bagi penguatan hingga ke kisaran 1.0244 –  1.0273.

 

 

EURJPY: Sinyal Masih Samar, Awasi Kisaran 101.34 – 101.71

Pergerakan dari dua kelompok EMA-Jangka Pendek dan EMA-Jangka Panjang masih belum memperlihatkan sinyal pasti, dimana dua kelompok EMA tersebut belum menemukan titik temu tengah, sehingga celah pun masih belum terbuka. Namun dengan melihat pergerakan MACD, indikator angka terlihat bergerak mendekati nol (0) yang berpotensi untuk bergerak naik. Indikator Stochastics juga bergerak dalam pola yang sama, dimana indikator angka mulai memperlihatkan pola pergerakan naik menuju area 80, walau saat ini masih bertahan diatas area 50. Apabila harga terus bergerak naik, maka kisaran resistance akan berada di area-area 101.71 (Fibonacci 61.8%), 101.85 dan 102.08 (Fibonacci 100%). Namun bukan tidak mungkin harga bergerak turun, dimana harga akan disambut kisaran support di 101.60 (Fibonacci 50%), 101.48 (Fibonacci 38.2%) dan 101.34 (Fibonacci 23.6%).

USDCHF: Sinyal Bullish Masih Kuat, Waspadai Kisaran Resistance 0.9351 – 0.9367

Secara teknikal, tekanan dollar AS terhadap pergerakan Franc Swiss terlihat mengalami dukungan yang cukup kuat, untuk menguji resistance dekat untuk pasangan mata uang tersebut. Dengan pergerakan EMA-Jangka Pendek (garis merah) yang bergerak menjauh (naik) dari EMA-Jangka Panjang, memberikan indikasi bahwa sinyal bullish masih akan terus kuat menekan pergerakan CHF. Hal ini juga diamini dua indikator yang menyerati; indikator angka MACD terlihat bergerak menjauh dari angka nol (0) dan indikator angka Stochastics yang mulai berusaha bertahan untuk berlanjut ke area 100. Apabila harga terus bergerak naik, maka kisaran resistance akan tercatat di area-area 0.9351 (Fibonacci 50%), 0.9358 (Fibonacci 61.8%) dan 0.9367. Namun, apabila yang terjadi sebaliknya, maka kisaran support akan dapat ditemui di area-area 0.9344 (Fibonacci 38.2%), 0.9336 (Fibonacci 23.6%) dan 0.9323 (Fibonacci 0%).

Teknikal Analyst

Posted on

AUD/USD: Dalam Tekanan Bearish, Uji Support di 1.0150

AUD/USD kembali berada di bawah tekanan bearish, menguji support di 1.0150. Preferensi hari ini adalah bearish terutama jika support tersebut tembus. Sasaran pergerakannya adalah kisaran 1.0121 – 1.0089.

Perhatikan juga area resistance di kisaran 1.0197 – 1.0226. Sebagai skenario alternatif, area resistance tersebut bisa dijadikan referensi untuk mencari sinyal/pola bearish untuk posisi jual. Berhati-hatilah jika resistance di 1.0226 pecah, karena hal tersebut akan mengubah bias intraday menjadi bullish dengan sasaran paling tidak hingga kisaran 1.0244 – 1.0273.

AUD/USD: Dalam Tekanan Bearish, Uji Support di 1.0150

 

EUR/USD: Bias Bearish, Dekati Support 1.2996

Koreksi terjadi pada EUR/USD, mendekati support di 1.2996. Stochastic dan CCI 1 jam memperlihatkan indikasi jenuh jual. Area support yang perlu diperhatikan adalah kisaran 1.2996 – 1.2950, karena bias intraday masih akan tetap bullish selama support di 1.2950 bertahan.

Preferensi hari ini adalah bullish terutama jika sinyal/pola bullish terkonfirmasi di kisaran 1.2996 – 1.2950, dengan sasaran di kisaran 1.3024 – 1.3070. Namun berhati-hatilah jika support di 1.2950 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias intraday menjadi bearish dan EUR/USD kemungkinan akan tergelincir hingga ke kisaran 1.2922 – 1.2876.

EUR/USD: Bias Bearish, Dekati Support 1.2996

GBPJPY: Sinyal Masih Bearish, Awasi Kisaran Support Di 126.34 – 126.23

Secara teknikal, pergerakan Sterling terhadap Yen masih dalam kisaran negatif, dalam artian bahwa pergerakan turun kuat terlihat, sebagaimana ditunjukkan pergerakan dari dua kelompok EMA-Jangka Pendek (garis merah) dan EMA-Jangka Panjang (garis biru) yang bergerak bersama, turun selama pergerakan hariannya saat ini. Selain itu, indikator angka untuk MACD yang turun juga memperkuat indikasi penurunan harga dengan bergerak turun kebawah angka indikator nol (0). Namun demikian, indikator Stochastics mengatakan hal lain, dimana potensi rebound justru terlihat cukup kuat, dengan angka indikator yang bergerak naik, walau masih di kisaran rendahnya, dibawah area 20). Apabila harga memang akan bergerak turun, maka kisaran support akan tercatat di 126.39 (Fibonacci 38.2%), 126.23 (Fibonacci 23.6%) dan 125.97 (Fibonacci 0%). Sedangkan apabila harga bergerak naik, maka kisaran resistance akan tercatat di area-area 126.51 (Fibonacci 50%), 126.64 (Fibonacci 61.8%) dan 126.81.

 

GBPJPY: Sinyal Masih Bearish, Awasi Kisaran Support Di 126.34 – 126.23

USDCHF: Sinyal Koreksi Semakin Kuat Waspadai 0.9299 – 0.9220

Melihat pergerakan dari dua kelompok EMA yang merupakan komponen dari GMMA, pergerakan Franc Swiss sepertinya masih memiliki sinyal bearish yang cukup kuat, dimana EMA-Jangka Pendek (garis merah) mulai menjauhi EMA-Jangka Panjang (garis biru), dimana hal ini memberikan indikasi bahwa tren harga terlihat semakin kuat untuk turun. Selain itu, indikator MACD pun sepertinya mulai memasuki kondisi jenuh beli (overbought) dengan indikator harga yang bergerak menjauhi area nol (0). Indikator Stochastics pun mengatakan hal yang sama, dimana indikator harga sudah menunjukkan sinyal kuat bearish, sudah menyentuh angka 20, dan terus berpotensi untuk bergerak ke bawahnya. Apabila hal ini terus berlanjut, maka kisaran support akan dapat ditemui di area-area 0.9299 (Fibonacci 38.2%), 0.9220 (Fibonacci 23.6%) dan 0.9091 (Fibonacci 0%). Sedangkan apabila yang terjadi sebaliknya, maka kisaran support akan tercatat di area-area 0.9364 (Fibonacci 50%), 0.9428 (Fibonacci 61.8%) dan 0.9526.

USDCHF: Sinyal Koreksi Semakin Kuat Waspadai 0.9299 – 0.9220

Salam I N S P I R E,

Iyan Sauri
Assistant Manager 
 +6281289151142,  +6285710022004
 
PT. Monex Investindo Futures – Sudirman Branch
Wisma KEIAI LT.20
Jl. Jend. Sudirman Kav. 3 (Dukuh Atas)
Jakarta 10220
 
BBM   :275EE014

Euro Melemah Jelang Rilis Data Jerman

Posted on

 

 

Euro melemah terhadap semua mata uang utama lain menjelang rilis data Jerman hari ini, yang diperkirakan akan mencerminkan kejatuhan sektor industri dan ekspor, yang bisa memperburuk krisis hutang Eropa.

Mata uang tunggal Eropa tersebut terkoreksi terhadap yen seiring sinyal teknikal yang menganggap bahwa penguatan euro dianggap terlalu cepat. Menteri-menteri keuangan Eropa hari ini akan melangsungkan pertemuan di Luxembourg. Kanselir Jerman Angela Merkel dijadwalkan mengunjungi Yunani esok, untuk pertama kalinya sejak krisis terjadi. Dollar Australia menyentuh level terendah dalam hampir tiga bulan setelah jatuhnya bursa saham Asia, menjelang dirilisnya laporan pengangguran yang diperkirakan akan memburuk minggu ini.

“Berita utama dari Eropa sepertinya akan memburuk untuk tiga hingga empat bulan ke depan,” demikian menurut Thomas Averill, managing director Rochford Capital di Sydney. ”Fundamental ekonomi Eropa sedang “lesu” , dan mata uang kawasan tersebut mungkin saja akan melemah menuju $1.20,” lanjutnya lagi.

Euro melemah sebesar 0,3 persen ke level $1.3003 pada pukul 10.35 waktu Singapura. Mata uang tersebut jatuh juga sebesar 0,3 persen ke level 102.30 terhadap yen setelah mencapai level tertinggi di 102.80 pada tanggal 5 Oktober lalu, yang merupakan level tertinggi sejak 19 September 2012. US Dollar sendiri sempat sedikit melemah ke level 78.68 yen.

EUR/USD Terkoreksi, AUD/USD Masih di Bawah Tekanan

Posted on

 

EUR/USD

Koreksi terjadi pada EUR/USD, mendekati support di 1.2996. Stochastic dan CCI 1 jam memperlihatkan indikasi jenuh jual. Area support yang perlu diperhatikan adalah kisaran 1.2996 – 1.2950, karena bias intraday masih akan tetap bullish selama support di 1.2950 bertahan.

Preferensi hari ini adalah bullish terutama jika sinyal/pola bullish terkonfirmasi di kisaran 1.2996 – 1.2950, dengan sasaran di kisaran 1.3024 – 1.3070. Namun berhati-hatilah jika support di 1.2950 tembus karena hal tersebut akan mengubah bias intraday menjadi bearish dan EUR/USD kemungkinan akan tergelincir hingga ke kisaran 1.2922 – 1.2876.

 

 

AUD/USD

AUD/USD kembali berada di bawah tekanan bearish, menguji support di 1.0150. Preferensi hari ini adalah bearish terutama jika support tersebut tembus. Sasaran pergerakannya adalah kisaran 1.0121 – 1.0089.

Perhatikan juga area resistance di kisaran 1.0197 – 1.0226. Sebagai skenario alternatif, area resistance tersebut bisa dijadikan referensi untuk mencari sinyal/pola bearish untuk posisi jual. Berhati-hatilah jika resistance di 1.0226 pecah, karena hal tersebut akan mengubah bias intraday menjadi bullish dengan sasaran paling tidak hingga kisaran 1.0244 – 1.0273.

 

 

Pasar Dunia Lanjuti Rally Pasca ECB, the Fed

Posted on

Di akhir pekan ini (05/10) pasar duniakembali melanjutkan rally berkat pasar menyambut gembira komitmen positif dari Bank Sentral Eropa (ECB) dan Bank Sentral Amerika Serikat (the Fed) serta menjelang data tenaga kerja Amerika yang akan memberikan sinyal perbaikan dalam jumlah ketenaga kerjaan.

Kemarin Presiden ECB, Mario Draghi mengatakan bahwa pembelian obligasi dari lembaganya telah meredakan ketegangan pasar. Hal ini menambah kepercayaan terhadap kesiapan bank sentral dalam pembelian selanjutnya dari negara-negara anggota yang memerlukan program tersebut. Sehingga dengan demikian memberi peluang bagi Spanyol untuk mendapatkan bailout.

Sementara the Fed melalui minutes FOMC pada hari Kamis kemarin menyatakan bahwa pihaknya setuju bila stimulus tambahan terus dibutuhkan mengingat pemulihan ekonomi Amerika yang terlihat masih lambat, yang telah mencetak GDP hanya sebesar 1.3% pada kuartal II.

Dari sisi fundamental, data ekonomi AS untuk pesanan produk manufaktur (factory orders) merosot 5,2% pada bulan Agustus dan merupakan penurunan terdalam sejak Januari 2009. Untuk klaim pengangguran mengalami kenaikkan sebesar 4.000 orang menjadi total 367.000. Sedangkan PHK bulan September melonjak 4,9% menjadi 33.816. Angka-angka tersebut tercatat sebagai data terendah sejak bulan Agustus lalu.

Dan dari data itu, the Fed nampaknya akan menyiapkan lagi dana senilai US$40 miliar per bulan sebagai program pembelian utang hipotek. Hari ini fokus pasar kembali tertuju pada data Non Farm Payrolls yang diprediksi akan mengalami kenaikkan sebesar 113.000 dari sebelumnya 96.000.

Apresiasi Euro Diperkuat Komitmen ECB

Posted on

Mata uang tunggal Euro nampak bertengger kokoh di kisaran kuatnya di atas $1.3 di hari Jumat (05/10) setelah Presiden ECB(European Central Bank) kemarin menegaskan komitmennya untuk melindungi sistem keuangan serta mata uang di kawasannya.

Komitmen tersebut menyusul langkah pembelian obligasi dari lembaganya yang telah meredakan ketegangan pasar selama ini. Hal itu turut menambah kepercayaan terhadap kesiapan bank sentral dalam pembelian selanjutnya dari negara-negara anggota yang memerlukan program tersebut. Sehingga dengan demikian memberi peluang bagi Spanyol untuk mendapatkan bailout.

Dan penegasan Draghi atas komitmennya untuk melindungi mata uang tunggal, kemungkinan bakal terus memperkuat Euro meskipun ketidakpastian mengenai kapan pemerintah Spanyol akan meminta bailout akan terus membatasi apresiasi Euro.

Pada sesi perdagangan Asia, Euro nampak bergerak sempit di area $1.3015 dengan mencatat level rendah pada $1.3010, dan baru mencapai tertinggi $1.3021 di banding level tinggi kemarin pada $1.3031.